Latest Entries »

CandC

Kamu datang dalam kehidupan ku
Datang dengan Cinta   yg berbeda

dan Kamu menghiasi hari hariku
sangat indah bagiku
kita pernah  saling bermimpi
kita pernah berharap bersama
walaupun aku tahu tak akan pernah terjadi
kamu yakin semua akan terwujud

membayangkan  akan indah selamanya

kita coba tuk lalui  semua nya

        sampai akhirnya kita mencoba untuk berhenti

kitapun menyerah
aku yakin
bukan waktu yang salah
bukan krna keadaan yang salah
tapi kita memang tidak di ciptakan untuk bersama
seperti kata2mu ” tak adil tuk orang lain bila kita bersatu”

tak akan mungkin bisa melupakan yang pernah terjadi

kini izinkan aku untuk menyimpan dirimu  di dalam lubuk hatiku yang paling dalam.

aku  akan tetap mencintai dan menyayangi kmu

walau dalam kisah yang berbeda

I. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL
A. Pengertian Ideologi
1. Etimologi dan pengertian menurut

a. Drs. Syahrial Sarbaini MA.
Ideologi adalah gabungan dari dua kata majemuk idea dan logos, yang berasal dari bahasa Yunani eidos dan logos. Secara sederhana ideologi berarti suatu gagasan yang berdasarkan pemikiran yang sedalam-dalamnya dan merupakan pemikiran filsafat

b. Prof. Drs. C.S.T Kansil, SH

Kesatuan gagasan-gagasan dasar yang sistematik dan menyeluruh tentang manusia dan kehidupannya baik individual maupun sosial dalam kehidupan kenegaraan.
2. Jelaskan Definisi Ideologi menurut
a. W. White
Ideologi adalah soal cita-cita politik atau doktrin atau ajaran suatu lapisan masyarakat atau sekelompok manusia yang dapat dibeda-bedakan
b. Harol H. Thus (lihat referensi No.2)
Ideologi adalah suatu istilah yang dipergunakan untuk sekelompok cita-cita mengenai berbagai macam masalah politik dan ekonomi filsafat sosial yang sering dilaksanakan bagi suatu rencana yang sistematis tentang cita-cita yang dijalankan oleh kelompok masyarakat.

3. Jelaskan pengertian Ideologi dalam arti
a. Ideologi tertutup
Dalam anti sempit ideologi adalah gagasan atau teori yang menyeluruh tentang makna hidup dan nilai-nilai yang mau menentukan dengan mutlak bagaimana manusia harus hidup dan bertindak. Dalam artian ini disebut juga ideologi tertutup

b. Ideologi terbuka
Dalam arti kata luas istilah ideologi dipergunakan untuk segala kelompok cita-cita, nilai-nilai dasar, dan keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai pedoman normatif. Dalam artian ini ideologi disebut terbuka.

c. Bersifat negative
Kata ideologi sering juga dijumpai untuk pengertian memutlakkan gagasan tertentu, sifatnya tertutup di mana teori-teori bersifat pura-pura dengan kebenaran tertentu, tetapi menyembunyikan kepentingan kekuasaan tertentu yang bertentangan dengan teorinya. Dalam hal ini ideologi diasosiasikan kepada hal yang bersifat negatif.

d. Ajaran (doktrin ) menurut BP 7
Ideologi juga diartikan sebagai ajaran, doktrin, teori, atau ilmu yang diyakini kebenarannya, yang disusun secara sistematis dan diberi petunjuk pelaksanaannya dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara (Bahan Penataran BP-7 Pusat, 1993)

4. Jelaskan secara singkat perbedaan, filsafat dan Ideologi ?

Ideologi berada satu tingkat lebih rendah dari filsafat.

Filsafat
1. Digerakkan oleh kecintaan kepada kebenaran dan sering tanpa pamrih apapun juga
2. Merupakan kegemaran dan sebagian kecil orang saja, karena memang tidak semua orang mempunyai kecenderungan pribadi mencari kebenaran tertinggi itu

Ideologi
1. Digerakkan oleh tekad untuk mengubah keadaan yang tidak diinginkan, menuju ke arah keadaan yang diinginkan karena sudah ada suatu komitmen dan terkandung wawasan masa depan yang dikehendaki dan hendak diwujudkan dalam kenyataan.
2. Diminati oleh lebih banyak manusia

5. Jelaskan pengertian ideologi menurut : Prof. C.S.T Kansil SH

Ideologi adalah suatu gagasan manusia yang  dihubungkan dengan Negara.
6. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL
6.1 Sebutkan 4 (empat) Ideologi menurut BP7 pusat?

1. Ideologi Konservatif, yaitu ideologi yang memelihara keadaan yang ada (status quo), setidak-tidaknya secara umum, walaupun membuka kemungkinan perbaikan dalam hal-hal teknis.
2. Kontra ideologi, yaitu melegitimasikan penyimpangan yang ada dalam masyarakat sebagai yang sesuai don malah dianggap baik.
3. Ideologi reformis, yaitu berkehendak untuk mengubah keadaan.
4. Ideologi revolusioner, yaitu ideologi yang bertujuan mengubah seluruh sistem nilai masyarakat itu.

6.2 Sebutkan berbagai istilah ideology?
Ideologi Negara, Ideologi bangsa dan Ideologi Nasional.

6.3 Dimana ldeologi Nasional bangsa Indonesia Tercermin ?
Bagi bangsa Indonesia, ideologi nasionalnya tercermin dan terkandung dalam Pembukaan UUD 1945.

6.4 Jelaskan bahwa Ideologi Nasional Bangsa Indonesia yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945, adalah Ideologi Perjuangan?
Ideologi nasional bangsa Indonesia yang tercermin dan terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 adalah ideologi perjuangan, yaitu yang sarat dengan jiwa dan semangat perjuangan bangsa untuk mewujudkan negara merdeka, , bersatu, berdaulat, adil, dan makmur (Bahan Penataran. BP-7 Pusat, 1993).

6.5 Jelaskan bahwa alinea pertama pembukaan UUD 1945 mengandung motivasi dasar dan pembenaran perjuangan.
Dalam alinea pertama Pembukaan UUD 1945 terkandung motivasi, dasar, dan pembenaran perjuangan (kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan).

6.6 Apa isi Alinea kedua Pembukaan UUD 1945?
Alinea kedua mengandung cita-cita bangsa Indonesia (negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur).

6.7 Sebutkan apa isi Alinea ketiga Pembukaan UUD 1945?
Alinea ketiga memuat petunjuk atau tekad pelaksanaannya (menyatakan kemerdekaan atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa).

6.8 Sebutkan Isi Alinea Keempat Pembukaan UUD 1945 (4 hal Penting)?
Alinea keempat memuat tugas negara/tujuan nasional, penyusunan undang-undang dasar, bentuk susunan negara yang berkedaulatan rakyat dan dasar negara Pancasila.

6.9 Jelaskan mengapa pembukaan UUD 1945 memenuhi syarat sebagai Ideologi.
Pembukaan UUD 1945 memenuhi persyaratan sebagai ideologi karena memuat ajaran, doktrin, teori, dan/atau ilmu tentang cita-cita (ide) bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya dan disusun secara sistematis serta diberi petunjuk pelaksanaannya (BP-7 Pusat, 1993).

6.10 Sebutkan 4 Pokok Pikiran yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945?
1) Bahwa Negara Indonesia adalah negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, serta mencakupi segala paham golongan dan paham perseorangan;
2) Bahwa Negara Indonesia hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh warganya;
3) Bahwa Negara Indonesia menganut paham kedaulatan rakyat. Negara dibentuk dan diselenggarakan berdasarkan kedaulatan rakyat; dan
4) Bahwa Negara Indonesia adalah negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa

6.11 Jelaskan pengertian Pancasila sebagai Ideologi Nasional?
Pancasila sebagai ideologi nasional dapat diartikan sebagai suatu pemikiran yang memuat pandangan dasar dan cita-cita mengenai sejarah, manusia, masyarakat, hukum, dan negara Indonesia, yang bersumber dari kebudayaan Indonesia.

B.Makna Ideologi Bagi Negara
1. Rangkuman

a. Filsafat adalah merupakan suatu ajaran nilai atau kebenaran yang dijadikan keyakinan atau pandangan hidup suatu bangsa.
b. Bagi suatu bangsa kebenaran tersebut, dijadikan Dasar Negara atau Ideologi Negara.
c. Pancasila adalah hasil pikiran manusia untuk mencari kebenaran kemudian sampai mendekati kesanggupan yang digambarkan sesuai ruang dan waktu.
d. Hasil pemikiran manusia Indonesia yang sungguh-sungguh secara sistematis radikal kita, dirumuskan dalam kalimat yang mengandung sate pemikiran yang bermakna bulat dan utuh untuk dijadikan dasar, alas, dan pedornan atau norma hidup dan kehidupan bersama dalam rangka perumusan suatu Negara Indonesia. Negara Indonesia merdeka, yang beri nama PANCASILA

2. Jelaskan pengertian
a. Pancasila sebagai ldeologi Terbuka ?

Pancasila berakar pada pandangan hidup dan falsafahhidup bangsa, sehingga dapat berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakat dan kecerdasan kehidupan bangsa.
b. Pancasila sebagai ldeologi Negara ?
Pancasila mengandung nilai-nilai budaya bangsa indonesia yaitu cara berfikir dan cara kerja perjuangan, juga perlu di pahami dengan latar belakang sejarah konstitusi proklamasi atau hukum dasar kehidupan bangsa, bernegara, dan bermasyarakat yaitu pembukaan, batang Tubuh, serta penjelasan UUD 1945
c. Pancasila bersifat integralistik ?
Pancasila bersifat integralistik yaitu Paham tentang hakikat Negara yang di landasi dengan konsep kehidupan bernegara
3.
a. Sebutkan 3 teori (paham) mengenai Dasar Negara?
b. Jelaskan secara singkat!
c. Siapakah tokoh-tokohnya?

Beberapa teori (paham) mengenai.dasar negara, yaitu sebagai berikut.

1. Teori Perseorangan (Individualistik)
Sarjana-sarjana yang membahas teori individualistik adalah Herbert Spencer (1820-1903) dan Horald J. Laski (1893-1950). Inti dari teori ini, yaitu negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak antara seluruh orang dalam masyarakat itu (social contrac). Hal ini mempunyai pengertian bahwa negara dipandang sebagai organisasi kesatuan pergaulan hidup manusia yang tertinggi. Negara dipandang sebagai hasil perjanjian masyarakat (social contract) dari individuindividu yang bebas, sehingga hak-hak orang seorang (hak asasi) adalah lebih tinggi kedudukannya daripada negara yang merupakan hasil bentukan individu-individu bebas tersebut.
Cara pandang individualistis ini sebagaimana dijelaskan oleh Prof. Soepomo di dalam rapat BPUPKI, tidak kita pilih atau tidak kita ikuti. Cara pandang individualistis ini mendapat pertentangan di dalam sejarah kenegaraan di Eropa dari kelompok sosialis – komunis yang di pelopori oleh Marx, Engels, dan Lenin.

2. Teori Golongan (Class Theory)
Teori ini diajarkan, antara lain oleh Karl Marx (1818-1883). Menurut Karl Marx, negara merupakan penjelmaan dari pertentangan-pertentangan kekuatan ekonomi. Negara dipergunakan sebagai alat oleh mereka yang kuat untuk menindas golongan ekonomi yang lemah. Yang dimaksud dengan golongan ekonomi yang kuat adalah mereka yang memiliki alat-alat produksi. Negara akan lenyap dengan sendirinya kalau dalam masyarakat sudah tidak ada lagi perbedaan kelas dan pertentangan ekonomi (Soehino, 1986:133). Menurut Marx, negara terjadi dalam sejarah perkembangan masyarakat yang meliputi tiga fase, yaitu fase borjuis, fase kapitalis, dan fase sosialis-komunis.

3. Teori Kebersamaan (Integralistik)
Teori integralistik semula diajarkan oleh Spinoza, Adam Muhler, dan lainlain yang mengemukakan bahwa negara adalah suatu susunan masyarakat yang integral di antara semua golongan dan semua bagian dari seluruh anggota masyarakat. Persatuan masyarakat itu merupakan persatuan masyarakat yang organic.
Dari segi integritas antara pemerintah dan rakyat, negara memikirkan penghidupan dan kesejahteraan bangsa seluruhnya, negara menyatu dengan rakyat dan tidak memihak pada salah satu golongan dan tidak pula menganggap kepentingan pribadi yang lebih diutamakan, melainkan kepentingan dan keselamatan bangsa serta negara sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahpisahkan.
Soepomo menganggap teori integralistik paling sesuai dengann bangsa Indonesia yang masyarakatnya beraneka ragam. Juga secara kenyataan, teori ini telah dilaksanakan oleh bangsa Indonesia semenjak dahulu di desa-desa, seperti kebiasaan pemimpin yang selalu bermusyawarah dengan rakyatnya. Hal ini lebih tegas dinyatakan dalam Penjelasan UUD 1945 bahwa negara mengatasi segala paham golongan dan segala paham perseorangan serta menerima paham negara persatuan. Alinea ketiga menyatakan bahwa negara adalah suatu keadaan kehidupan berkelompoknya bangsa Indonesia yang atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan oleh keinginan yang luhur bangsa Indonesia untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas. Negara dalam cara pandang integralistik Indonesia, tidak akan memiliki kepentingan sendiri (kepentingan peinerintah) terlepas atau bahkan bertentangan dengan kepentingan prang-prang (rakyat), di dalam negara semua pihak mempunyai fungsi masing-masing dalam suatu kesatuan yang utuh yang oleh Prof. Supomo disebutkan sebagai suatu totalitas. Kesatuan atau integritas yang di cita-citakan dalam UUD 1945 dijabarkan lebih lanjut dalam Ketetapan MPR tentang GBHN.

4. Jelaskan mengapa Pancasila bersifat integralistik ‘?
Pancasila bersifat Integralistik karena:
a. Mengandung semangat kekeluargaan dalam kebersamaan,
b. Adanya semangat kerja sama (gotong royong),
c. Memelihara persatuan dan kesatuan, dan
d. Mengutamakan musyawarah untuk mufakat

C. Perbandingan ideologi Pancasila dengan Ideologi Lain

1. Sebutkan dan jelaskan secara singkat 2 ideologi selain Pancasila?
Ideologi Kapitalisme
Ideologi Komunisme.

2. Jelaskan perbedaannya dalam proses kelahirannya:
a. Ideologi Liberalisme
b. Ideologi Sosialisme
c. Ideologi Pancasila

Ideologi Liberalisme
Inggrislah yang memulai timbulnya liberalisme yang diakibatkan oleh alam pemikiran yang disebut zaman pencerahan (aufklarung) yang menyatakan bahwa manusia memberikan penghargaan dan kepercayaan besar pads rasio. Rasio dianggap sebagai kekuatan yang menerangi segala sesuatu di dunia ini. Manusia bisa berbuat banyak berdasarkan rasio yang dimilikinya. Zaman yang dihadapi oleh masyarakat pads abad ke-18 adalah zaman yang benar-benar membuka pintu baru yang memungkinkan manusia bisa memperoleh kehidupan yang sama sekali baru.
Pengertian baru bukan hanya bidang ekonomi dan politik, tetapi juga dalam pemikiran dan seluruh sistem yang ada dalam kehidupan abad ke-19 dan selanjutnya. Liberalisme akan membawa suatu sistem, yaitu kapitalisme. Liberalisme melihat manusia sebagai makhluk bebas. Kebebasan manusia merupakan milik yang sangat tinggi dengan membawa unsur-unsur esensial, yaitu rasionalisme, materialisme, dan empirisme, serta individualisme.
Ajaran liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak dia lahir dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapa pun termasuk penguasa, kecuali dengan persetujuannya. Hak asasi tersebut memiliki nilai-nilai dasar (intrinsic), yaitu kebebasan dan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak, yaitu kebebasan mengejar kebahagiaan hidup di tengahtengah kekayaan materiil yang melimpah dan dicapai dengan bebas. Ancaman dari paham liberalisme hampir tidak dapat digolongkan dalam uraian sejarah sebagaimana tergambar dalam ancaman golongan komunis.
Ancaman liberalisme sangat terselubung dan secara tidak sadar dapat tertanam dalam cara berpikir dan bertindak masyarakat tertentu di Indonesia. Paham liberalisme selalu mengkaitkan aliran pikirannya dengan hak asasi manusia yang menyebabkan paham tersebut memiliki daya tarik yang kuat di kalangan masyarakat tertentu.
Ideologi Sosialisme
Tokoh utama yang mengajarkan komunisme adalah Karl Marx (1818-1883), tokoh sosialis revolusioner yang banyak menulis naskah di bidang sosial dan ekonomi. Ajaran Marx kemudian ditambah dengan pandangan Engels dan Lenin, sehingga ajaran komunis melandaskan pada teori Marxisme – Leninisme. Ajaran komunis didasarkan alas -kebendaan. Oleh karena itu, komunisme tidak percaya kepada Tuhan. Bahkan agama dikatakannya sebagai racun bagi masyarakat. Ajaran tersebut jelas bertolak belakang dengan ajaran Pancasila.
Masyarakat komunis tidak bercorak nasional, masyarakat yang dicitacitakan komunis adalah masyarakat komunis dunia yang tidak dibatasi oleh kesadaran nasional. Hal ini tercermin dari seruan Marx yang terkenal: “Kaum buruh di seluruh dunia bersatulah”. Komunis juga menghendaki masyarakat tanpa nasionalisme. Secara tegas menyatakan bahwa nasionalisme adalah suatu yang fundamental. Bukan nasionalisme yang sempit, tetapi nasionalisme yang dijiwai oleh kemanusiaan yang adil dan beradab.
Masyarakat komunis masa depan adalah masyarakat tanpa kelas, yang dianggap akan memberikan suasana hidup yang aman dan tenteram dengan tidak adanya hak milik pribadi alas alat produksi dan hapusnya pembagian kerja. Perombakan masyarakat manurut ajaran komunis hanya mungkin dilakukan oleh kaum proletar dengan jalan mengadakan revolusi. Setelah revolusi berhasil, maka kaum proletar sajalah yang akan memegang tampuk pimpinan pemerintahan dan menjalankan pemerintahan secara diktator yang mutlak (diktator proletar).

Ideologi Pancasila
Proses lahirnya Pancasila di awali oleh pemikiran para founding father bangsa Indonesia dalam sebuah sidang BPUPKI yang secara mendalam mengenai ideology Negara yang hendak di bentuk dengan mencari nilai-nilai dasar yang sama dalam kemajemukan budaya masyarakat kita dan diperoleh hasil setelah melalui proses musyawarah. Ideologi Pancasila bertentangan dengan Ideologi Liberalisme dan Sosialisme karena Pancasila adalah ideologi yang percaya adanya tuhan, mengenal nasionalisme dan memandang manusia sebagai makhluk Tuhan, yang mengemban tugas sebagai makhluk pribadi dan sekaligus makhluk sosial sehingga dalam kehidupan bermasyarakat wajib menyelaraskan kepentingan pribadinya dengan kepentingan masyarakat dan haknya selalu dikaitkan dengan kewajibannya terhadap masyarakat.

D. Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka
a. Sebutkan ciri khas ideology terbuka ?

Ciri khas ideologi terbuka ialah nilai-nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambil dari kekayaan rohani, moral, dan budaya masyarakatnya sendiri.

b. Sebutkan sumber semangat Pancasila sebagai Ideologi terbuka (dalam penjelasan umum UUD 1945)
Sumber semangat ideologi terbuka Pancasila itu terdapat dalam penjelasan Umum UUD 1945, yang menyatakan, “… Terutama bagi negara baru dan negara muda, lebih baik hukum dasar yang tertulis itu hanya memuat aturan-aturan pokok, sedangkan aturan-aturan yang menyelenggarakan aturan pokok itu diserahkan kepada undang-undang yang lebih mudah cara membuatnya, mengubahnya, dan mencabutnya.”
Selanjutnya dinyatakan, “… Yang sangat penting dalam pemerintahan dan dalam hidupnya bernegara ialah semangat, semangat para penyelenggara negara, semangat para pemimpin pemerintahan.”

c. Sebutkan factor pendorong keterbukaan Ideologi Pancasila?
Faktor yang mendorong pemikiran mengenai keterbukaan ideologi Pancasila (BP-7 Pusat, 1993), adalah sebagai berikut.
a. Kenyataan dalam proses pembangunan nasional dan dinamika masyarakat yang berkembang secara cepat.
b. Kenyataan menunjukkan, bahwa bangkrutnya ideologi yang tertutup dan beku cenderung meredupkan perkembangan dirinya.
c. Pengalaman sejarah politik kita di masa lampau.
d. Tekad untuk memperkokoh kesadaran akin nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat abadi dan hasrat mengembangkaii secara kreatif dan dinamis dalam rangka mencapai tujuan nasional.

d. Sebutkan 3 Dimensi sifat Ideologi ?
Sifat ideologi memiliki tiga dimensi penting (BP-7 Pusat, 1993) yaitu sebagai berikut.
A. Dimensi Realitas.
Nilai-nilai yang terkandung di dalam dirinya, bersumber dari nilai-nilai nil yang hidup alam masyarakat, sehingga tertanam dan berakar di dalam masyarakat.
B. Dimensi Idealisme.
Mengandung cita-cita yang ingin dicapai dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Cita-cita tersebut berisi harapan yang masuk akal, bukanlah lambungan angan-angan yang lama sekali tidak mungkin direalisasikan.
C. Dimensi Fleksibilitas.
Melalui pemikiran baru tentang dirinya, ideologi itu mempersegar dirinya, memelihara, dan memperkuat re.cvan:inva dari waktu ke waktu. Dari itu dapat kira disimpulkan bahwa suatu ideologi terbuka, karena bersifat demokratis, memiliki apa yang mungkin dapat kita sebut sebagai dinamika internal yang mengandung dan merangsang mereka yang meyakininya untuk mengembangkan pemikiran-pemikiran baru tentang dirinya tanpa khawatir atau menaruh curiga akan kehilangan hakikat dirinya.

e. Sebutkan Batas-Batas keterbukaan Ideologi pancasila?
Keterbukaan ideologi Pancasila ada Batas-batasnya yang tidak boleh dilanggar, yaitu sebagai berikut.
a. Stabilitas nasional yang dinamis.
b. Larangan terhadap ideologi marxisme, leninisme, dan komunisme.
c. Mencegah berkembangnva paham liberal.
d. Larangan terhadap pandangan ekstrim vang menggelisahkan kehidupan masyarakat.
e. Penciptaan norma yang baru harus melalui konsensus.

f. Sebutkan unsur-unsur Pancasila sebagai Ideologi terbuka?
Keterbukaan ideologi Pancasila ditujukan dalam penerapannya yang berbentuk pola pikir yang dinamis dan konseptual dalam dunia modern. Kita mengenal ada tiga tingkat nilai, yaitu
a. Nilai dasar yang tidak berubah,
b. Nilai instrumental sebagai sarana mewujudkan nilai dasar yang dapat berubah sesuai dengan keadaan, dan
c. Nilai praksis berupa pelaksanaan secara nyata yang sesungguhnya.

g. Sebutkan hakikat ideology terbuka dari Pancasila?
Nilai-nilai Pancasila jabarkan dalam norma-norma dasar Pancasila yang terkandung dan tercermin dalam Pembukaan UUD 1945 sehingga nilai atau norma dasar yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 ini tidak boleh berubah atau diubah, karena itu adalah pilihan dan basil konsensus bangsa yang disebut kaidah pokok dasar negara yang fundamental (Stnntsfuiidanicntealuvnu). Pcrwujudan atau pelaksanaan nilai-nilai instrumental dan nilai-nilai praksis harus tetap mengandung jiwa dan semangat yang sama dengan nilai dasarnya.

E. Jawab Pertanyaan Pendalaman Ideologi Pancasila, Materi pada Buku Catatan Masing-masing (Individual)

II.PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA
A. Nilai – nilai Pancasila pada masa Kejayaan Nasional, Masa Kerajaan Majapahit
1. Sebutkan 4 masa (periode) dalam upaya memahami dan mengiternalisasi nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa Indonesia

1. Masa sebelum Pergerakan nasional

2. Masa Pergerakan Nasional.

3. Masa Kemerdekaan.

4. Masa Mempertahankan dan mengisi Kemerdekaan.

2. Jelaskan pendapat Mr. Muh Yamin, tentang berdirinya Negara kebangsaan Indonesia
Menurut Mr. Muhammad Yamin, berdirinya negara kebangsaan Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan kerajaan-kerajaan lama yang merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia.

3. Sebutkan tahap-tahap berdirinya Negara kebangsaan Indonesia
a. Zaman Sriwijaya di bawah wangsa syailendra (600-1400 M)
b. Zaman Majapahit (1293-1525 M)
Kedua tahap negara kebangsaan tersebut adalah Negara kebangsaan lama.
c. Negara Kebangsaan modern yaitu Negara Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945 (Sekretariat Negara RI 1995:11)
d.
4. Sebutkan Dokumen dokumen tertulis yang membuktikan unsur-unsur (nilai nilai )
Dokumen tertulis,yang membuktikan terdapatnya unsur-unsur tersebut ialah prasasti-prasasti di Talaga Batu, Kedukan Bukit, Karang Brahi, Talang Tuo, dan Kota Kapur. (Dardji Darmodihardjo,1974:22-23).

5. Pancasila sudah ada dan dilaksanakan pada masa Kerajaan Sriwijaya
Unsur-unsur yang terdapat di dalam Pancasila, yaitu ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, tata pemerintahan atas dasar musyawarah dan keadilan sosial telah terdapat dan di laksanakan pad amasa Sriwijaya sebagai asas-asas yang menjiwai bangsa Indonesia, yang dihayati serta dilaksanakan pada waktu itu, hanya saja belum dirumuskan secara konkret.

6. Sebutkan semboyan beserta artinya yang berisi cita-cita kesejahteraan bersama pada jaman Sriwijaya…
“marvuat vannua Crivijaya Siddhayatra Subhiksa”

7. Sebutkan bukti-bukti bahwa nilai-nilai budaya pada masa Sriwijaya telah menunjukkan nilai-nilai Pancasila.
a. Nilai sila pertama, terwujud_dengan adanya umat agama, Budha dan Hindu ‘ hidup berdampingan secara damai.
b. Nilai sila kedua, terjalinnya.hubungan antara Sriwijaya dengan India (Dinasti Harsha). Pengiriman para pemuda untuk belajar di India. Telah tumbuh nilai-nilai politik.luar negeri yang bebas dan aktif.
c. Nilai sila ketiga, sebagai negara maritim, Sriwijaya telah menerapkan konsep negara kepulauan sesuai dengan konsepsi wawasan nusantara.
d. Nilai sila keempat, Sriwijaya telah memiliki kedaulatan yang, sangat luas, .meliputi:(lndonesia sekarang),Siam dan Semenanjung. Melayu.
e. Nilai sila kelima, Sriwijaxa menjadi pusat, pelayanan dan, perdagangan, sehingga kehidupan rakyatnya sangat makmur.

8. Kapan berdiri dan Bangsa apa yang berkuasa?
Abad VII di bawah kekuasaan Wangsa Syailendra di Sumatera

Masa Kerajaan Majapahit
1. Sebutkan beberapa kerajaan yang berdiri sebelum kerajaan Majapahit
a. Jawa Tengah
Kerajaan Kalingga (abad keVII), Sanjaya (abad ke-VIII), sebagai refleksi puncak budaya dari kerajaan tersebut adalah dibangunnya candi Borobudur (candi agama Budha pada abad ke-IX) dan candi Prambanan (candi agama Hindu pada abad ke-X).

b. Jawa Timur
Isyana (abad ke-IX), Dharmawangsa (abad ke-X), dan Airlangga (abad ke-XI).
Kediri, Singasari

2. Sebutkan nilai – nilai, ketuhanan (contoh-contoh) kemanusiaan dan kerakyatan yang tumbuh pada masa itu ?
a. Nilai ketuhanan tercermin dengan agama Budha, agama Wisnu, dan agama Syiwa sebagai agama yang di akui oleh kerajaan hidup berdampingan secara damai.
b. Nilai-nilai kemanusiaan telah tercermin dalam kerajaan ini, terbukti menurut prasasti Kelagen bahwa Raja Airlangga telah mengadakan hubungan dagang dan bekerja lama dengan Benggala, Chola, dan Champa.
c. Nilai-nilai tentang Kerakyatan telah terwujud, yaitu dengan diangkatnya Airlangga sebagai raja melalui musyawarah antara pengikut Airlangga dengan rakyat dan kaum brahmana.
d. Nilai-nilai keadilan sosial terwujud pada saat raja air langga memerintahkan untuk membuat tanggul dan waduk demi kesejahteraan pertanian rakyat

3. Kerajaan Majapahit
a. Kapan berdiri kerajaan Majapahit ?

Tahun 1293 Masehi

b. Siapa Rajanya yang terkenal
Hayam Wuruk

c. Siapa Mahapatinya
Mahapatih Gajah Mada

d. Sebutkan Wilayah Kerajaan Majapahit ?
Daerah kekuasaan Majapahit meliputi Sumatra, semenanjung Malaya, Borneo, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, dan sebagian kepulauan Filipina

e. Sebutkan 2 (dua) pujangga besar yang hidup pada masa kerajaan Majapahit beserta karya – karya Raja?
Mpu Prapanca karyanya :KAKAWIN NEGARAKRETAGAMA.
Mpu Tantular karyanya : KAKAWIN SUTASOMA

f. Apa isi terpenting dari karya kedua pujangga tersebut?
• Dalam Sutasoma setengah bait dari kakawin ini menjadi motto nasional Indonesia: Bhinneka Tunggal Ika trihanna dharma Mangrua (Bab 139.5).
• Dalam Kakawin Negarakretagama di dalamnya ada istilah “Pancasila” .

4. Sebutkan nilai-nilai Pancasila yang sudah tumbuh pada masa kerajaan Majapahit?
a. Sila Ketuhanan
Agama Hindu dan Budha hidup berdampingan.

b. Sila Kemanusiaan
Hubungan yang baik Raja Hayam Wuruk dengan kerajaan Tiongkok , Ayoda, Champa, Kamboja, dan juga mengadakan persahabatan dengan Negara-negara tetangga atas dasar Mitreka Satata.

c. Sila Persatuan
Terwujud dengan keutuhan kerajaan, khususnya Sumpah Palapa yang di ucapkan oleh Gajah Mada pada sidang Ratu dan menteri pada tahun 1331 yang berisi cita-cita untuk mempersatukan seluruh nusantara raya.

d. Sila Kerakyatan
Nilai –nilai musyawarah telah di lakukan oleh system tata pemerintahan Kerajaan Majapahit. Menurut prasati Brumbung (1329) terdapat semacam penasihat kerajaan seperti Rakryan I Hino, I sirikan, dan I Halu yang berarti memeberikan nasihat pada raja. Kerukunan dan gotong royong dalam kehidupan masyarakat telah menumbuhkan adat bermusyawarah untuk mufakat dalam memutuskan masalah bersama.

e. Sila Keadilan Social
Terwujud dari berdirinya kerajaan beberapa abad yang tentunya di topang dengan kesejahteraan rakyatnya.

5. Jelaskan pengertian
a. Bhineka Tunggal lka Tan Hana Dharma Mangrua

Walaupun berbeda –beda namun satu jua dan tidak ada agama yang memiliki tujuan berbeda.

b. Bhineka Satata
Persahabatan.

c. Rakyan I Hino, I Siriakan dan J Halu
memberikan nasihat pada raja

B. Perjuangan Bangsa Indonesia melawan Sistem Penjajahan
1. Sebutkan minimal 4 (empat) bangsa-bangsa Eropa yang pernah masuk ke Indonesia Pada abad XV-XVI

Portugis, Spanyol, Belanda, Inggris.

2. Jelaskan Mengapa bangsa-bangsa Eropa tertarik masuk ke Indonesia
Karena tertarik akan kesuburan Indonesia dengan hasil bumi yang melimpah terutama rempah-rempah yang sangat di butuhkan oleh Negara-negara luar Indonesia terutama bangsa Eropa.
3. Sebutkan hal-hal penting yang menyebabkan Raja-raja Indonesia tidak mampu melawan bangsa – bangsa Eropa (Barat)

Pada masa itu sifat-sifat kedaerahan lebih kuat sehingga mudah diadu domba dan Letak geografis Indonesia yang berpulau-pulau dan dilatarbelakangi keadaan masyarakat yang miskin dan kurang wawasan pendidikan sehingga dapat mengakibatkan sulitnya berkomunikasi.

4. Indonesia pernah di_jajah selama kurang lebih 350 tahun.
a. Jelaskan sampai kapan
Tahun 1511 -1945

b. Bangsa –bangsa apa saja yang pernah menjajah Indonesia
Portugis, Inggris, Belanda, Jepang

c. Buat Bagannya

d. Sebutkan hal-hal penting minimal 5 (hal) akibat penjajahan terhadap Indonesia !

Rakyat Indonesia  benar-benar menderita akibat penjajahan. Penderitaan terjadi dalam berbagai bidang antara lain :

  • Secara politik dan hukum, rakyat tidak memiliki kekuasaan apa-apa, bahkan para raja di Indonesi. yang berkuasa pada masa lalu pun berhasil dikuasai dan diadu domba oleh penjajah  dengan politik devide et impera yang diberlakukan oleh penjajah Belanda untuk mengadu domba antara satu kekuasaan dan kekuasaan lain, serta mengambil keuntungan dari perseteruan tersebut.
  • Secara ekonomi, rakyat semakin miskin dan sulit hidup karena. uang dan hasil bumi Indonesia sebagian besar dibelanjakan dan digunakan untuk kepentingan penjajah.
  • Secara sosial budaya, rakyat sebagai penduduk pribumi menjadi penduduk nomor dua yang harus tunduk dan mengalah kepada penjajah. Pada saat itu, tidak semua penduduk Indonesia memperoleh pendidikan yang memadai. Hanya anak-anak dari golongan bangsawan atau pejabat pernerintah. yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan. Hak untuk mendapatkan pendidikan agar lebih pandai sangat terbatas, akibatnya. banyak penduduk Indonesia yang bodoh,  terbelakang dan rendah diri.
  • Secara fisik, rakyat sangat tersiksa dengan diberlakukannya berbagai aturan kerja paksa yang hanya menguntungkan pihak. penjajah. Dari ketiga negarayang pernah menjajah , Belanda adalah negara yang paling lama menjajah, yaitu mencapai 350 tahun. Namun, pada masa pendudukan Jepang-lah, Indonesia merasakan. penderitaan yang sangat berat.

5. Perjuangan sebelum Abad XX
a. Sebutkan minimal 20 nama-nama pahlawan bangsa, berserta tahun dan daerah asalnya. Contoh : 1. Sultan Agung (164, Mataram, Jogyakarta)
1. Sultan Agung ,mataram Jogyakarta(1591-1645)
2. Sultan Ageng Tirtayasa, Banten (1631-1692)
3. Untung Surapati, Bangil (1660-1706)
4. Sultan Hasanuddin, Makasar (1631-1670)
5. Pattimura , Maluku (1817)
6. Martha Kristina Tiahahu, Maluku (1801-1818)
7. Imam Bonjol , Minangkabau(1822-1837)
8. Pangeran Diponegoro, Mataram(1825-1830)
9. Sultan Badaruddin , Palembang (1817)
10. Pangeran Antasari , Kalimantan (1860)
11. Patih Jelantik , Bali (1850)
12. Teuku Umar, Aceh (1873-1904)
13. Cut Nya din , Aceh (1873-1904)
14. Teuku Cik Ditiro , Aceh (1873-1904)
15. Cut Nya’ Meutia , Aceh (1870-1910)
16. Si Singamangaraja , Batak (1900)
17. RA Kartini, Rembang (1879-1904)
18. Dr. GSY Ratulangi , Manado(1890-1949)
19. I Gusti Ngurah Rai, Bali (1917-1946)
20. Moh Yamin (1903-1962)
21. KH Mas Mansyur, Jakarta (1896-1946)

b. Sebutkan sebab-sebab kegagalan Raja-raja Indonesia melawan penjajahan
• Perlawanan secara fisik terjadi secara sendiri-sendiri di setiap daerah.
• Tidak adanya Persatuan serta koordinasi dalam melakukan perlawanan.

c. Hikmah yang dapat diambil dari kekalahan Raja – raja melawan Penjajahan tersebut apa?
Pentingnya rasa persatuan (nasionalisme) dalam menghadapi penjajah.

6. Kebangkitan Nasional 1908
a. Sebutkan perubahan system(bentuk) perlawanan terhadap penjajahan yang dilakukan para pemimpin Indonesia pada awal abad XX
Mendirikan berbagai macam organisasi politik di samping organisasi yang bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.

b. Sebutkan minimal 7 (tujuh) organisasi yang didirikan para Pemimpin Indonesia. Sebagai alat perjuangan Rakyat Indonesia melawan Penjajahan beserta tahun berdiri dan Pemimpinnya. Contoh : Budi Utorno(20 Mei 1908). Dr. Wahidin Sudirohusodo, dr. Sutomo.
a. Budi Utomo 20 Mei 1908 Tokohnya dr Sutomo ,dr Wahidin Sudirohusodo.
b. Serikat Dagang Islam (1905).tokohnya H. Samanhudi.
c. Sarikat Islam(1911) HOS Tjokroaminoto.
d. Tiga Serangkai /Indische partij (1913) Pimpinan Douwes dekker, Ciptomangunkusumo, Ki hajar Dewantara.
e. Partai Nasional Indonesia (1927) di pelopori oleh Sukarno.
f. Perhimpunan Indonesia (1922) Tokoh: Moh. Hatta, Ahmad Subardjo, Natzir Pamontjak, Abdul Majid Joyodiningrat.

7. Sumpah Pemuda 1928
a. Kapan berlangsung Sumpah Pemuda?

Tanggal 28 Oktober 1928.

b. Sebutkan (minimal 5 tokoh) Sumpah pemuda
Muhammad Yamin( Jong Sumateranen Bond), RM Joko Marsaid (Jong Java) Sugondo Joyo puspito(PPPI), WR Supratman, Kuncoro Purbopranoto, AM Sangaji.

c. Apa tujuan sumpah Pemuda
Suatu pengakuan dari Pemuda-Pemudi Indonesia yang mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa.

d. Sebutkan isi Sumpah Pemuda (asli) ?
Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
e. Dimana dilangsungkan Sumpah Pemuda ?
Jalan Kramat Raya 106 Jakarta. waktu itu adalah rumah milik dari seorang Tionghoa yang bernama Sie Kong Liong.

f. Lagu apa yang untuk pertama kali diperdengarkan, Siapa Penciptanya
Lagu Indonesia Raya dengan Pencipta Wage Rudolf Supratman

g. Jelaskan fungsi dan peranan Bahasa Indonesia?
Sebagai tali pengikat persatuan.

h. Pasal berapa dalam UUD 1945 yang mengatur Bahasa Indonesia ‘?
Pasal 36 yang berbunyi “Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”

8. Perjuangan Bangsa Indonesia pada masa Penjajahan Jepang:
a. Kapan Perang Pasifik meletus, Antara siapa dengan siapa Perang Pasifik ditandai dengan apa Perang Pasifik?

Perang Pasifik terjadi antara Jepang dengan Sekutu (AS, Inggris, Belanda) Tanggal 7 Desember 1941 ditandai serangan Bom ke Pearl Harbour oleh Jepang .

b. Kapan Jepang masuk ke Indonesia saat itu Indonesia dijajah siapa?
Tanggal 8 Maret 1942 saat itu di jajah oleh Belanda.

c. Kapan Belanda menyerah kepada Jepang ? Dimana?
Tanggal 8 Maret 1942 di Kalijati Subang Jawa Barat.

d. Apa propaganda Jepang terhadap Bangsa Indonesia. Taktik apa yang dilakukan Jepang untuk menarik hati Rakyat Indonesia?
Membebaskan Indonesia dari cengkeraman Belanda dan menjanjikan kemerdekaan.

e. Kekejaman Jepang tidak berbeda dengan Belanda jelaskan dan buktikan?
Sesungguhnya Jepang tidak kurang kejam nya dengan penjajahan Belanda bahkan pada jaman ini bangsa Indonesia mengalami penderitaan dan penindasan yang sampai pada puncaknya.

f. Sebutkan 2 (dua) buah janji Jepang terhadap Bangsa Indonesia?
1. Membebaskan dari cengkeraman Penjajah Belanda.
2. Kemerdekaan untuk bangsa dan tanah air Indonesia.
g. Jelaskan, Apakah janji tersebut ditepati Jepang?
Janji-janji tersebut tidak pernah di tepati oleh Jepang, ternyata itu hanya tipu muslihat agar rakyat Indonesia membantu Jepang untuk menghancurkan Belanda dan Kemerdekaan yang di janjikan Jepang tidak pernah menunjukan tanda-tanda kedatangannya , bahkan terasa semakin jauh bersamaan dengan semakin mengganasnya bala tentara Jepang.

C. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945
Sejarah Perumusan Pancasila

1. Sebagai tindak lanjut janji Jepang, kepada Bangsa Indonesia
a. Dibentuk Badan Apa
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.(BPUPKI)
b. Kapan
c. Siapa Pimpinannya
KRT Rajiman Widyodiningrat.
d. Berapa jumlah anggotanya

Jumlah anggotanya 60 orang dengan anggota tambahan 6 orang.
e. Apa tugasnya
f. Dimana Melaksanakan sidang-sidangnya
2. BPUPKI
a. Kapan mulai sidang
b. Sebutkan masa-masa sidang BPUPKI selama berdirinya
3. Jelaskan siapa yang berbicara, kapan dan apa isinya pada masa sidang pertama BPUPKI
4. Apa status dasar Negara yag diusulkan para pembicara?
5. Piagam .Jakarta ( 22 Juni 1945)
a. Siapa penyusunnya?
Panitia 9
b. Piagam Jakarta tersebut kemudian dijadikan apa dalam UUD 1945
c. Rumusan Dasar Negara dalam Piagam Jakarta statusnya bersifat apa ‘?
d. Dari seluruh usulan dan konsep Dasar Negara Rumusan Nama yang lebih mendekati dengan Rumusan Dasar Negara yang Otentik?
Piagam Jakarta.
6. Pembentukan PPKI
a. Kapan dibentuk PPKI
Tanggal 9 Agustus 1945
b. Siapa Ketua dan Wakil Ketua
Ketua : Ir. Sukarno
Wakil : Drs. Moh Hatta
c. Berapa Anggotanya
21 orang
d. Apa tugasnya mula-mula
Memeriksa hasil-hasil badan penyelidik (BPUPKI)
e. Apa kedudukan dan fungsinya kemudian .
a) Mewakili seluruh Indonesia.
b) Sebagai Pembentuk Negara.
c) Menurut teori hukum , badan ini mempuntai wewenang meletakkan dasar Negara (pokok kaidah Negara fundamental).
f. Kapan Jepang menyerah kepada sekutu
Tanggal 14 Agustus 1945
g. Apa yang dilakukan para Pemimpin Indonesia setelah Jepang menyerah
Mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang di selenggarakan oleh PPKI sebagai wakil bangsa Indonesia.

7. Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945
a. Kapan Proklamasi Kernerdekaan RI dilaksanakan (hari tanggal, waktu, tempat)
Hari Jum’at Tanggal 17 Agustus 1945 jam 10.00 WIB bertempat di Jalan Pegangsaan timur no. 56 Jakarta.
b. Siapa yang memproklamasikan
Ir. Sukarno dan Drs. Moh.Hatta
c. Atas nama Siapa?
Bangsa Indonesia
d. Tulis Teks Proklamasi secara Baik dan benar

Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Jakarta, 17 Agustus 45
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta

e. Sebagai Sumber apa Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945, bagi Negara RI’?
Proklamasi Kemerdekaan 17 agustus 1945 adalah sebagai sumber Lahirnya Republik Indonesia.

8. Makna dan Arti Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 bagi Bangsa Indonesia
a. Sebutkan makna dan Arti Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 bagi Bangsa dan Rakyat Indonesia.

• Sebagai Titik Puncak perjuangan bangsa Indonesia.
• Sebagai sumber lahirnya Republik Indonesia.
• Norma Pertama dari tata hukum Indonesia.

b. Tulis Teks Proklamasi Kemerdekaan secara baik dan benar

Proklamasi
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.

Jakarta, 17 Agustus 1945
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta

c. Mana Teks Proklamasi kemerdekaan yang syah, yang tertulis atau yang diketik
Naskah yang di bacakan oleh Ir Sukarno di ketik oleh Sayuti Melik..

d. Jelaskan mengapa Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan Kemerdekaan RI Atas nama Rakyat Indonesia?
Karena Indonesia adalah milik seluruh rakyat Indonesia.

e. Sebutkan 5 tahap perjuangan Rakyat Indonesia dalam mencapai kemerdekaan
1) Perlawanan terhadap penjajahan Barat sebelum tahun 1908.
2) Perjuangan dengan menggunakan organisasi.
3) Perlawanan dengan melahirkan rasa nasionalisme.
4) Perlawanan melalui taktik kooperasi dan non kooperasi.
5) Perlawanan bangsa menentang penjajahan sampai kepada puncaknya Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.

9. PROSES PENGESAHAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN UUD 1945
a. Kapan Pancasila disahkan sebagai Dasar Negara
Tanggal 18 Agustus 1945
b. Siapa yang mengesahkan Pancasila sebagai Dasar Negara
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
c. Jelaskan Pengesahan Pancasila Dasar Negara bersamaan dengan pengesahan UUD 1945.
Sehari setelah proklamasi pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI mengadakan sidang yang pertama dengan memnyempurnakan dan mengesahkan UUD 1945 yang terdiri atas 2 bagian yaitu bagian Pembukaan yang didalamnya terdapat rumusan pancasila dan bagian Batang Tubuh UUD.
d. Sebutkan hasil keputusan sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945
1. Mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945 yang meliputi sebagai berikut:
a.Melakukan beberapa perubahan pada piagam Jakarta yang kemudian berfungsi sebagai Pembukaan UUD 1945.
b.Menetapkan rancangan hukum dasar yang telah di terima Badan Penyelidik pada tanggal 17 juli 1945 , setelah mengalami berbagai perubahan karena berkaitan dengan perubahan Piagam Jakarta , kemudian berfungsi sebagai Undang-Undang dasar 1945.
2. Memilih Presiden dan wakil Presiden pertama.
3. Menetapkan berdirinya Komite nasional Indonesia pusat sebagai Badan Musyawarah Darurat.

e. Jelaskan mengapa Presiden. Wakil Presiden dan UUD Pertama kali ditetapkan PPKI.
Karena merupakan salah satu syarat yang belum di miliki oleh Indonesia saat baru berdiri. Syarat sah berdirinya suatu Negara terdiri atas rakyat , wilayah, Pemerintahan yang berdaulat yang terdiri dari Presiden, wakil presiden sebagai pemegang kedaulatan berdasarkan Undang-Undang dan Dasar Negara.

10. Buat Skema perubahan Piagam Jakarta menjadi Pembukaan UUD 1945.

Piagam jakarta

1.Mukadimah
2..dalam suatu Hukum Dasar.”
3‘..dengan berdasarkan kepada
4.Ketuhanan dan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

5“…menurut dasar kemanusiaan Yang adil dan beradab”.

Pembukaan UUD 1945

1.Pembukaan
2.“…dalam suatu UUD Negara.”
3.“…dengan berdasar kepada

4.Ketuhanan Yang Maha Esa”

5.“..kemanusiaan yang adil dan beradab.”

D. Perjuangan Mempertahankan Dan Mengisi Kemerdekaan
1. Sebutkan 5 masa (periode) perjuangan mempertahankan dan mengisi kemerdekaan ?
1. Revolusi Fisik.
2. Demokrasi Liberal
3. Orde Lama.
4. Orde Baru.
5. Era Global

2. Jelaskan:
a. Mengapa masa pertama dalam periode perjuangan ini disebut masa Revolusi fisik .
b. Mengapa lembaga-lembaga Negara pada masa ini belum terbentuk ?
Karena waktu itu segala tenaga dan pikiran serta perhatian masih di pusatkan serta ditujukan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang baru saja di proklamasikan pada tanggal 17 agustus 1945 dan membutuhkan waktu yang lama.
c. Apa isi Maklumat wakil Presiden No. X, apa tujuannya ?
Isinya Tentang Pemberian Kekuasaan Legislatif kepada Komite Nasional Indonesia Pusat berdasarkan maklumat Wakil Presiden tersebut Kedudukan KNIP dianggap sebagai Dewan Pewakilan Rakyat dan sebagai Majelis Permusyawaratan Rakyat.
Tujuan nya supaya ada badan yang ikut bertanggung jawab tentang nasib dan Negara Indonesia di samping pemerintah.

3. Pada masa (periode) Demokrasi Liberal terjadi beberapa penyimpangan dari tujuan Proklamasi Kemerdekaan:
a. Jelaskan bukti-bukti bahwa Belanda masih berniat menjajah kembali RI
Belanda mengetahui bahwa Indonesia telah merdeka. Mereka tidak tinggal diam dan ingin berusaha menduduki wilayah negara Republik Indonesia dan merebut kekuasaan pemerintahan Republik Indonesia kembali dengan cara membonceng tentara Sekutu yang bertugas melucuti tentara Jepang di Indonesia, setelah Jepang menyatakan kekalahannya dalam Perang Dunia II.

b. Sebutkan 6 contoh Negara-negara bagian ( Kecil) yang dibentuk Belanda?
1. Negara Indonesia Timur (1946).
2. Negara Sumatera Timur (1947).
3. Negara Pasundan (1948).
4. Negara Sumatera Selatan (1948).
5. Negara Jawa Timur (1948)
6. Negara Madura (1948)

c. Apa tujuan Belanda membentuk Negara-negara kecil ?
Agar dapat melemahkan pemerintahan Republik Indonesia dalam menghadapi tuntutan Belanda, bahkan apabila mungkin akan menghancurkan sama sekali karena nanti negara Republik Indonesia hanya akan berstatus sebagai negara bagian raja.

4. Sebutkan 3 Persetujuan beserta tanggal dan tempatnya yang diadakan Belanda dan RI
1. Perjanjian Linggar jati tanggal 25 Maret 1947 di Linggar jati
2. Perjanjian Renville 17 januari 1948 diatas kapal Perang amerika Serikat USS Renville. Yang berlabuh di Tanjung Priok.
3. Konferensi Meja Bundar (KMB) tanggal 23 Agustus 1949 sampai dengan 2 November 1949di Den Hag Belanda

5. Bagaimana isi dari hasil Perjanjian tersebut bagi Bangsa dan Negara RI
Isi dari hasil perjanjian tersebut pada hakikatnya bersifat mempersempit wilayah serta kekuasaan pemerintah Republik Indonesia.

6. Apa isi Perjanjian KMB
1. Didirikannya negara Republik Indonesia Serikat.
2. Pengakuan kedaulatan oleh pemerintah kerajaan Belanda kepada pemerintahan Negara Republik Indonesia Serikat.
3. Didirikannya Uni antara negara Republik Indonesia Serikat dan kerajaan Belanda.

7. Sebutkan 2 kali Agresi yang dilakukan Belanda terhadap wilayah
Agresi pertama 21 Juli 1947
Agresi kedua 19 desember 1948.

8. a. Kapan terbentuk Negara Kesatuan RI,
Tanggal 19 Mei 1950

b.Siapa perdana Menterinya.
Drs. Mohammad Hatta

c. UUD mana yang berlaku pada masa NKRI
UUDS 1950

9. Sebutkan beberapa contoh Pemberontakan (minimal 7 ) beserta tokoh-tokohnya yang sangat merugikan bagi Bangsa Negara Indonesia’?
• PKI Madiun (Muso, Amir Syarifudin)
• PRRI di Sumatra (Syarifudin Prawiranegara)
• Angkatan Perang Ratu Adil /APRA( Westerling)
• Republik Maluku Selatan /RMS ( Soumukil)
• DI/TII di Jawa Barat (SM Kartosuwiryo)
• DI/TII di Aceh ( Duad Beureuh)
• DI/TII di Makasar ( Kahar Muzakar)
• Gerakan 30 September/ PKI (DN. Aidit, Untung cs)

10. Sebutkan beberapa penyimpangan dan UUD 1945 pada masa orde Lama ‘?
1. Makin berkuasanya modal-modal raksasa terhadap perekonomian Indonesia.
2. Akibat silih bergantinya kabinet, maka pemerintah tidak mampu menyalurkan dinamika masyarakat ke arah pembangunan, terutama pembangunan bidang ekonomi.
3. Sistem liberal berdasarkan UUDS 1950 mengakibatkan kabinet jatuh bangun sehingga pemerintahan tidak stabil.
4. Pemilu 1955 ternyata dalam DPR tidak mencerminkan perimbangan kekuasaan politik yang sebenarnya hidup dalam masyarakat, karena banyak golongan-golongan di daerah-daerah belum terwakili di DPR.
5. Konstituante yang bertugas membentuk UUD yang baru ternyata gagal.

11. Sebutkan isi Dektrit Presiden
1. Membubarkan Konstituante.
2. Menetapkan berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlaku lagi UUDS 1950.
3. Dibentuknya MPRS dan DPAS dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

12. Sebutan Isi Tri Tura
1. Bubaran PKI dan ormas-ormasnya.
2. Bersihkan kabinet dari unsur-unsur G 30 S/PKI.
3. Turunkan harga.

13. Sebutkan beberapa Prokondisi yang menonjol dari perekonomian pada masa Orde Baru ?
Pemerintah ORBA menganut kebijakan ekonomi campuran sehingga ekonomi nasional meningkat rata-rata 7 persen dari tahun 1969 hingga decade 1980 an.

14. Sebutkan beberapa kelemahan pembangunan Orde Baru ‘?
Membuka praktek monopoli , korupsi , dan kolusi yang berskala masif antara penguasa dan pengusaha sehingga penyimpangan serta skandal raksasa di bidang ekonomi banyak terjadi.
15. Sebutkan isi TAP MPR No. VII/MPR/2001
TAP MPR NO.VII/MPR/21 Tentang Visi Indonesia Masa depan yang terdiri atas tiga Visi , yaitu sebagai berikut :
1) Visi Indonesia masa depan ialah cita-cita luhur sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945.
2) Visi lima tahunan di rumuskan dalam Garis-garis Besar Haluan Negara.
3) Visi antara masa depan dan lima tahunan di sebut Visi Indonesia 2020.

16. Apa visi Indonesia 2020.
Terwujudnya masyarakat Indonesia yang religius , manusiawi, bersatu, demokratis, adil, sejantera, maju, mandiri, serta baik dan bersih dalam penyelenggaraan Negara.

17. Sebutkan 7 hal tantangan dalam upaya mewujudkan Visi Indonesia 2020
1. Pemantapan persatuan dan kesatuan bangsa.
2. Sistem hukum yang adil.
3. Sistim Politik yang Demokratis.
4. Sistem ekonomi yang adil dan produktif.
5. Sistem sosial budaya yang beradab.
6. Sumber Daya Manusiayang bermutu.
7. Globalisasi.

III. PANCASILA DALAM KONTEKS KENEGARAAN RI Penjelasan
1. Pembahasan dalam Pokok Bahasan ini bertujuan memahami system Ketatanegaraan RI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 ?
2. Materi Pendalaman Meliputi:
2.1 Pengertian; Kedudukan; Sifat dan Fungsi UUD 1945 ?.
2.2 Pembukaan UUD 1945
2.3 Pasal-Pasal dan Penjelasan UUD 1945

A. Sistim Ketatanegaraan RI Berdasarkan Pancasila Dan UUD 1945
1. Sebutkan 2 kedudukan, fungsi dan peranan pokok Pancasila bagi Bangsa dan Negara RI
2. Sebutkan minimal 4 contoh dan Jelaskan pengertiannya, kedudukan, fungsi dan peranan Pancasila selain kedudukan pokok tersebut.
3. Jelaskan pengertian
a. Hukum Dasar

Aturan-aturan yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelengaraan Negara yang tertulis dan tidak tertulis.

b. Pembagian Hukum Dasar
• Hukum dasar tertulis (undang undang dasar)
• Hukum dasar tidak tertulis (konvensi)

c. UUD
Kumpulan aturan atau ketentuan dalam suatu kodifikasi mengenai hal-hal yang mendasar atau pokok ketatanegaraan suatu Negara sehingga kepadanya di berikan sifat kekal dan luhur , sedangkan untuk mengubahnya diperlukan cara yang istimewa serta lebih berat jika di bandingkan dengan pembuatan atau perubahan peraturan perundang-undangan sehari-hari.

CST Kansil : Piagam-piagam tertulis yang sengaja diadakan dan memuat segala apa yang di anggap oleh pembuatnya menjadi asas fundamental dari negara pada waktu itu.

d. Konvensi
Hukum dasar yang tidak tertulis yang biasanya dipakai suatu  tata negara yang sudah tua contohnya negara Inggris. Walaupun Konstitusi tak terttulis bersifat kurang tegas /terang dan sistematis namun tidak kaku (supel=elastis /fleksibel)seperti UUD,  sehingga mudah di ubah menyesuaikan diri dengan keadaan.

4.Jelaskan
a. Pengertian UUD 1945
Keseluruhan naskah yang terdiri dari :
1) Pembukaan yang terdiri atas 4 alinea
2) Batang tubuh Undang-Undang Dasar 1945 yang berisi pasal 1 sampai dengan 37 yang terdiri atas 16 BAB , 4 pasal aturan peralihan , 2 ayat aturan tambahan . serta,
3) Pasal-pasal dan penjelasan UUD 1945 yang terbagi dalam penjelasan umum dan penjelasan pasal demi pasal.
Pembukaan , batang tubuh yang terdiri dari pasal-pasal dan penjelasan UUD 1945 merupakan satu kesatuan yang utuh yang merupakan bagian-bagian yang satu sama lain tidak dapat di pisahkan.

b. Kapan, dimana dan dalam siaran apa pertama kali disiarkan
Naskah resmi di muat dan di siarkan dalam berita Republik Indonesia tahun II No.7 yang terbit pada tanggal 15 februari 1946, suatu penerbitan resmi pemerintah RI.

c. Kapan dan Badan apa yang mengesahkan pertama Kali
Di sahkan dan mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945 di tetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( PPKI).

d. Jelaskan tentang kedudukan UUD 1945
Landasan Struktural dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. yang berisi aturan atau ketentuan pokok atau dasar ketatanegaraan, bahkan }ebih dari itu, yaitu untuk menjamin suatu sistem atau bentuk negara serta cara penyelenggaraannya beserta hak-hak dan kewajiban rakyatnya, maka undang-undang dasar harus diberikan sifat yang kekal dan luhur. Oleh karena itu, pada umumnya para penguasa negara sebelum melaksanakan tugasnya diharuskan bersumpah atau berjanji setia kepada Undang-Undang Dasar.

e. Jelaskan Sifat UUD 1945
UUD 1945 mempunyai sifat yang luhur , tetapi bagaimanapun luhurnya UUD harus memperoleh pelaksanaan sebagaimana mestinya.

f. Fungsi UUD 1945
UUD 1945 adalah hukum dasar yang tertulis , yang mempunyai arti bahwa UUD 1945 mengikat pemerintah , setiap lembaganegara, lembaga masyarakat, dan seluruh warga Negara Indonesia di manapun mereka berada dan setiap pendudukan yang berdomisili di wilayah negara Republik Indonesia. Sebagai hukum, UUD 1945 berisi norma, aturan, dan ketentuan yang dilaksanakan dan ditaati.

5. a. Berisi tentang apa Tap MPR No. III/MPR/2000
Sumber Hukum dan Peraturan Perundang-undangan menjelaskan bahwa pengertian Undang-undang dasra 1945 adalah hukum dasar tertulis Negara Indonesia , memuat dasar dan garis besar hukum dalam penyelenggaraan Negara.

b. Sebutkan Dasar Urutan Peraturan Perundangan Menurut Tap MPR No. III/MPR/2000.
1. Undang-Undang Dasar 1945.
2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Republik Indonesia.
3. Undang-undang.
4. Peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perpu).
5. Peraturan pemerintah.
6. Keputusan Presiden.
7. Peraturan Daerah.

6. PEMBUKAAN UUD 1945
a. Jelaskan merupakan sumber apa Pembukaan UUD 1945 bagi Bangsa Indonesia?
Undang-Undang Dasar 1945 merupakan sumber hukum tertinggi dari hukum yang berlaku di Indonesia, sedangkan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan sumber dari motivasi dan aspirasi perjuangan serta tekad bangsa Indonesia untuk mencapai tujuan nasional.

b. Jelaskan bahwa Pembukaan UUD 1945 mengandung Arti yang dalam dan lestari ?
Pembukaan merupakan sumber dan cita-cita hukum dan cita-cita moral yang ingin ditegakkan, baik dalam lingkungan nasional maupun dalam hubungan pergaulan bangsa-bangsa di dunia. Pembukaan UUD 1945 itu mempunyai arti yang dalam dan lestari, karna mampu menampung dinamika masyarakat dan akan tetap menjadi landasan perjuangan bangsa Indonesia selama bangsa Indonesia tetap setia kepada negara Proklamasi 17 Agustus 1945.

7. Jelaskan hubungan PROKLAMASI KEMERDEKAAN 17 Agustus 1945 dengan PEMBUKAAN UUD 1945.
Pembukaan UUD 1945 merupakan rangkaian yang tidak dapat dipisahkan dari proklamasi 17 Agustus 1945. Proklamasi pada hakikatnya adalah pencetusan dari segala perasaan yang sedalam-dalamnya yang terbenam dalam kalbu rakyat Indonesia. Proklamasi beserta anak kandungnya yang berupa Pembukaan UUD 1945 telah melukiskan pandangan hidup, tujuan hidup, falsafah hidup, dan rahasia hidup kita sebagai bangsa. Apabila proklamasi itu merupakan suatu proclamation of independence, maka Pembukaan UUD 1945 merupakan declaration of independfence dari Republik Indonesia
8. Apa arti Pembukaan UUD 1945, merupakan pokok-pokok kaidah Negara dan Fundamental?
Dasar –dasar pokok yang menjadi landasan dan peraturan hukum yang tertinggi bagi hukum-hukum yang lainnya, termasuk hukum dasar tertulis serta hukum dasar tidak tertulis (konvensi).
9. Sebutkan kaidah Negara Fundamental yang terdapat dalam Pembukaan. UUD 1945?
1. Dasar –dasar pembentukan Negara.
a) Tujuan Negara, yang menyatakan Negara Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuan, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia memajukan kesejahteraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial.
b) Asas politik Negara.yaitu pernyataan yang menyatakan bahwa Negara Indonesia yang berbentuk republic dan berkedaulatan rakyat.
c) Asas kerohanian Negara.yaitu dasar falsafah Negara Pancasila yang meliputi hidup kenegaraan dan tertib hukum di Indonesia.

2. Ketentuan di adakanya undang-undang dasar Negara.
Ketentuan ini dapat di lihat dalam kalimat “…maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu undang-undang dasar negara…” hal ini menunjukan sebab keberadaan sumber hukum undang-undang dasar Negara.

10.Sebutkan makna yang terkandung dalam alinea-alinea Pembukaan UUD 1945
Alinea Pertama
Alinea pertama Pembukaan UUD 1945 berbunyi, “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”.
Makna yang terkandung dalam alinea ini adalah sebagai berikut.
1. Adanya keteguhan dan kuatnya: pendirian bangsa Indonesia menghadapi masalah kemerdekaan melawan penjajah.
2. Tekad bangsa Indonesia untuk tetap berdiri di barisan yang paling depan untuk menentang dan menghapuskan penjajahan di atas dunia.
3. Pengungkapan suatu dalil objektif, yaitu bahwa penjajahan tidak sesuai denga perikemanusiaan dan perikeadilan, oleh karenanya harus ditentang dan harus dihapuskan agar semua bangsa di dunia ini dapat menjalankan hak kemerdekaannya sebagai hak asasi.
4. Pengungkapan suatu dalil subjektif, yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. Dalil ini meletakkan tugas kewajiban kepada bangsa/pemerintah Indonesia untuk senantiasa melawan setiap bentuk penjajahan dan mendukung setiap kemerdekaan suatu bangsa.
Alinea kedua
Alinea kedua berbunyi, “Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai kepada scat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.”
Alinea ini menunjukkan kebanggaan dan penghargaan kepada perjuangan bangsa Indonesia, adanya kesadaran bahwa keadaan sekarang tidak dapat dilepaskan dari keadaan masa lalu dan langkah yang akan ditempuh sekarang untuk menentukan keadaan yang akan datang.
Makna yang terkandung dalam alinea ini adalah sebagai berikut.
1.. Perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai pada saat
yang menentukan.
2. Momentum yang telah dicapai itu harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan.
3. Kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir, tetapi masih diisi dengan usaha mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Hal ini merupakan cita-cita nasional bangsa Indonesia.

Alinea ketiga
Alinea ketiga berbunyi, “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha,Kuasa dan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”
Makna yang terkandung dalam alinea ini adalah sebagai berikut.
1. Motivasi spiritual yang luhur bahwa kemerdekaan bangsa kita berkat rahmat dari Tuhan.
2. Keinginan yang didambakan oleh segenap bangsa Indonesia untuk hidup yang berkeseimbangan antara kehidupan material dengan spiritual dan kehidupan dunia dengan akhirat.
3. Pengukuhan melalui proklamasi kemerdekaan sebagai suatu negara yang berwawasan kebangsaan.

Alinea keempat
Alinea keempat berbunyi, “Kemudian daripada itu untuk membentuk pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijakan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”
Makna yang terkandung dalam alinea ini adalah sebagai berikut.
1. Tujuan sekaligus fungsi negara Indonesia, yaitu:
a. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,
b. Memajukan kesejahteraan umum,
c. Mencerdaskan kehidupan bangsa,
d.Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berkedaulatan,kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
2. Negara Indonesia berbentuk Republik dan berkedaulatann rakyat.
3. Negara Indonesia mempunyai dasar falsafah Pancasila.

11. Sebutkan 4 pokok Pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 ?
Ada empat pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 yang memiliki makna yang sangat dalam, yaitu sebagai berikut.
1. Pokok pikiran pertama: “Negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasarkan atas persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Dalam Pembukaan ini diterima aliran pengertian negara persatuan, negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa seluruhnya. Jadi, negara mengatasi segala paham golongan dan paham perseorangan. Negara menurut pengertian “Pembukaan” itu menghendaki persatuan meliputi segenap bangsa Indonesia seluruhnya. Ini suatu dasar negara yang tidak boleh dilupakan.
Rumusan ini menunjukkan pokok pikiran persatuan. Dengari pengertian yang lazim, negara, penyelenggara negara, dan setiap warga negara wajib mengutamakan kepentingan negara di atas keper!tingan golongan ataupun perseorangan.
2. Pokok pikirant kedua: “Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat”. Ini merupakan pokok pikiran keadilan sosial. Pokok pikiran yang hendak diwujudkan oleh negara bagi seluruh rakyat ini didasarkan pada kesadaran bahwa manusia Indonesia mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat.
3. Pokok pikiran ketiga: “Negara yang berkedaulatan rakyat berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan”. Oleh karena itu, sistem negara yang terbentuk dalam undang-undang dasar harus berdasar atas kedaulatan rakyat dan permusyawaratan/perwakilan. Memang aliran ini sesuai dengan sifat masyarakat Indonesia. Ini adalah pokok pikiran kedaulatan rakyat, yang menyatakan bahwa kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat.
4. Pokok pikiran keempat: “Negara berdasar atas ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab”. Oleh karena itu, undang-undang dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintahan dan lain-lain penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur. Ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan kemanusiaan yang adil dan beradab.

12. Sebutkan 7 kunci Pokok Sistem Pemerintahan Negara RI menurut UUD 1945 ?
1) Indonesia ialah Negara yang Berdasarkan atas Hukum (reschsstaat)
Negara Indonesia berdasar atas hukum (rechtsstaat), tidak berdasarkan kekuasaan belaka (mach~tsstaat). Pernyataan ini mengandung arti bahwa negara termasuk di dalamnya pemerintah dan lembaga-lembaga yang lain, dalam melaksanakan tindakannya harus dilandasi oleh hukum atau dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Tekanan pada hukum (rec)tt) menunjukkan sebagai lawan dari kekuasaan (macht). Prinsip ini tampak dalam rumusan pasal-pasalnya dan merupakan pelaksanaan dari pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 yang diwujudkan oleh cita¬cita hukum (rechtsidee), menjiwai UUD 1945, dan hukum dasar yang tidak tertulis. Sesuai dengan semangat Pembukaan UUD 1945, negara hukum yang dimaksud bukanlah sekadar negara hukum dalam arti formal, apalagi bukanlah negara hanya sebagai penjaga malam atau penjaga ketertiban yang menjaga jangan terjadi pelanggaran dan menindak para pelanggar Hukum. Pengertian negara hukum menurut UUD 1945 adalah negara hukum dalam arti luas, yaitu negara hukum dalam arti material. Dalam hal ini peranan negara bukan saja melindungi segenap bangsa juga harus memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Berdasarkan semangat negara hukum dalam arti kata luas (material) itu, setiap tindakan negara haruslah mempertimbangkan dua kepentingan, yaitu kegunaannya (doelmatigheid) dan dasar hukumnya (rechtmatigheid). Oleh sebab itu, perlu kiranya dipahami ciri-ciri negara hukum yang sudah berlaku umum bagi negara yang berdasarkan kepada hukum. Ciri-ciri negara hukum tersebut antara lain:
1. pengakuan akan hak asasi manusia,
2. adanya asas legalitas, dan
3. adanya suatu peradilan yang bebas dan tidak memihak.
2) Sistem Konstitusional
Pemerintah berdasar atas sistem konstitusi (hukum dasar) tidak bersifat absolutisme (kekuasaan tidak terbatas). Sistem konstitusional memberikan ketegasan cara pengendalian pemerintahan negara yang dibatasi oleh ketentuan dalam konstitusi dan sekaligus dengan perundang-undangan lain sebagai produk konstitusi, seperti ketetapan MPR, undang-undang, dan lain-lainnya. Oleh sebab itu, sistem konstitusional sekaligus memperkuat sistem negara hukum yang dijelaskan di atas. Kedua sistem di atas, yaitu negara hukum dan sistern konstitusional ibarat dua sisi satu mata uang yang dapat memperlancar pelaksanaan pencapaian cita-cita nasional.

3) Kekuaaan Negara yang Tertinggi di Tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat (die gesamte Staatgewalt liegt allein bei der Majelis)
Kedaulatan rakyat dipegang oleh suatu badan, bernama Mejelis Permusyawaratan Rakyat, sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia Vertretungsorgan des Willens des Staatsvolkes). Majelis ini menetapkan undang-undang dasar dan menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara. Mejelis ini Kepala Negara (Presiden) dan Wakil Kepala Negara (Wakil Presiden). Majelis inilah yang memegang kekuasaan negara yang tertinggi, sedangkan Presiden harus menjalankan haluan negara menurut garis-garis besar yang telah ditetapkan oleh MPR. Presiden yang diangkat oleh MPR, tunduk dan bertanggung jawab kepada MPR. la mandataris dari MPR. la wajib menjalankan putusan-putusan MPR. Presiden tidak neben, tetapi tcntergeordnet kepada MPR,.
Demikianlah kedudukan MPR diuraikan dalam Penjelasan UUD 1945. Dalam uraian ini terjelma pokok pikiran kedaulatan rakyat yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. Sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, MPR mempunyai tugas dan wewenang yang sangat menentukan jalannya negara dan bangsa, yaitu: .
a. Menetapkan undang-undang dasar,
b. Menetapkan Garis-Garis Besar Haluan Negara,
c. Memilih dan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden, dan
d. Mengubah undang-undang dasar.
Berdasarkan kewenangan yang demikian itu, maka kekuasaan MPR luas. Kenyataan ini adalah logic, karena MPR adalah pemegang kedaulatan rakyat, maka segala keputusan yang diambil haruslah mencerminkan keinginan dan aspirasi seluruh rakyat.
4) Presiden ialah Penyelenggara Pemerintahan Negara yang Tertinggi di Bawah Majelis
Penjelasan Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan, “Di bawah Majelis Permusyawaratan Rakyat, Presiden ialah penyelenggara pemerintahan negara yang tertinggi. Dalam menjalankan pemerintahan negara, kekuasaan dan tanggung jawab adalah di tangan Presiden(concentration of power and responsibility) Sistem ini adalah logis, karena Presiden diangkat olejt- Presiden bukan saja diangkat oleh MPR, teta pi dipercaya dan diberi tugas untuk melaksanakan kebijakan rakyat yang Berupa Garis-garis Besar Haluan
Negara ataupun ketetapan MPR yang ‘niiya; Oleh sebab itu, Presiden adalah Mandataris MPR. Presidenlah yang memegang tanggung jawab atas jalannya pemerintahan yang dipercayakan kepadanya dan mempertanggungjawabkan kepada MPR, bukan kepada badan lain.
5) Presiden Tidak Bertanggung Jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat
Dalam Penjelasan UUD 1945 dinyatakan, “Di samping Presiden adalah Dewan Perwakilan Rakyat”. Presiden harus mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat untuk membentuk undang¬undang (Gesetzgebung) dan untuk menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Staatsbegrooting). Oleh sebab itu, Presiden haruslah bekerja sama dengan Dewan. Akan tetapi, Presiden tidak bertanggung jawab kepada Dewan, artinya kedudukan Presiden tidak tergantung dari Dewan. Menurut sistem pemerintahan kita, Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR, tetapi Presiden bekerja sama dengan DPR. Dalam hal pembuatan undang-undang dan menetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara harus mendapat persetujuan DPR. Presiden tidak dapat membubarkan DPR seperti pada sistem parlementer, namun DPR pun tidak dapat menjatuhkan Presiden, karena Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR.
6) Menteri Negara ialah Pembantu Presiden, Menteri Negara Tidak Bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat
Dalam penjelasan UUD 1945 dinyatakan, “Presiden mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri negara. Menteri-menteri itu tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Kedudukannya tidak tergantung dari Dewan, tetapi tergantung pada Presiden. Mereka ialah pembantu Presiden.” Pengangkatan dan pemberhentian menteri¬menteri negara adalah sepenuhnya wewenang Presiden. Menteri¬menteri tersebut tidak bertanggung jawab kepada DPR, tetapi bertanggung jawab kepada Presiden, karena status mereka adalah sebagai pembantu Presiden. Meskipun demikian, menteri-menteri negara itu bukanlah pegawai tinggi biasa. Dengan petunjuk dan persetujuan Presiden, menteri-menteri inilah yang pada hakikatnya menjalankan.kekuasaan pemerintahan di bidangnya masing-masing. Inilah yang disebut sistem kabinet presidensial.
Dalam praktek penyelenggara pemerintahan selama ini, terdapat menteri koordinator, menteri yang memimpin departemen, menteri negara, dan menteri muda. Pada hakikatnya, semua adalah menteri negara, pembantu Presiden.
7) Kekuasaan Kepala Negara Tidak Tak Terbatas
Dalam Penjelasan UUD 1945 dinyatakan, “Meskipun Kepala Negara tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat, is bukan “diktator”, artinya kekuasaan tidak tak terbatas. Di samping bertanggung jawab kepada MPR, Presiden juga harus memperhatikan sungguh-sungguh suara Dewan Perwakilan Rakyat.” Penegasan kembali kekuasan Presiden tidak tak terbatas, sekalipun sudah ditegaskan dalam kunci pokok kedua, dalam sistem pemerintahan konstitusional, bukan bersifat absolut. Penunjukan fungsi/peranan DPR dan fungsi/peranan para menteri sebagai pembantu Presiden adalah untuk mencegah kemungkiran kekuasaan pemerintahan di tangan Presiden menjurus ke arah kekuasaan mutlak (absolutisme). Sesuai dengan sistem pemerintahan negara yang dijelaskan dalam UUD 1945, kedudukan dan peranan DPR adalah kuat, bukan saja tidak dapat dibubarkan oleh Presiden (berlainan dengan sistem parlementer). Kecuali itu, anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakyat semuanya merangkap menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat. Oleh karena itu, Dewan Perwakilan Rakyat dapat senantiasa mengawasi tindakan-tindakan Presiden dan jika Dewan menganggap bahwa Presiden sungguh melanggar haluan negara yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan dapat mengundang Majelis untuk persidangan istimewa dalam rangka meminta pertanggungjawaban Presiden. Jadi, sesuai dengan sistem ini, kebijakan atau tindakan Presiden dibatasi pula oleh adanya pengawasan yang efektif oleh DPR. Sistem atau mekanisme ini merupakan sarana preventif untuk mencegah pemerosotan sistem konstitusional menjadi absolutisme. Sistem kekuasaan Presiden tidak tak terbatas juga ditujukan agar adanya fungsi dan peranan para menteri negara sebagai pembantu Presiden yang cukup besar. Seperti dijelaskan dalam Penjelasan UUD 1945, bahwa menteri bukan pegawai tinggi biasa, tetapi menjalankan kekuasaan pemerintahan dalam praktek. Di bidangnya, menteri dianggap mengetahui seluk-beluk masalah yang dihadapinya, sehingga menteri mempunyai pengaruh besar kepada Presiden dalam menentukan politik negara mengenai departemennya. Berdasarkan penjelasan itu tidaklah berarti mengurangi wewenang dan tanggung jawab Presiden dan juga tidak berarti Presiden hanya didikte saja oleh menteri-menterinya.
Dalam sistem ini yang ingin ditonjolkan adalah para menteri sebagai pemimpin-pemimpin negara yang membantu Presiden agar dalam penyelenggaraan kekuasaan pemerintahan tetap dipegang teguh pada sistem pemerintahan sesuai undang-undang dasar, negara hukum, pemerintahan kostitusional, dan sebagainya sehingga dapat dicegah agar jalannya pemerintahan negara yang terletak pada satu orang, yaitu Presiden, dan tidak menjurus ke absolutisme.
Dalam sistem ini, sekaligus ingin ditekankan perlunya daya guna dan basil guns kerja pemerintah, sebagaimana dinyatakan dalam Penjelasan UUD 1945, “Untuk menetapkan politik pemerintahan dan koordinasi dalam pemerintahan negara, para menteri bekerja sama satu sama lain seerat-eratnya di bawah pimpinan Presiden.” Dalam kerangka inilah sistem pemerintahan negara Indonesia memiliki kabinet yang dipimpin oleh Presiden.
13. Sebutkan perbedaan Lembaga-lembaga Negara menurut UUD 1945 sebelum dan sesudahan amandemen ?
Menurut Amandemen UUD 1945 tidak mengenal lembaga tertinggi dan tinggi Negara melainkan Lembaga Kekuasaan negara.

LEMBAGA SEBELUM DAN SESUDAH AMANDEMEN UUD 1945

Sebelum
1. Presiden
2. DPA(Dewan Pertimbangan Agung)
3. DPR(Dewan Perwakilan Rakyat).
4. BPK.(Badan Pemeriksa Keuangan)
5. MA (Mahkamah Agung)

Sesudah

1. Lembaga Legislatif, yaitu MPR terdiri atas DPR dan DPD.
2. Lembaga Eksekutif, yaitu Presiden dan Wakil Presiden.
3.Lembaga Yudikatif yang memegang kekuasaan kehakiman , terdiri atas:
MA(mahkamah Agung), MK (Mahkamah Konstitusi), KY(Komisi Yudisial).
4. BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).

14. Sebutkan Perbedaan MPR sebelum dan sesudah Amandemen UUD 1945 (pakai Matrik)?
NO Perbedaan Sebelum Sesudah
1.

2.

3.

4. Komposisi

Rekrutmen

Legislasi

Kewenangan DPR, utusan daerah, dan golongan.

DPR(Lewat Pemilu dan diangkat), utusan daerah dan golongan yang diangkat.

Oleh DPR

Tak terbatas Anggota DPR dan DPD.

Seluruh anggota DPR dan DPD dipilih lewat pemilu.

Kekuasaan, legislasi ada di DPR, DPD juga dapat mengajukan dan membahas RUU berkaitan dengan otonomi daerah.

Terbatas 3, yaitu mengubah UUD, melantik Presiden/Wakil Presiden, dan Impeachment.

15. Buat Bagan Lembaga-Lembaga Negara dalam UUD 1945 sebelum dan sesudah Amandemen UUD 1945?

Sebelum Perubahan UUD 1945

Sesudah Perubahan UUD 1945

LEGISLATIF EKSEKUTIF YUDIKATIF

Keterangan :
MK = MAHKAMAH KONSTITUSI
MA = MAHKAMAH AGUNG
KY = KOMISI YUDISIAL

16. Sebutkan Tap MPR yang menetapkan Piagam Hak Asasi Manusia?
TAP MPR No.XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia menyatakan bahwa hak asasi manusia adalah hak dasar yang melekat pada diri manusia yang sifatnya kodrati dan universal sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa, dan berfungsi unutk menjamin kelangsungan hidup , kemerdekaan , perkembangan manusia, dan masyarakat yang tidak boleh di abaikan , di rampas, atau di ganggu gugat oleh siapapun.

Sebutkan 10 Bab yang mengatur HAM ?
1. Hak Untuk Hidup (Bab I).
2. Hak Berkeluarga dan melanjutkan keturunan(Bab II).
3. Hak Mengembangkan diri (Bab III).
4. Hak Keadilan (Bab IV)
5. Hari Kemerdekaan (Bab V)
6. Hari atas Kebebasan Informasi (Bab VI)
7. Hak Keamanan (Bab VII)
8. Hak Kesejahteraan (Bab VIII)
9. Kewajiban (Bab IX)
10. Perlindungan dan Kemajuan (Bab X)

17. Sebutkan Pasal -pasal dalam UUD 1945 yang mengatur lambang-lambang Persatuan Indonesia?
1. Pasal 35 menetapkan Bendera Negar Indonesia ialah Sang Merah Putih.
2. Pasal 36 menetapkan Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia.
3. Pasal 36A menetapkan Lambang Negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika.
4. Pasal 36B menetapkan Lagu Kebangsaan ialah Indonesia Raya.
5. Pasal 36C menetapkan Ketentuan lebih lanjut mengenai Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan di atur dengan undang undang.

18. Sebutkan kelemahan-kelemahan UUD 1945 sebelum di amandemen menurut Moh.Mahmud.MD (ada 4) ?

  1. Tidak adanya mekanisme chek and balance.
  2. Terlalu banyaknya atribut kewenangan
  3. Adanya pasal-pasal yang multi tafsir.
  4. Terlalu percaya pada semangat orang (penyelenggara Negara).

19. Untuk menampung aspirasi yang terkandung dalam semangat Reformasi untuk melakukan amandemen terhadap UUD 1945 ?
Sebutkan Tap-Tap MPR yang menjadi Landasan Kontitusional amandemen UUD 1945

  1. Pencabutan ketetapan MPR tentang referendum (dengan TAP No.VIII/MPR/1998)
  2. Pembatasan Masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden (TAP No.XIII/MPR/1998)
  3. Pernyataan Hak Asasi Manusia (TAP No. XVII/MPR/1998)
  4. Pencabutan Ketetapan MPR NO.II/MPR/1978 tentang P-4 dan penetapan tentang penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara (TAP. NO. XVIII?MPR/1998).
  5. Perubahan pertama UUD 1945 pada tanggal 19 Oktober 1999.
  6. Perubahan kedua UUD1945 pada tanggal 18 Agustus 2000.
  7. Sumber Hukum dan Tata Urutan Perundang-undangan (TAP.NO. III/MPR/2000).
  8. Perubahan Ketiga UUD 1945 pada tanggal 1-10 Nvember 2001.
  9. Perubahan keempat (terakhir)UUD 1945 pada tanggal 1-11 Agustus 2002.

20. Buat matrik hasil Amandemen UUD 1945 selama 4 kali?

Materi asli UUD 1945 Hasil Perubahan UUD 1945
Kekuasaan presiden seolah-olah tak terbatas Dibatasi hanya 2 kali masa jabatan.
Tindak tegas peran DPR dalam membentuk Undang-undang. DPR memegang kekuasaan membentuk undang-undang.
Presiden mengangkat/menerima duta tanpa pertimbangan DPR Presiden mengangkat/menerima duta dengan pertimbangan DPR.
Presiden memberi grasi , amnesty , abolisi, dan rehabilitasi tanpa pertimbangan Mahkamah Agung. Presiden memberi grasi dan rehabilitasi dengan pertimbangan mahkamah Agung, amnesty, dan abolisi
Pemerintah bersifat sentralistik Desentralisasi pemerintahn dengan dilaksanakan nya otonomi daerah.
HAM tidak diatur secra lengkap HAM diatur secara lengkap
MPR memegang kedaulatan rakyat MPR tidak lagi memegang kedaulatan rakyat
Presiden / Wakil presiden di pilih MPR Presiden dan Wakil di pilih langsung oleh rakyat
Tidak diatur apakah presiden dapat membekukan/membubarkan DPR Presiden tidak dapat membekukan dan atau membubarkan DPR.
Tidak ada Dewan Perwakilan Daerah Terbentuknya Dewan Perwakilan Daerah
Tidak Ada Komisi Yudisial Terbentuknya Komisi yudisial yang mengusulkan pengangkatan Hakim Mahkamah Agung.
Tidak ada Mahkamah konstitusi Terbentuk mahkamah Konstitusi yang menguji undang-undang terhadap Undang-Undang dasar .
Komposisi MPR adalah DPR, Utusan daerah, dan Utusan Golongan. Komposisi MPR adalah DPR dan DPD yang semuanya di pelih melalui pemilu.


IV. PANCASILA DALAM PARADIGMA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT_ BERBANGSA DAN BERNEGARA

Penjelasan
A. 1. Tujuan Pendalamam Pokok Bahasan ini adalah untuk memahami Pancasila sebagai paradigma kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta aktualisasi Pancasila dalam kehidupan.
2. Materi Pendalaman Meliputi:
2.1 Pengertian Paradigma.
2.2 Pancasila sebagai Paradigma Pengembangan IPTEK
B. PANCASILA PARADIGMA PEMBANGUNAN
1. Jelaskan pengertian Paradigma menurut Kamus Bahasa Indonesia?

Istilah paradigma menurut Kamus Bahasa Indonesia (Depdikbud 1990) memiliki beberapa pengertian, yaitu
(1) Daftar dari semua pembentukan dari sebuah kata yang memperlihatkan konjugasi dan deklinasi kata tersebut,
(2)model dalam teori ilmu pengetahuan,
(3) kerangka berpikir.
Dalam konteks ini pengertian paradigma adalah pengertian kedua dan ketiga, khususnya yang ketiga, yaitu kerangka berpikir. Secara terminologis tokoh yang mengembangkan istilah paradigma sebagai ilmu terutama dalam kaitannya dengan filsafat ilmu pengetahuan adalah Thomas S pengetahuan. Khun

2. Bagaimana pengertian Paradigma menurut Kaelan ?
Pengertian paradigma adalah suatu asumsi-asumsi dan asumsi-asumsi teoretis yang umum, sehingga merupakan sumber hukum, metode, serta penerapan dalam ilmu pengetahuan yang menentukan sifat, ciri, serta karakter ilmu pengetahuan itu sendiri (Kaelan 2000).
3. Dalam Perkembangan selanjutnya istilah Paradigma mengandung konotasi pengertian apa?
Istilah ilmiah itu berkembang kepada bidang-bidang kehidupan lainnya, sehingga menjadi terminologi dari suatu perkembangan dan pembangunan yang mengandung konotasi pengertian:
1. kerangka berpikir,
2. sumber nilai, dan
3. orientasi arah.

4. Jelaskan pengertian Pembangunan Nasional
Pembangunan nasional adalah upaya bangsa untuk mencapai tujuan nasionalnya sebagaimana dinyatakan dalam Pembukaan UUD 1945.

5. Jelaskan pengertian Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Nasional?
Pada hakikatnya Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional mengandung arti bahwa segala aspek pembangunan harus mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

6. Sebutkan Tujuan Nasional bangsa Indonesia. Dimana dicamtumkan ?
a. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk,
b. Memajukan kesejahteraan umum,
c. Mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 dan wujudkan melalui pelaksanaan penyelenggaraan negara yang berkedaulatan rakyat dan demokratis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

7. Jelaskan secara singkat dan jelaskan bahwa sila-sila Pancasila merupakan nilai kerangka berpikir serta asas moralitas bagi pembangunan IPTEKS
Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-silanya harus merupakan sumber nilai, kerangka berpikir serta asas moralitas bagi pembangunan iptek. Apabila kita melihat sila-sila derni sila menunjukkan sistem etika dalam pembangunan iptek (Kaelan 2000), yaitu sebagai berikut.
Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irrasional, antara akal, rasa, dan kehendak. Berdasarkan sila pertama ini iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga mempertimbangkan maksud dan akibatnya kepada kerugian dan keuntungan manusia dan sekitarnya. Pengolahan diimbangi dengan pelestarian. Sila pertama menempatkan manusia di alam semesta bukan sebagai sentral melainkan sebagai bagian yang sistematika dari alam yang diolahnya.
Sila kemanusiaan yang adil dan beradab, memberikan dasar-dasar moralitas
bahwa manusia dalam mengembangkan iptek haruslah secara beradab. Iptek adalah bagian dari proses budaya manusia yang beradab dan bermoral. Oleh sebab itu, pembangunan iptek harus berdasarkan kepada usaha-usaha mencapai kesejahteraan umat manusia. Iptek harus dapat diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia, bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkuh dan sombong akibat dari penggunaan iptek.
Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek. Oleh sebab itu, Iptek harus dapat dikembangkan untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan selanjutnya dapat dikembangkan dalam hubungan manusia Indonesia dengan masyarakat internaional.
Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijakan dalam permusyawaratan/ perwakilan, prinsip demokrasi sebagai jiwa sila keempat ini dapat mendasari pemikiran manusia secara bebas untuk mengkaji dan mengembangkan iptek. Seorang ilmuwan harus pula memiliki sikap menghormati terhadap hasil pemikiran orang lain dan terbuka, dikritik dan dikaji ulang hasil dari pemikirannya. Penemuan Iptek yang telah teruji kebenarannya harus dapat dipersembahkan kepada kepentingan rakyat banyak.
Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan hubungan antara manusia dengan sesamanya, hubungan antara manusia dengan Tuhan sebagai penciptanya, hubungan manusia dengan lingkungan di mana mereka berada.

8. Jelaskan secara singkat konsep Pancasila sebagai Paradigma pembangunan?
Kedudukan Pancasila sebagai paradigma pembangunan nasional harus memperhatikan konsep berikut ini.
1. Pancasila harus menjadi kerangka kognitif dalam identifikasi diri sebagai bangsa. Pancasila harus diletakkan sebagai kerangka berpikir yang objektif rasional dalam membangun kepribadian bangsa. Oleh sebab itu, perlu dikembangkan budaya ilmu pengetahuan dalam memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
2. Pancasila sebagai landasan pembangunan nasional, perubahan yang terjadi dalam masyarakat dan bangsa akibat dari pembangunan harus- semakin menempatkan nilai-nilai Pancasila yang dapat dirasakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
3. Pancasila merupakan arah pembangunan nasional, proses pembangunan nasional tidak terlepas dari kontrol nilai-nilai Pancasila. Oleh sebab itu, ke mana arah pembangunan melalui tahap-tahapnya tidak dapat dilepaskan dari usaha mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila, sehingga pembangunan adalah pengamalan Pancasila.
4. Pancasila merupakan etos pembangunan nasional, untuk mewujudkan visi Indonesia masa depan diciptakan misi pengamalan Pancasila secara konsisten dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Konsistensi antara teori dan kenyataan dan ucapan dengan tindakan, merupakan paradigma baru dalam menjadikan Pancasila sebagai etika pembangunan nasional.
5. Pancasila sebagai moral pembangunan, sebutan ini mengandung maksud agar nilai-nilai luhur Pancasila (norma-norma Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945) dijadikan tolok ukur dalam melaksanakan pembangunan nasional, baik dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, maupun dalam evaluasinya.

9. Sebutkan prinsip-prinsip yang harus diperhatikan dalam pembangunan Nasional
Pembangunan nasional harus dapat memperhatikan prinsip-prinsip berikut ini.
1. Hormat terhadap keyakinan religius setiap orang.
2. Hormat terhadap martabat manusia sebagai pribadi atau subjek (manusia seutuhnya)
3. Kesatuan sebagai bangsa yang melayani segala bentuk sektarianisme. Ini berarti komitmen kepada nilai kebersamaan seluruh bangsa dan komitmen moral untuk mempertahankan eksistensi dan perkembangan seluruh bangsa Indonesia.
4. Nilai-nilai yang terkait dengan demokrasi konstitusional (persamaan politis, hak-hak asasi, hak-hak, dan kewajiban kewarganegaraan).
5. Keadilan sosial yang mencakup persamaan (equality) dan pemerataan (equity).

10. Jelaskan hal-hal yang harus diperhatikan dalarn pengembangan Pancasila sebagai ideology?
Hal-hal yang harus di perhatikan dalam peranan dan kedudukan Pancasila bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti berikut ini.
1) Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
Nilai-nilai dasar dalam ideologi Pancasila dirumuskan dalam UUD 1945 untuk memperjelas suatu tatanan kehidupan beragama, hukum, politik, ekonomi, sosial budaya, hankam, dan sebagainya. Nilai dasar ini tidak berubaah dengan gampang, sedangkan penjabaran nilai dasar kepada nilai operasional dapat berkembang secara kesepakatan bersama di MPR yang disebut dengan amandemen dan GBHN. Nilai dasar tidak mudah berubah karena merupakan tolok ukur stabilitas dan dinamika, untuk Pasal 37 UUD 1945.
2) Wawasan Kebangsaan (Nasionalisme)
Konsep negara (staatsidee) bangsa Indonesia dapat kita rangkum dari pokok-pokok pikiran yang terkandung di dalam Pembukaan UUD 1945.
Negara adalah keadaan kehidupan berkelompoknya bangsa Indonesia, yang:
1) atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa, dan
2) didorongkan oleh keinginan luhur bangsa, untuk
3) berkehidupan yang bebas, dalam arti,
4) merdeka, berdaulat, bersatu, adil, dan makmur,
5) berdasarkan Pancasila.
Dengan adanya unsur pertama menjadi jelas bahwa kita di dalam bernegara tidak akan sekuler. Dengan adanya unsur kedua kita di dalam bernegara tidak merupakan negara agama melainkan berwativasan kebangsaan (didorong oleh keinginan luhur bangsa). Sedangkan unsur berikutnya menjelaskan wawasan kebangsaan tersebut. Oleh karma itu, wawasan kebangsaan Indonesia atau nasionalisme Indonesia ialah berkebangsaan yang bebas, yaitu merdeka, berdaulat, bersatu, adil, dan makmur (Padmo Wahjono, 1991: 31-32).
Pancasila dijadikan platform kehidupan bersama bagi bangsa Indonesia yang sangat majemuk agar tetap terikat erat sebagai bangsa bersatu.

11. Sebutkan aspek Demokrasi yang harus dikembangkan ‘?
Demokrasi sebagai sisters pemerintahan, meliputi rakyat sebagai pendukung kekuasaan dan pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Dukungan rakyat kepada pemerintah dapat menjadikan pemerintah membuat kebijakan yang dapat dipercayai rakyat untuk membawa kesejahteraan kepadanya.
Demokrasi sebagai kebudayaan politik, dalam masyarakat yang sedang membangun hares melakukan perubahan melalui proses dari budaya tradisional patrimordial kepada cara berpikir rasional objektif yang dapat memperkuat kemandiriaan bagi setiap warganegara. Kesetaraan dan persamaan hak yang disadari oleh setiap warga negara merupakan keberhasilan proses demokratisasi.
Demokrasi sebagai struktur organisasi, badan-badan dalam pemerintahan demokrasi harus dapat melaksanakan fungsi dan peranannya, seperti organisasi masyarakat, partai politik, Dewan Perwakilan Rakyat, pemerintah (eksekutif), birokrasi, dan peradilan. Keberhasilan proses demokratisasi sangat ditentukan oleh keseimbangan dari peranan kedudukan badan-badan tersebut. Dalam posisi yang seimbang setiap badan tersebut dapat saling mengontrol satu badan dengan badan lainnya.
Demokrasi sebagai sistem pemerintahan hanya akan berhasil didukung oleh demokrasi sebagai budaya politik yang rasional Hak asasi manusia harus dilaksanakan secara kenteksual sesuai kebudayaan Indonesia yang tercermin dalam kesetaraan dan keseim peranan lembaga-lembaga demokrasi.

C. AKTUALISASI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN
1. Jelaskan Pengertian Aktualisasi menurut Kamus besar Bahasa lndonesia?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Depdikbud 1990) berasal dari kata “aktual” artinya betul¬betul ada, terjadi atau sesungguhnya. Aktualisasi adalah sesuatu mengaktual¬kan.

2. Jelaskan pengertian aktualisasi Pancasila dalam kehidupan?
Aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, Berbangsa, dan bernegara memerlukan kondisi dan iklim yang memungkinkan segenap lapisan masyarakat yang dapat mencerminkan nilai-nilai Pancasila itu dan dapat terlihat dalam perilaku yang sesungguhnya, bukan hanya sekedar lips service untuk mencapai keinginan pribadi dengan mengajak orang lain mengamalkan nilai-nilai Pancasila sedangkan perilaku sendiri jauh dari nilai-nilai Pancasila yang sesungguhnya

3. Jelaskan secara singkat kondisi dan iklim yang memungkinkan untuk mengaktualisasikan visi dan misi Pancasila dalam kehidupan?
Untuk mengaktualisasikan Visi dan misi nilai-nilai Pancasila itu dapat tercermin dalam sikap dan perilaku dari seluruh warga negara, mulai dari aparatur dan pimpinan nasional sampai kepada rakyat biasa.

4. Sebutkan 2 Cara untuk mengaktualisasikan Pancasila dalam Kehidupan?
1. Aktualisasi Pancasila secara objektif, yaitu rnelaksanakan Pancasila dalam setiap aspek penyelenggaraan negara, meliputi bidang legislatif, eksekutif, yudikatif, dan dalam bidang kehidupan kenegaraan lainnya. Seluruh kehidupan kenegaraan dan tertib hukurn Indonesia didasarkan atas filsafat negara Pancasila, asas politik kedaulatan rakyat dan tujuan negara. berdasarkan asas kerokhanian Pancasila.
2. Aktualisasi Pancasila secara subjektif, yaitu pelaksanaan Pancasila dalam setiap pribadi, perseorangan, warga negara, dan penduduk. Pelaksanaan Pancasila secara subjektif sangat ditentukan oleh kesadaran, ketaatan, serta kesiapan individu untuk mengamalkan Pancasila. Sikap dan tingkah laku seseorang sangat menentukan terlaksananya nilai-nilai Pancasila yang sesungguhnya dalam segala aspek kehidupan. Oleh sebab itu, Pancasila hares dipahami, diresapi, dan dihayati oleh setiap orang sehingga terwujud moral Pancasila dalam perilakunya.

5. Berilah contoh nilai-nilai yang terkandung dalam tiap-tiap sila

Dalam Sila Ketuhanan Yang Maha Esa terkandung nilai religius, antara lain :

  1. Kepercayaan terhadap adanya Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta segala sesuatu dengan sifat-sifat yang sempurna dan suci seperti Maha Kuasa, Maha Pengasih, Maha Adil, Maha Bijaksana dan sebagainya;
  2. Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yakni menjalankan semua perintah- NYA dan menjauhi larangan-larangannya. Dalam memanfaatkan semua potensi yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah manusia harus menyadari, bahwa setiap benda dan makhluk yang ada di sekeliling manusia merupakan amanat Tuhan yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya; harus dirawat agar tidak rusak dan harus memperhatikan kepentingan orang lain dan makhluk-makhluk Tuhan yang lain.

Sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab terkandung nilai-nilai perikemanusiaan yang harus diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini antara lain sebagai berikut :

  1. Pengakuan adanya harkat dan martabat manusia dengan sehala hak dan kewajiban asasinya;
  2. Perlakuan yang adil terhdap sesama manusia, terhadap diri sendiri, alam sekitar dan terhadap Tuhan;
  3. Manusia sebagai makhluk beradab atau berbudaya yang memiliki daya cipta, rasa, karsa dan keyakinan.

Dalam Sila Persatuan Indonesia terkandung nilai persatuan bangsa, dalam arti dalam hal-hal yang menyangkut persatuan bangsa patut diperhatikan aspek-aspek sebagai berikut

  1. Persatuan Indonesia adalah persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia serta wajib membela dan menjunjung tinggi (patriotisme);
  2. Pengakuan terhadap kebhinekatunggalikaan suku bangsa (etnis) dan kebudayaan bangsa (berbeda-beda namun satu jiwa) yang memberikan arah dalam pembinaan kesatuan bangsa;
  3. Cinta dan bangga akan bangsa dan Negara Indonesia (nasionalisme).

Dalam Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan terkandung nilainilai kerakyatan. Dalam hal ini ada beberapa hal yang harus dicermati, yakni:

  1. Kedaulatan negara adalah di tangan rakyat;
  2. Pimpinan kerakyatan adalah hikmat kebijaksanaan yang dilandasi akal sehat;
  3. Manusia Indonesia sebagai warga negara dan warga masyarakat mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama;
  4. Keputusan diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat oleh wakilwakil rakyat.

Penerapan sila ini bisa dilakukan dalam berbagai bentuk kegiatan, antara lain (Koesnadi Hardjasoemantri, 2000 : 560 ) :

  1. Mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab para pengambil keputusan dalam pengelolaan lingkungan hidup;
  2. Mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan kesadaran akan hak dan tanggung jawab masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup;
  3. Mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan dan meningkatkan kemitraan masyarakat, dunia usaha dan pemerintah dalam upaya pelestarian daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup.

Dalam Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia terkandung nilai keadilan sosial. Dalam hal ini harus diperhatikan beberapa aspek berikut, antara lain :

  1. Perlakuan yang adil di segala bidang kehidupan terutama di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya;
  2. Perwujudan keadilan sosial itu meliputi seluruh rakyat Indonesia;
  3. Keseimbangan antara hak dan kewajiban;
  4. Menghormati hak milik orang lain;
  5. Cita-cita masyarakat yangadil dan makmur yang merata material spiritual bagi seluruh rakyat Indonesia;
  6. Cinta akan kemajuan dan pembangunan.

6. Tridarma Perguruan Tinggi
6.1 Carilah PP No. 30 Tahun 1990, tentang Perguruan Tinggi
6.2 Apa tujuan Perguruan Tinggi

Perguruan tinggi bertujuan menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan teknologi dan/atau kesenian, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, dan kesenian serta menyumbangkan untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kehidupan nasional.

6.3 Sebutkan Moto Perguruan Tinggi
Perguruan tinggi memiliki motto yang dikenal “Tri Dharma Perguruan Tinggi”, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

6.4 Mengapa pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi tidak mudah? Apa akibatnya?
Menurut Hafid Habbas (2000) dalam perjalanan perguruan tinggi Indonesia sejak kemerdekaan bahwa hampir semua perguruan tinggi yang dibangun berorientasi pada pelayanan (service oriented), yang merupakan teaching university, perguruan tinggi menghasilkan lulusan (sarjana) yang melayani masyarakat dan kurang mampu dalam mengembangkan ilmunya. Akibatnya perguruan tinggi Indonesia masih tertinggal dalam misinya sebagai research (penelitian). Begitu pula dengan unsur pengabdian masyarakat masih jauh tertinggal karena masih banyak perguruan tinggi yang belum rnemahami pentingnya unsur pengabdian masyarakat.

6.5 Bagaimana pendapat Prof. Thoby Mutis dan Prof. Jajah Kaswara tentang Penelitian dan Pengabdian Kemasyarakatan Mahasiswa ?
• Prof.Thoby Mutis, Rektor Univ. Trisakti (Media Indonesia 11 Maret 2000), Apabila Perguruan tinggi memperhatikan unsur penelitian dan pengabdian masyarakat ,hasilnya juga akan dinikmati perguruan tinggi itu sendiri, selain itu secara langsung maupun tidak langsung mahasiswa dapat mengajak masyarakat untuk ikut aktif berpartisipasi dalam pembangunan sebab bagaimanapun paradigma pembangunan daerah harus mengarah kepada masyarakat.
• Prof. Jajah Koswara, Direktur Pembinaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Dikti, Depdikbud (Republika 4 Nov.2000), menilai pelaksanaan pengabdian pads masyarakat yang dilaksanakan perguruan tinggi selama ini, masih belum banyak bermanfaat bagi upaya pengembangan potensi masyarakat hal ini terjadi karma program-program pengabdian masyarakat, yang dilaksanakan masih bersifat parsial dan tidak bersinergi dengan program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah setempat.

6.6 Apa fungsi Perguruan Tinggi Indonesia?
Perguruan tinggi di Indonesia telah mempunyai moto dengan tiga fungsi, yaitu “Tri Dharma Perguruaan Tinggi”, yaitu
(1) tempat pengajaran dan pendidikan,
(2) tempat penelitian ilmiah,
(3) slat pengabdian masyarakat.

6.7 Sebutkan sifat, fungsi dari peranan Perguruan Tinggi
Universitas membentuk kader-kader bangsa, menjadi “pabrik ahli,” menjadi tempat riset dilakukan, dan tempat pengumpulan pengetahuan dan penambahan pengenalan ilmiah berdasarkan rasionalisai Barat. Namun, yang menjadi ciri khas di Indonesia ialah peranannya sebagai pengabdi kepada rakyat (social engineering).
Para warga perguruan tinggi mempunyai perasaan yang halus sebagai orang Indonesia, namun jiwa mereka dibentuk oleh metodologi Barat. Tentu saja, introduksi ilmu pengetahuan serta implementasi hasil kemajuan teknologi pada suatu masyarakat tradisional bukanlah suatu hal yang bisa berlangsung tanpa kerumitan.
Fungsi perguruan tinggi,”membina dan menciptakan kultur masyarakatnya, bukan saja dengan melalui inovasi-inovasi, tetapi juga karma menyiapkan lingkungan agar dapat menerima hal itu. Sudah tentu dengan ciri khasnya itu perguruan tinggi boleh jadi terasing dan membentuk sebuah “tangki penganggur, menara gading dan sanggar filsuf”, namun segala kemungkinan itu perguruant tinggi tidak lepas dari peranannya untuk mempercepat proses modernisasi (Francois Raillon 1989).
Perguruan tinggi merupakan tempat melakukan eksperimen dan sekaligus menjadi prototipe dari masyarakat Indonesia di masa depan. Sebagai tempat eksperimen perguruan tinggi mencoba meleburkan semua suku, etnis, dan bercampurnya kebudayaan dan agama, sehingga berfungsi dalam menangkal munculnya disintegrasi bangsa. Dengan memiliki berbagai sifat,

maka perguruan tinggi sebagai sumber kekuatan moral karma dia memiliki satu referensi, sebuah contoh yang dapat ditiru. Namun, karma tujuan utamanya ialah ingin mengungkapkan kebenaran ilmiah dan etika, maka prang berharap kepada pergun.iaii tinggi untuk bersikap rasional-objektif dalam melihat sesuatu masalah. Meskipun perguruan tinggi aktif dalam perubahan, is jiiga mengawasi, menilai, dan mengkritik perubahan itu. Oleh sebab itu, perguruan tinggi adalah sebuah alat kontrol masyarakat dengan tetap terpeliharanya kebebasan akademis terutama dari campur tangan penguasa (Raillon 1989).
Dalam teori bahwa perguruan tinggi ialah agen utama dari pembaruan dalam kehidupan bernegara, seperti dalam proses pembentukan pemerintahan orde barn tahun 1970-an di mana peranan nyata yang telah dimainkan kalangan perguruan tinggi dalam menegakan dan orientasi para penguasa baru. Para dosen dengan mahasiswa dengan caranya sendiri-sendiri telah memberikan sumbangan besar bagi pemerintahan orde baru. Hampir semua teknokrat diambil dari kalangan perguruan tinggi. Mewakili perguruan tinggi dalam tubuh kekuasan, para dosen yang telah menjadi menteri berfungsi sebagai penghubung antara kekuasaan dengan mahasiswa. Perguruan tinggi mengorganisir dan menjadi tempat seminar, temu karya, simposium secara teratur, di mana Baling bertemu kelompok militer, teknokrat, dan mahasiswa. Tema pembicaraan tentang perubahan sosial, modernisasi dan pembangunan ekonomi

7. Budaya Akademik

7.1 Jelaskan pengertian istilah Akademi?
Akademik berasal dari academia, yaitu sekolah yang diadakan Plato (Pranaka, 1985:370). Kemudian berubah menjadi istilah akademi yang berkaitan dengan proses belajar-mengajar, sebagai tempat dilakukan kegiatan mengembangkan intelektual. Istilah akademi selanjutnya mencakup pengertian kegiatan intelaktual yang bersifat refleksif, kritis, dan sistematis.

7.2 Sebutkan secara singkat Ruang Lingkup Pamikiran Akademi dalam kaitannya dengan nilai – nilai Pancasila?
Dalam kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila ruang lingkup pemikiran akademik menurut Pranarka (1985: 37-375) adalah sebagai berikut.

Pertama, pengolahan ilmiah mengenai Pancasila, adanya atau eksistensi objektif Pancasila, Pancasila sebagai data empiris, yaitu sebagai ideologi, dasar negara, dan sumber hukum yang terjadi di dalam sejarah. Sasaran ini dilakukan dengan penelusuran ilmiah terutama dengan menggunakan disiplin sejarah.
Kedua, mengungkapkan ajaran yang terkandung dalam Pancasila, yaitu mempelajari faktor-faktor objektif yang membentuk adanya Pancasila itu. Penelusurannya dilakukan dengan pendekatan disiplin ilmu kebudayaan, termasuk di dalamnya ethnologi, anthropologi, sosiologi, hukum, bahasa, dan ilmu kenegaraan. Dengan menggali faktor-faktor yang ikut membentuk perkembangan pemikiran-mengenai Pancasila, dapat pula diungkapkan isi maupun fungsi Pancasila secara analitis. Dengan demikian, dapat diungkapkan ajaran-ajaran yang terkandung di dalam Pancasila.
Ketiga, renungan refleksif dan sisternatis mengenai Pancasila yang sifatnya diolah dengan keyakinan-keyakinan pribadi mengenai kebenaran¬kebenaran yang sifatnya mendasar. Jenis pendekatan ketiga ini adalah kegiatan intelektual yang dilakukan dalarn rangka filsafat atau teologi. Perbedaannya adalah teologi renungan fundamental mengenai Pancasila dilaksanakan berdasarkan kepada wahyu yang diimani, sedangkan dalam filsafat renungan mendasar mengenai Pancasila dilaksanakan atas dasar keyakinan pemikiran dan pengalaman manusiawi.

Keempat, studi perbandingan ajaran Pancasila dengan ajaran lain. Kegiatan ini dapat dilakukan dalam rangka pemikiran filosofi, teologi, atau kegiatan ilmiah. Namun masing-masing mempunyai metodologinya sendiri-sendiri. Studi perbandingan ini mempunyai persyaratan yang banyak. Ajaran-ajaran Pancasila maupun ajaran lain diselami terlebih dahulu, dan baru kemudian dibandingkan. Di dalam studi seperti ini masing-masing ajaran berkedudukan sebagai normans et normata satu dengan yang lain.
Kelima, pengolahan ilmiah mengenai pelaksanaan Pancasila, yaitu masalah pelaksanaan atau operasionalisasinya. Pemikiran akademik itu dapat bergerak dalam ruang lingkup das sain maupun das sollen. Dalam kaitan dengan pemikiran akademis itu, balk ilmu filsafat ataupun teologi dapat mempunyai fokus kepada ruang lingkup kenyataan seperti adanya ataupun kepada ruang lingkup pelaksanaan praktis.

7.3 Bagaimana pendapat Arthur Lo Vejoy tentang pengertian Kebebasan Akademik?
Menurut Arthur Lovejoy Kebebasan akademik adalah kebebasan seorang guru atau seorang peneliti di lembaga pengembangan ilmu untuk mengkaji serta membahas persoalan yang terdapat dalam bidangnya, serta mengutarakan kesimpulan-kesimpulannya, balk melalui penerbitan maupun melalui perkuliahan kepada mahasiswanya, tanpa campur tangan dari penguasa politik atau keagamaan atau dari lembaga yang mempekerjakannya, kecuali apabila metode-metode yang digunakannya dinyatakan jelas-jelas tidak memadai atau bertentangan dengan etika profesional oleh lembaga-lembaga yang berwenang dalam bidang keilmuannya (Mochtar Buchari 1995).

7.4 Jelaskan pengertian akademik menurut PP. No. 30 Tahun 1990
Sesuai dengan ketentuan yang dinyatakan dalam PP No. 30 Tahun 1990 tentang Pendidikan Tinggi menegaskan kebebasan akademik dan otonomi keilmuan, antara lain sebagai berikut.
1. Kebebasan akademik merupakan kebebasan yang dimiliki   anggota akademik untuk secara bertanggung jawab dan mandiri melaksanakan kegiatan akademik yang terkait dengan pendidikan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
2. Kebebasan mimbar akademik berlaku sebagai bagian dari kebebasan akademik yang memungkinkan dosen menyampaikan pikiran dan pendapat di perguruan tinggi yang bersangkutan sesuai dengan norma dan kaidah keilmuan.
3. Otonomi keilmuan merupakan kegiatan keilmuan yang berpedoman pada norma dan kaidah keilmuan yang harus ditaati oleh para anggota sivitas akademik.
4. Kampus sebagai Moral Force Pengembangan Hukum dan HAM.

8. Kampus sebagai Moral Force Pengembangan Hukum dan HAM
8.1 Sebutkan ciri utama dari kehidupan kampus?

Kampus mempunyai ciri utama yaitu kebebasan berpikir dan berpendapat, kreativitas, argumentatif, tekun, dan melihat jauh ke depan sambil mencari manfaat praktis dari suatu ide ataupun penemuan. Perpaduan ciri tersebut di dalam kehidupan kampus melahirkan gaya hidup tersendiri yang merupakan variasi dari corak kehidupan yang menjadikan kampus sebagai pedoman dan harapan masyarakat.

8.2 Jelaskan 3 alasan bahwa kampus harus terlibat dalam kehidupan politik ?
Sejak berdirinya Budi Utomo di gedung Stovia tahun 1908, peranan kampus sebagai pusat pembaruan masyarakat telah menjadi fokus baru kehidupan kampus sampai awal kemerdekaan. Revolusi dan kemerdekaan dengan segala aspirasi serta inisiatif yang dihasilkannya telah memberikan peranan aktif dan pasif kampus di dalam proses kehidupan bernegara dan berbangsa. Tinjauan terhadap intelektual kampus dengan lingkungan masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan terhadapnya membawa dua kemungkinan (Arbi Sanit 1998).
Pertama, kampus mengambil inisiatif melalui penawaran karya, gerakan pembaruan, dann perbaikan kondisi masyarakat sampai pada gerakan politik. Kedua, kampus bersikap pasif atau hanya menampung dan memberikan reaksi kepada inisiatif pihak luar sehingga kampus dijadikan arena pertarungan kekuatan-kekuatan politik ataupun partner yang tidak sederajat (slat) oleh birokrasi negara dalam
melaksanakan tugasnya.

8.3 Sebutkan suatu deskripsi mengenai bentuk yang diinginkan dalam suatu masyarakat yang berdasarkan Pancasila (Soetikno. 1991)

1)      Dalam masyarakat Pancasila setiap orang hendaknya biasa mengharapkan bahwa orang lain akan memperlakukan secara individu secara penuh.

2)      Dalam masyarakat Pancasila Setiap orang biasa diharapkan bahwa ia akan menerima bagian dari produksi nasional yang memungkinkan nya hidup sesuai dengan martabatnya sebagai manusia.

3)      Dalam masyarakat Pancasila Setiap orang biasa mengharapkan , bahwa dirinya tidak di perlalukan secara diskriminatif.

4)      Dalam masyarakat Pancasila Setiap orang biasa mengharapkan bahwa ia tidak akan diganggu dan dihambat dalam penghayatan agamanya.

5)      Dalam masyarakat Pancasila Setiap orang biasa mengharapkan , bahwa keputusan yang menyangkut kepentingan orang banyak diambil dengan pertimbangan secara bersungguh-sungguh pendapat mereka yang akan terkena keputusan tersebut.

8.4 Jelaskan peranan kampus dalam penegakan HAM?

Kampus memiliki peranan yang sangat besar sebab melalui kajian ilmiah , mimbar akademik yang bebas, budaya akademik, dan berfikir rasional obyektif dengan menggunakan metodologi ilmiah dalam kerangka pelaksanaan Tri dharma Perguruan Tinggi, sehingga mempunyai peluang yang sangat besar untuk berperan serta sebagai kekuatan moral (moral force) untuk mengaktulisasikan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

8.5 Sebutkan beberapa kasus yang pernah terjadi. Yang merupakan pelanggaran terhadap HAM?

  • Kerusuhan 27 Juli 1996
  • Peritiwa Tanjung Priok tahun 1984
  • Penembakan Mahasiswa di Universitas Trisakti, Mei 1998
  • Semanggi berdarah.
  • Kerusuhan Ambon.
  • Kerusuhan Sambas.
  • Kasus kekayaan Mantan Presiden Suharto.
  • Dll.

Source : Pendidikan Pancasila Untuk Perguruan Tinggi, Syahrial Syarbaini

ALL ABOUT “PANCASILA”

I. TUJUAN MEMAHAMI DAN MENDALAMI PANCASILA

  1. Tujuan memahami dan mendalami Pancasila (sangat mendasar)
  2. 1. Sebutkan 3 tujuan memahami pancasila?
  1. Mengenal dan mengerti Pancasila yang benar dan sah /resmi
  2. Mendalami , menghayati, mengamalkan Pancasila secara baik.
  3. Menjaga kelestarian , kesaktian dan keampuhan Pancasila secara Preventif (pendidikan, santiaji dll) maupun Represif dari gangguan dari Dalam dan Luar Negeri..
  1. 2. Jelaskan Kriteria Pancasila yang sah dan Benar?

Pancasila yang benar dan sah secara yuridis konstitusional yakni sebagai dasar pengatur penyelenggaraan pemerintah Negara .Obyektif ilmiah karena Pancasila adalah suatu faham filsafat dan benar secara Moral dan Etika

  1. Jelaskan Pengertian :

a .Pancasila yang sah

b.Pancasila yang benar

c Pancasila yang otentik

Berdasarkan Inpres No. 12 tahun 1968 ( 13 April 1968 ), rumusan pancasila yang benar dan sah adalah  yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke 4   disahkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945 dan di tetapkan dalam  Tap MPR No XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia No. II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (Ekaprasetya Pancakarsa) dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara yaitu:

1)      Ketuhanan Yang Maha Esa

2)      Kemanusian yang Adil dan Beradab

3)      Persatuan Indonesia

4)      Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan.

5)      Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

d. Pelestarian pancasila

e. Mengamalkan Pancasila

Karena Pancasila digali dari sosio-budaya bangsa Indonesia di rumuskan oleh para pendiri bangsa dan disepakati bersama oleh seluruh rakyat Indonesia sebagai milik yang harus diamankan dari gangguan dari dalam dan luar negeri.  dan dilestarikan secara refresif dan preventif. Maka generasi penerus seluruh Indonesia memiliki kewajiban moral untuk mengamalkan, memahami, menghayati, dan melaksanakan  nilai-nilai Pancasila. Tanpa ini maka Pancasila akan merupakan rangkaian kata indah, beku, dan mati  yang tidak mempunyai arti bagi kehidupan bangsa.

f. Sesuai secara yuridis

g. Sesuai secara Konstitusional

Alinea IV Pembukaan UUD 1945 merupakan landasan yuridis konstitusional karena di dalamnya terdapat rumusan dan susunan sila-sila Pancasila sebagai dasar negara yang sah, benar dan otentik .

h.Sesuai secara etika dan moral

Pancasila memuat nilai nilai luhur dan mendalam yang menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia.

i.tidak berlawanan secara religius

Pancasila masuk dalam aliran Sosialisme Religion yang artinya Sosialisme yang mengandung dan terjiwa oleh agama. Ada di dalam  Sila 1 pertama yakni  Ketuhanan Yang Maha Esa.

  1. Di mana di cantumkan pancasila yang sah dan benar?

Pembukaan UUD 1945 alinea ke IV

  1. Sebutkan fungsi dan kedudukan pancasila bagi bangsa dan Negara RI?

Kedudukan dan fungsi Pancasila bilamana dikaji secara ilmiah memiliki pengertian pengertian yang luas, baik dalam kedudukannya sebagai dasar Negara, pandangan hidup bangsa,  ideologi bangsa dan Negara, kepribadian bangsa. Bahkan dalam proses terjadinya terdapat berbagai macam terminologi yang harus didesktipsikan secara objektif. Selain itu, pancasila secara kedudukan dan fungsinya juga harus dipahami secara kronologis.

Oleh karena itu, untuk memahami Pancasila secara kronologis baik menyangkut rumusannya maupun peristilahannya maka pengertian Pancasila tersebut meliputi lingkup pengertian sebagai berikut :

a. Pengertian Pancasila secara etimologis

Secara etimologis istilah “Pancasila” berasal dari Sansekerta dari India (bahasa kasta Brahmana) adapun bahasa rakyat biasa adalah bahasa Prakerta. Menurut Muhammad Yamin, dalam bahasa sansekerta perkataan “Pancasila” memiliki dua macam arti secara leksikal yaitu :

“panca” artinya “lima”

“syila” vokal I pendek artinya “batu sendi”, “alas”, atau “dasar”

“syiila” vokal i pendek artinya “peraturan tingkah laku yang baik, yang penting atau yang senonoh”

Kata-kata tersebut kemudian dalam bahasa Indonesia terutama bahasa Jawa diartikan “susila “ yang memilki hubungan dengan moralitas. Oleh karena itu secara etimologis kata “Pancasila” yang dimaksudkan adalah adalah istilah “Panca Syilla” dengan vokal i pendek yang memilki makna leksikal “berbatu sendi lima” atau secara harfiah “dasar yang memiliki lima unsur”. Adapun istilah “Panca Syiila” dengan huruf Dewanagari i bermakna 5 aturan tingkah laku yang penting.

b. Pengertian Pancasila secara Historis yaitu tentang Sejarah Proses perumusan Pancasila

c. Pengertian Pancasila secara Terminologis tentang Rumusan Pancasila yang secara konstisional sah dan benar sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai dasar negara Republik Indonesia, yang disahkan oleh PPKI yang mewakili seluruh rakyat Indonesia.

6.Sebutkan fungsi dan kedudukan pokok pancasila bagi bangsa dan Negara RI?

1. Pancasila sebagai Dasar Negara (Pembukaan UUD 1945)

2. Pancasila sebagai Pandangan Hidup

3. Pancasila sebagai sumber hukum dasar nasional tertulis ( pasal 1 (3) Tap MPR No.III/MPR/2000).

4. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa

5 .Pancasila sebagai Jiwa dan Kepribadian Bangsa …

6. Pancasila sebagai Tujuan Bangsa Indonesia

7. Perjanjian Luhur Bangsa Indonesia.

7. Jelaskan Aspek Positif dan Negatifnya dari banyaknya penyebutan fungsi dan kedudukan terhadap Pancasila?

Aspek  positifnya ialah,

ü      Pancasila dapat dipaksakan berlakunya (oleh Negara)

ü      Pancasila dapat di gunakan sebagai alat pemersatu bangsa.

ü      Menghadapi arus globalisasi yang semakin pesat, keurgensian Pancasila sebagai dasar negara semakin dibutuhkan. Pancasila dengan sifat keterbukaanya melalui tafsir-tafsir baru kita jadikan pengawal dan pemandu kita dalam menghadapi situasi yang serba tidak pasti

Aspek  negatifnya ialah,

ü       Dapat dimainkan(-instumentalisasi-) sebagai alat politik semata oleh  yang berkuasa. Orde Lama mengembangkan Pancasila sebagai dasar negara tidak sebagai sesuatu substantif,. Demikian pula di Orde Baru yang “berideologikan ekonomi”, Pancasila dijadikan asas tunggal yang dimanipulasikan untuk KKN dan kroni-isme dengan mengatasnamakan sebagai Mandatoris MPR sehingga Nilai-nilai luhur yang telah dipupuk sejak pergerakan nasional kini telah tersapu oleh kekuasaan Orde Lama dan Orde Baru.

8. Jelaskan pengertian pancasila sebagai

a. Pandangan hidup

Pancasila adalah alat  yang dapat mempersatukan  bangsa Indonesia  serta memberi petunjuk dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir batin dalam masyarakat kita  yang beraneka ragam suku, agama, bahasa, adat istiadat, kebiasaan budaya sifatnya.

b. Dasar Negara

Pancasila Dasar Negara RI yang merupakan sumber dari segala sumber hukum yang berlaku di Negara Indonesia.

c.Jiwa bangsa

Karena Pancasila memberikan corak yang khas kepada bangsa Indonesia dan tak dapat di pisahkan dari bangsa Inonesia  serta merupakan ciri khas yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa yang lain. Terdapat kemungkinan bahwa tiap-tiap sila –secara terlepas dari yang lain- bersifat universal yang juga dimiliki oleh bangsa lain di dunia ini. Akan tetapi kelima sila yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisah-pisah itulah yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

d Kepribadian bangsa

Pancasila merupakan pilihan unik yang paling tepat bagi bangsa Indonesia, karena merupakan cermin sosio-budaya bangsa Indonesia sendiri sejak adanya di bumi Nusantara. Secara integral, Pancasila adalah meterai yang khas Indonesia.

e.Cita2 dan tujuan bangsa Indonesia

Sebagai tujuan Negara Pancasila nyata perannya, karena pemenuhan nilai-nilai Pancasila itu melekat erat dengan perjuangan bangsa dan negara Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 hingga kini dan di masa depan. Pola pembangunan nasional semestinya menunjukkan tekad bangsa dan negara Indonesia untuk mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

f. Perjanjian luhur bangsa Indonesia.

Karena Pancasila digali dari sosio-budaya bangsa Indonesia sendiri, disepakati bersama oleh seluruh rakyat Indonesia sebagai milik yang harus diamankan dan dilestarikan. Pewarisan nilai-nilai Pancasila kepada generasi penerus adalah kewajiban moral seluruh bangsa Indonesia. Melalaikannya berarti mengingkari perjanjian luhur itu dan dengan demikian juga mengingkari hakikat dan harkat diri kita sebagai manusia.

B. Sejarah Perumusan Pancasila

1. Kapan / pada masa penjajahan siapa Pancasila mulai di rumuskan?

Proses perumusan Pancasila diawali pada masa penjajahan Jepang, karena  mulai tahun 1944 tentara Jepang mulai kalah dalam melawan tentara Sekutu. Kemudian untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam melawan tentara Sekutu, Jepang memberikan janji kemerdekaan di kelak kemudian hari. Janji ini diucapkan oleh Perdana Menteri Kaiso pada tanggal 7 September 1944.

2. Jelaskan

  1. Badan apa yang merumuskan?
  2. Badan tsb di bentuk atas anjuran siapa?
  3. Apa tugas badan tsb?

Untuk menarik simpati bangsa Indonesia agar lebih meningkatkan bantuannya baik moril maupun materiil pada tanggal 7 September 1944  Perdana Menteri Jepang Kaiso Kuniaki memberikan janji kemerdekaan  kepada bangsa Indonesia, yaitu janji kemerdekaan tanpa syarat di kemudian hari.yang dituangkan dalam Maklumat Gunseikan (Pembesar Tertinggi Sipil dari Pemerintah Militer Jepang di Jawa dan Madura) Dalam maklumat itu sekaligus dimuat dasar pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI)/ Dokuritsu Junbi Cosakai yang di umumkan oleh Panglima tentara ke-16 Letnan Jendral Keimakici Harada pada tanggal 1 Maret 1945,   Tugas badan ini adalah menyelidiki dan mengumpulkan usul-usul untuk selanjutnya dikemukakan kepada pemerintah Jepang untuk dapat dipertimbangkan bagi kemerdekaan Indonesia.

  1. Siapa Ketua Badan tsb dan wakil-wakilnya?
  2. Berapa anggotany?
  3. Dimana pelaksanaan sidang-sidangnya?

BPUPKI  dilantik 28 Mei 1945 bertepatan dengan hari kelahiran Kaisar Jepang. Adapun keanggotaan yang terbentuk berjumlah 67 orang dengan ketua Dr. K.R.T. Radjiman Widiodiningrat dan R.P Suroso dan seorang Jepang sebagai wakilnya Ichi Bangase ditambah 7 anggota Jepang yang tidak memiliki suara. Ir. Soekarno yang pada waktu itu juga dicalonkan menjadi ketua, menolak pencalonannya karena ingin memperoleh kebebasan yang lebih besar dalam perdebatan, karena biasanya peranan ketua sebagai moderator atau pihak yang menegahi dalam memberi keputusan tidak mutlak.

Selama masa tugasnya BPUPKI hanya mengadakan sidang dua kali. Sidang pertama dilakukan pada tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945 di gedung Chou Sang In di Jalan Pejambon 6 Jakarta yang sekarang dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila.

Pada tanggal 29 Mei 1945 di sidang pertama, Dr. KRT. Rajiman Widyodiningrat selaku ketua dalam pidato pembukaannya menyampaikan masalah pokok menyangkut dasar negara Indonesia yang ingin dibentuk.

g.   Sebutkan anggota badan tsb yag berpidato mengajukan usul perumusan dasar Negara! Kapan?

Ada tiga orang yang memberikan pandangannya mengenai dasar negara Indonesia yaitu tanggal 29 Mei 1945 Mr. Muhammad Yamin , tanggal 31 Mei 1945 Prof. Dr. Supomo dan tanggal 1 Juni 1945 Ir. Soekarno.

  1. Sebutkan usulan masing-masing?

Tanggal 29 Mei 1945 Muhammad Yamin mengajukan usul mengenai dasar negara secara lisan yang terdiri atas lima hal, yaitu:

1. Peri Kebangsaan
2. Peri Kemanusiaan
3. Peri Ketuhanan
4. Peri Kerakyatan
5. Kesejahteraan Rakyat

Selain itu Muhammad Yamin juga mengajukan usul secara tertulis yang juga terdiri atas lima hal, yaitu:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Persatuan Indonesia
3. Rasa Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan
dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Pada tanggal 31 Mei 1945, Prof. Dr. Soepomo dalam pidatonya mengusulkan pula lima asas yaitu:

a. persatuan
b. mufakat dan demokrasi
c. keadilan sosial
d. kekeluargaan
e. musyawarah

Pada sidang hari ketiga tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mengusulkan lima dasar negara Indonesia merdeka yaitu:

a. Kebangsaan Indonesia
b. Internasionalisme dan peri kemanusiaan
c. Mufakat atau demokrasi
d. Kesejahteraan sosial
e. Ketuhanan yang Maha Esa.

Kelima asas dari Ir. Soekarno itu disebut Pancasila yang menurut beliau dapat diperas menjadi Tri Sila atau Tiga Sila yaitu:

a. Sosionasionalisme
b. Sosiodemokrasi
c. Ketuhanan yang berkebudayaan

Berikutnya tiga hal ini menurutnya juga dapat diperas menjadi Ekasila yaitu Gotong Royong.

Ternyata konsep Pancasila diambil dari konsep Ir. Soekarno, dan kita selalu mengenang tanggal 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila.

3. Sebutkan masa2 sidang badan tersebut?

Tanggal 29 Mei 1945 s/d 1 Juni 1945

4.   a. Sebutkan beberapa panitia kecil yang di bentuk pada akhir masa sidang pertama badan tersebut?

b. Apa tugasnya?

c. Siapa Ketuanya?

Selesai sidang pertama, pada tanggal 1 Juni 1945 para anggota BPUPKI sepakat untuk membentuk sebuah panitia kecil yang tugasnya adalah menampung usul-usul yang masuk dan memeriksanya serta melaporkan kepada sidang pleno BPUPKI. Tiap-tiap anggota diberi kesempatan mengajukan usul secara tertulis paling lambat sampai dengan tanggal 20 Juni 1945. Adapun anggota panitia kecil ini terdiri atas delapan orang, yaitu:
1. Ir. Soekarno (Ketua)
2. Ki Bagus Hadikusumo
3. K.H. Wachid Hasjim
4. Mr. Muh. Yamin
5. M. Sutardjo Kartohadikusumo
6. Mr. A.A. Maramis
7. R. Otto Iskandar Dinata
8. Drs. Muh. Hatta

Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan rapat gabungan antara Panitia Kecil, dengan para anggota BPUPKI yang berdomisili di Jakarta. Hasil yang dicapai antara lain disetujuinya dibentuknya sebuah Panitia Kecil Penyelidik Usul-Usul/Perumus Dasar Negara, yang terdiri atas sembilan orang (panitia 9), yaitu:

1. Ir. Soekarno (Ketua)
2. Drs. Muh. Hatta
3. Mr. A.A. Maramis
4. K.H. Wachid Hasyim
5. Abdul Kahar Muzakkir
6. Abikusno Tjokrosujoso
7. H. Agus Salim
8. Mr. Ahmad Subardjo
9. Mr. Muh. Yamin

5. Sebutkan rumusan dasar Negara yang tercantum dalam hasil kerja panitia 9?

Hasil dari pertemuan tersebut, direkomendasikan Rumusan Dasar Negara yang dikenal dengan Piagam Jakarta (Jakarta Charter) yang berisi:
a. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk pemeluknya;
b. Kemanusiaan yang adil dan beradab;
c. Persatuan Indonesia;
d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan;
e. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

6. Jelaskan :

a. Badan yang mengesahkan Pancasila sebagai Dasar Negara?

b. Kapan di bentuk

c. Berapa jumlah anggotanya?

d. Siapa ketua dan wakil?

e.Kapan mengadakan sidang?

f. Apa ketetapan penting dari sidang badan tsb?

g. di tetapkannya Pancasila sebagai Dasar Negara yang tercantum dalam pembukaan UUD RI. jelaskan!

h. Sebutkan Rumusan Dasar Negara yang tercantum dalam pembukaan UUD RI yang di tetapkan pembukaan tsb?

Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)

Pada tanggal 9 Agustus 1945 di bentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan atau Dokuritsu Zyunbi Inkai yang anggotanya terdiri dari 21 orang, termasuk ketua dan wakil ketua. Adapun susunan keanggotaan PPKI tersebut adalah sebagai berikut :
1. Ir. Soekarno (Ketua)
2. Drs. Moh. Hatta (Wakil Ketua)
Adapun anggota-anggotanya sebagai berikut :
3. dr. Radjiman Widiodiningrat
4. Ki bagus hadikusumo
5. Oto Iskandar Dinata
6. Pangeran Purboyo
7. Pangerang Soeryoadmodjo
8. Soetadjo Kartotamidjojo
9. Prof. Dr. Mr. Soepomo
10. Abdul Kadir
11. Drs. Ya Tjiwan Bing
12. Dr. Mohammad Amir (didatangkan dari Sumatera)
13. Mr. Abdul Abbas (Didatangkan dari Sumatra)
14. Dr. Ratulangi (Didatangkan dari Sulawesi)
15. Andi Pangerang (Didatangkan dari Sulawesi)
16. Mr. Latur
17. Mr. Pudja (didatangkan dar Bali)
18. A.H Hamidar (didatangkan dari Kalimantan)
19. R.P Soeroso
20. Abdul Wachid hasyim
21. Mr. Mohammad Hassan

Selanjutnya keanggotaan bertambah 6 yaitu :

  1. Achmad Soebardjo (Anggota)
  2. Sajoeti Melik (Anggota)
  3. Ki Hadjar Dewantara (Anggota)
  4. R.A.A. Wiranatakoesoema (Anggota)
  5. Kasman Singodimedjo (Anggota)
  6. Iwa Koesoemasoemantri (Anggota)

Sidang Pertama PPKI  tanggal 18 Agustus 1945 menghasilkan keputusan-keputusan sebagai berikut :

  1. Mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945 termasuk preambule (pembukaan)
  2. Memilih Ir. Sukarno sebagai Presiden dan Dr. Moh. Hatta sebagai wakil Presidenyangpertama.
  3. Menetapkan berdirinya Komite Nasional Indonesia Pusat Sebagai Badan Musyawarah Darurat.

Untuk pengesahan Preambul, terjadi proses yang cukup panjang. Sebelum mengesahkan Preambul, Bung Hatta terlebih dahulu mengemukakan bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945 sore hari, sesaat setelah Proklamasi Kemerdekaan, ada utusan dari Indonesia bagian Timur yang menemuinya.

Intinya, rakyat Indonesia bagian Timur mengusulkan agar pada alinea keempat preambul, di belakang kata “ketuhanan” yang berbunyi “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dihapus. Jika tidak maka rakyat Indonesia bagian Timur lebih baik memisahkan diri dari negara RI yang baru saja diproklamasikan. Usul ini oleh Muh. Hatta disampaikan kepada sidang pleno PPKI, khususnya kepada para anggota tokoh-tokoh Islam, antara lain kepada Ki Bagus Hadikusumo, KH. Wahid Hasyim dan Teuku Muh. Hasan. Muh. Hatta berusaha meyakinkan tokoh-tokoh Islam, demi persatuan dan kesatuan bangsa.

Oleh karena pendekatan yang terus-menerus dan demi persatuan dan kesatuan, mengingat Indonesia baru saja merdeka, akhirnya tokoh-tokoh Islam itu merelakan dicoretnya “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” di belakang kata Ketuhanan dan diganti dengan “Yang Maha Esa”. Adapun bunyi Pembukaan UUD1945 selengkapnya sebagai berikut:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa,
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab,
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

7. Sebutkan 3 klasifikasi Rumusan Pancasila yang tersebar di masyarakat. Buat skema

I. RUMUSAN DAN SISTEMATIKA PANCASILA YANG BERSIFAT KONSEP


Rumusan Mr. Muh. Yamin :

Rumusan Pidato

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri ke-Tuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat

Rumusan Tertulis

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kebangsaan Persatuan Indonesia
  3. Rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Rumusan Ir Sukarno :

Rumusan Pancasila

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme,-atau peri-kemanusiaan
  3. Mufakat,-atau demokrasi
  4. Kesejahteraan sosial
  5. ke-Tuhanan yang berkebudayaan

Rumusan Trisila

  1. Socio-nationalisme
  2. Socio-demokratie
  3. ke-Tuhanan

Rumusan Ekasila

  1. Gotong-Royong

Rumusan  Piagam Jakarta :

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Rumusan  BPUPKI :

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
  2. Menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat-kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

II. RUMUSAN DAN SISTEMATIKA PANCASILA  YANG TIDAK BERLAKU

Rumusan  Konstitusi RIS

  1. ke-Tuhanan Yang Maha Esa,
  2. perikemanusiaan,
  3. kebangsaan,
  4. kerakyatan
  5. dan keadilan sosial

Rumusan  UUD Sementara

  1. ke-Tuhanan Yang Maha Esa,
  2. perikemanusiaan,
  3. kebangsaan,
  4. kerakyatan
  5. dan keadilan sosial

III. RUMUSAN DAN SISTEMATIKA PANCASILA  YANG BENAR DAN RESMI

Rumusan  UUD 1945

Kegagalan Konstituante untuk menyusun sebuah UUD yang akan menggantikan UUD Sementara yang disahkan 15 Agustus 1950 menimbulkan bahaya bagi keutuhan negara. Untuk itulah pada 5 Juli 1959 Presiden Indonesia saat itu, Sukarno, mengambil langkah mengeluarkan Dekrit Kepala Negara yang salah satu isinya menetapkan berlakunya kembali UUD yang disahkan oleh PPKI pada 18 Agustus 1945 menjadi UUD Negara Indonesia menggantikan UUD Sementara. Dengan pemberlakuan kembali UUD 1945 maka rumusan Pancasila yang terdapat dalam Pembukaan UUD kembali menjadi rumusan resmi yang digunakan.

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa,
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab,
  3. Persatuan Indonesia
  4. Dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
  5. Serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Rumusan  Populer

Rumusan terakhir yang akan dikemukakan adalah rumusan yang beredar dan diterima secara luas oleh masyarakat. Rumusan Pancasila versi populer inilah yang dikenal secara umum dan diajarkan secara luas di dunia pendidikan sebagai rumusan dasar negara. Rumusan ini pada dasarnya sama dengan rumusan dalam UUD 1945, hanya saja menghilangkan kata “dan” serta frasa “serta dengan mewujudkan suatu” pada sub anak kalimat terakhir. rumusan ini pula yang terdapat dalam lampiran Tap MPR No II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (Ekaprasetya Pancakarsa) dan  diterima oleh MPR, yang pernah menjadi lembaga tertinggi negara sebagai penjelmaan kedaulatan rakyat antara tahun 1960-2004, dalam berbagai produk ketetapannya, diantaranya:

  1. Tap MPR No XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia No. II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (Ekaprasetya Pancakarsa) dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara, dan
  1. Tap MPR No III/MPR/2000 tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan

Rumusan:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa,
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab,
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Rumusan-rumusan_Pancasila

C. Perumusan  Naskah Proklamasi.

1. Peristiwa apa yang terjadi terhadap 2 tokoh penting rakyat Indonesia sehari sebelum Proklamasi Kemerdekaan .

Peristiwa Rengas Dengklok

2. Sebutkan sebab-sebabnya

Sebabnya adalah agar Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang dan kembali meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah kepada sekutu dan mendesak secepatnya memproklamsikan kemerdekaan karena para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun risikonya. Namun Sukarno –Hatta menolak desakan tersebut sehingga di culik oleh para pemuda.

3. Sebutkan

a. yang termasuk tokoh2 tua (senior), minimal 5 orang?

Bung Karno, Bung Hatta,  Mr Achmad Subardjo, sudiro, Sutan Shahrir,Agus Salim

b.  yang termasuk tokoh2 muda (yunior), minimal 5 orang?

Wikana , Darwis ,Chaerul Saleh , Sukarni , BM Diah, Sayuti Melik.

4. dimana sidang perumusan naskah Proklamasi Kemerdekaan RI?

Di Jakarta  Jl. Teji Meijidori No. 1 (kini Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat), Di kediaman petinggi militer Jepang Laksamana muda Tadashi Maeda, panglima AL Jepang di Indonesia.

5. Siapa yang menandatangani Naskah Proklamasi kemerdekaan  RI, atas nama  siapa?

Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta

6. Mana naskah proklamasi kemerdekaan RI yg otentik (asli) yang di tulis atau yang sudah di ketik dan di tandatangani?

Isi teks proklamasi kemerdekaan adalah:

hasil ketikan dari Sayuti Melik (atau Sajoeti Melik),

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan

dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia.

Soekarno/Hatta
Di sini ditulis tahun 05 karena ini sesuai dengan tahun Jepang yang kala itu adalah tahun 2605.

Teks proklamasi. Tulisan tangan Ir. Sukarno:

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal² jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan

dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, 17-8-05

Wakil2 bangsa Indonesia.

7. Jelaskan

a. Kapan di bacakannya ?

17 Agustus 1945 Tahun Masehi, atau 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang

b. Siapa yang membacakan

Ir. Soekarno didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta

c. Di mana hari apa, pukul berapa?

Pada hari Jumat, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat. Tepat pukul 10.00 WIB

8. Sebutkan arti dan makna proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia?

1. Berakhirnya masa penjajahan Jepang di Indonesia

2. Indonesia menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat penuh.

3. Puncak perjuangan bangsa Indonesia.

4. Merupakan jembatan emas bagi Indonesia demi tercapainya pembangunan nasional

9. Merupakan sumber apa bagi Negara  RI proklamasi tersebut?

Sumber hukum bagi pembentukan Negara Kesatuan RI.

10. Dalam hubungan proklamasi kemrdekaan, Bung Karno, dan Bung Hatta di sebut sebagai apa?

Proklamator

II. LANDASAN DAN TUJUAN PENDIDIKAN PANCASILA

A. LANDASAN PENDIDIKAN PANCASILA

1.    Mengapa setiap warga Negara RI harus mempelajari, mendalami, memahami, menghayati, dan mengamalkan Pancasila?

Karena Pancasila adalah dasar falsafah Negara Indonesia sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Oleh sebab itu, setiap warga Negara Indonesia harus mempelajari, mendalami, menghayati dan mengamalkannya dalam segala bidang kehidupan.

2.   Sebutkan Landasan Bagi Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi?

  • Landasan Historis
  • Landasan Kultural
  • Landasan Yuridis
  • Landasan Filosofis

3. Jelaskan secara singkat Landasan Historis Pancasila?

Secara historis nilai – nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila sebelum dirumuskan dan disahkan menjadi dasar Negara Indonesia secara objektif historis telah dimiliki oleh bangsa Indonesia sendiri. Sehingga asal nilai – nilai Pancasila tersebut tidak lain adalah dari bangsa Indonesia sendiri, atau dengan kata lain bangsa Indonesia sebagai kausa materialis Pancasila. Oleh karena itu berdasarkan fakta objektif secara historis kehidupan bangsa Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan nilai – nilai Pancasila. Atas dasar pengertian dan alasan histories inilah maka sangat penting bagi generasi penerus bangsa terutama kalangan intelektual kampus untuk,mengkaji, memahami dan mengembangkan berdasarkan pendekatan ilmiah, yang pada gilirannya akan memiliki suatu kesadaran serta wawasan kebangsaan yang kuat berdasarkan nilai – nilai yang dimiliki sendiri.

4. Jelaskan bahwa nilai – nilai Pancasila bukan hasil pemikiran perorangan?

Nilai – nilai yang dirumuskan dalam Pancasila bukanlah pemikiran satu orang, seperti halnya ideologi komunis yang merupakan pemikiran dari Karl Marx, melainkan pemikiran konseptual dari tokoh – tokoh bangsa Indonesia seperti Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Mr. Muhammad Yamin, Prof. Mr. Dr. Supomo,dan tokoh – tokoh lain.

5. Jelaskan Pengertian Pancasila mengandung nilai –nilai terbuka?

Pancasila mengandung nilai – nilai yang terbuka bagi masuknya nilai – nilai baru yang positif, baik yang datang dari dalam negeri maupun yang datang dari luar negeri.

6. Sebutkan landasan Yuridis bagi pendidikan Pancasila?

Landasan Yuridis perkuliahan Pendidikan Pancasila dipendidikan tinggi tertuang dalam Undang –undang No.2 Tahun 1989 tentang sistem Pendidikan Nasional. Pasal 39 telah menetapkan bahwa isi kurikulum setiap jenis, jalur dan jenjang pendidikan, wajib memuat Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan.

7. Jelaskan Landasan Filosofis Pendidikan Pancasila?

Pancasila adalah sebagai dasar Filsafat Negara dan pandangan Filosofis bangsa Indonesia. Oleh karena itu sudah merupakan suatu keharusan moral untuk secara konsisten merealisasikannya dalam setiap aspek  kehidupan bermasyarakat, berbagsa dan bernegara. Hal ini berdasarkan pada suatu kenyataan secara filosofis dan objektif bahwa bangsa Indonesia dalam hidup bermasyarakat dan bernegara mendasarkan pada nilai – nilai yang tertuang dalam sila – sila Pancasila yang secara Filosofis bangsa Indonesia sebelum mendairikannegara. Atas pengertian filosofis tersebut  maka dalam hidup bernegara nilai – nilai Pancasila merupakan dasar filsafat Negara.

B. TUJUAN PENDIDIKAN PANCASILA

1. Sebutkan tujuan Pendidikan Pancasila?

Pendidikan Pancasila bertujuan untuk menghasilkan peserta didik yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dengan sikap dan perilaku, (1) memiliki kemampuan untuk mengambil sikap yang bertanggungjawab sesuai dengan hati nuraninya, (2) memiliki kemampuan untuk mengenali masalah hidup dan kesejahteraan serta cara – cara pemecahannya, (3) mengenali perubahan – perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni serta (4) memiliki kemampuan untuk memaknai peristiwa sejarah dan nilai – nilai budaya bangsa untuk menggalang persatuan Indonesia.

2. Tujuan Nasional :

2.1 Sebutkan tujuan Nasional Indonesia?

Tujuan Nasional sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 alenia keempat, menyatakan : “…………. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, …. Memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial ….”. Tujuan Nasional sebagaimana ditegaskan dalam pembukaan itu diwujudkan melalui pelaksanaan penyelenggaraan Negara yang berkedaulatan rakyat dan demokratis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Penyelenggaraan Negara dilaksanakan melalui pembangunan Nasional dalam segala aspek kehidupan bangsa oleh penyelenggara Negara, yaitu lembaga tertinggi dan lembaga tinggi Negara bersama – sama segenap rakyat Indonesia di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.

2.2 Dimana dicantumkannya tujuan Nasional Indonesia?

Tujuan Nasional Indonesia  dicantumkan di Pembukaan UUD 1945 alenia keempat.

3. Tujuan Pendidikan Nasional

3.1 Sebutkan tujuan Pendidikan Nasional?

Tujuannya berfungsi untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia Indonesia dalam rangka upaya mewujudkan tujuan nasional.

3.2 Pasal berapa dalam UUD 1945 yang menjadi landasan bagi penyelenggaraan pendidikan di Indonesia?

  • Pasal 31 ayat 3 UUD 1945.

3.3 Sebutkan bunyi Pasal tersebut?

Berbunyi : “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu system pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang di atur dengan Undang-undang.

3.4 Sebutkan Undang – undang Nomor berapa yang mengatur tentang Pendidikan Nasional?

  • Undang – undang yang mengatur tentang Pendidikan nasional terdapat pada UU No.2 Tahun 1989.

4. Sebutkan indikator Pendidikan Pancasila yang berhasil?

Pendidikan Pancasila yang berhasil akan membuahkan sikap mental bersifat cerdas, penuh tanggung jawab dari peserta didik dengan perilaku yang:

  • Beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Berperikemanusiaan yang adil dan beradab.
  • Mendukung persatuan Bangsa.
  • Mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentinagn bersama di atas kepentingan perorangan.
  • Mendukung upaya untuk mewujudkan keadilan sosial.

5. Sebutkan dasar subtansi kajian Pendidikan Pancasila?

Sesuai dengan SK Dirjen Dikti, Depdiknas No.38 / Dikti / 2002 menyatakan bahwa dasar subtansi kajian Pendidikan Pancasila meliputi pokok – pokok bahasan sebagai berikut :

  1. Landasan dan tujuanPendidikan Pancasila
  2. Pancasila sebagai Filsafat
  3. Pancasila sebagai Etika Politik
  4. Pancasila sebagai Ideologi Nasional
  5. Pancasila dalam konteks sejarah perjuangan Bangsa Indonesia
  6. Pancasila dalam konteks ketatanegaraan RI
  7. Pancasila sebagi paradigma kehidupan dalam masyarakat, berbangsa dan bernegara

III. PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT

A. CARA BERFIKIR FILSAFAT

1. Sebutkan 3 syarat, agar seseorang dapat mengamalkan Pancasila (Pancasialis)?

Untuk dapat mengamalkan Pancasila yang juga disebut sebagi Pancasilais seharusnya memenuhi 3 syarat,yaitu :

  • Keinsyafan batin tentang benarnya Pancasila sebagai Falsafah Negara
  • Pengakuan bahwa yang bersangkutan menerima dan mempertahankan Pancasila
  • Mempersonifikasi seluruh sila – sila Pancasila dalam perbuatan dengan membiasakan praktek pengamalan seluruh sila – sila dalam sikap, perilaku budaya, dan politik

2. Pengertian Filsafat :

2.1 Uraikan secara etimologi kata filsafat atau falsafah?

Secara etimologi, kata falsafah berasal dari bahasa Yunani, yaitu Philosophia : phile / philos / philein yang artinya cinta / pecinta / mencintai dan shopia, yang berarti kebijakan / whisdom / kearifan / hikmah / hakikat kebenaran. Jadi filsafat artinya kebijakan atau hakikat kebenaran.

2.2  Jelaskan pengertian berfilsafat?

Berfilsafat berarti berpikir sedalam – dalamnya terhadap sesuatu secara metodik,sistematis, menyeluruh dan universal untuk mencari hakikat sesuatu.

2.3. Jelaskan pengertian filsafat menurut D.Rones?

Menurut D. Runes, filsafat berarti ilmu yang paling umum yang mengandung usaha mencari kebijakan dan cinta akan kebijakan.

3.   Sebutkan hal – hal yang diajarkan suatu sistem filsafat?

Suatu system filsafat sedikitnya mengajarkan tentang sumber dan hakikat realita, filsafat hidup dantatanilai (etika), termasuk teori terjadinya pengetahuan manusia dan logika.

4.   Aliran – aliran Filsafat :

4.1 Sebutkan aliran – aliran filsafat?

  1. Aliran Materialisme
  2. Aliran Idealisme / Spiritualisme
  3. Aliran Realisme

4.2 Jelaskan secara singkat aliran – aliran tersebut?

Aliran – aliran utama yang ada sejak dahulu sampai sekarang meliputi sebagai berikut:

1. Aliran Materialisme

Aliran Materialisme mengajarkan bahwa hakikat realistis kesemestaaan,termasukmakhlukhidup,manusia,ialah materi.

2. Aliran Idealisme / Spiritualisme

Aliran  Idealisme / Spiritualisme mengajarkan bahwa ide atau spirit manusia yang menentukan hidup dan pengertian manusia. Subyek manusia sadar atas realistis dirinya dan kesemestaan, karena ada akal budi dan kesadaran rohani.

3. Aliran Realisme

Aliran realisme menggambarkan bahwa kedua alirandiatas, materialisme dan idealisme yang bertentangan itu, tidak sesuai dengan kenyataan (tidak realistis).Sesungguhnya, realitas kesemestaan, terutama kehidupan bukanlah benda (materi) semata – mata.

5.  Nilai-nilai Pancasila berwujud dan bersifat filsafat :

5.1 Bagaimana mendalami Pancasila sebagai Ilmu Pengetahuan secara   mendalam?

Pendekatan filsafat Pancasila adalah ilmu pengetahuan yang mendalam tentang Pancasila. Untuk mendapatkan pengertian yang mendalam,kita harus mengetahui sila – sila Pancasila tersebut. Dari setiap sila – sila kita cari pula intinya. Setelah kita ketahui hakikat dan inti tersebut di atas, maka selanjutnya kita cari hakikat dan pokok – pokok yang terkandung di dalamnya.

5.2    Kedudukan Pokok Pancasila:

a. Jelaskan pengertian Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa?

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa, berarti bahwa nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila itu dijadikan dasar dan pedoman dalam mengatur sikap dan tingkah laku manusia Indonesia, dalam hubungannya dengan Tuhan, masyarakat, dan alam semesta.

b. Jelaskan pengertian Pancasila sebagai Dasar Negara?

Pancasila sebagai dasar Negara, ini berarti bahwa nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila itu dijadikan dasar dan pedoman dalam mengatur tata kehidupan bernegara,seperti yang diatur oleh UUD 1945.

5.3   Sebutkan Sumber Hukum dan Tata Urutan Perundang – undangan RI, menurut  Tap MPR No.III/MPR/2000 ?

Sumber Hukum dan Tata Urutan Perundang – undangan, yaitu sebagai berikut :

a. Undang – undang Dasar 1945

b. Ketetapan MPR

c. Undang – undang

d. Peraturan pemerintah pengganti undang – undang ( Perpu )

e. Peraturan pemerintah

f. Keputusan presiden

g. Peraturan daerah

5.4   Jelaskan hubungan antara:

Pancasila – Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 – Pembukaan UUD 1945 dan Pasal – pasal UUD1945?

Filsafat Pancasila yang abstrak tercermin dalam Pembukaan UUD 1945 yang merupakan uraian terincidari Proklami 17 Agustus 1945 yang dijiwai Pancasila. Pancasila yang dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945 merupakan suatu kedaulatan yang utuh. Jiwa Pancasila yang abstrak setelah tercetus menjadi Proklamasi Kemerdekaan 17Agustus 1945, tercermin dalam pokok – pokok yang terkandung dalam Pembukuan UUD 1945.

Berdasarkan penjelasan otentik UUD 1945, undang – undang dasar menciptakan pokok – pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukuan UUD 1945 pada pasal – pasalnya. Halini berarti pasal – pasal dalam Batang Tubuh UUD 1945 menjelmakan pokok – pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai perwujudan dari jiwa Pancasila. Berhubungan dengan itu,kesatuan tafsir sila – sila Pancasila harus bersumber dan berdasarkan Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945.

5.5   Jelaskan Pengertian :

a. Pancasila sebagai ajaran Filsafat?

Sebagai ajaran filsafat, Pancasila mencerminkan nilai dan pandangan dasar dan hakiki rakyat Indonesia dalam hubungannya dengan sumber kesemestaan, yakni Tuhan Yang Maha Pencipta.

    1. Pancasila sebagai Filsafat Negara?

Dasar normatif yang dapatkita sebut filsafat Negara diperlukan sebagai kerangka untuk menyelenggaraan. Falsafah Negara merupakan norma yang paling mendasar untuk mencek apakah kebijakan legislative dan eksekutif sesuai dengan persetujuan dasar masyarakat.

B. PENGERTIAN SEBAGAI FILSAFAT

1.   Jelaskan pengertian filsafat sebagai metode?

Filsafat sebagai metode menunjukkan cara berfikir dan cara mengadakan analisis yang dapat dipertanggungjawabkan untuk dapat menjabarkan ideologi Pancasila.

2.   Jelaskan pengertian filsafat sebagai pandangan?

Pancasilasebagai filsafat mengandung pandangan, nilai dan pemikiran yang dapat menjadi subtansi dan isi pembentukan ideology Pancasila.

3.   Jelaskan pengertian filsafat Pancasila?

Filsafat Pancasila dapat didefinisikan secararingkas sebagai refleksi kritisdanrasionaltentangPancasilasebagai dasar Negara dan kenyataan budaya bangasa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok – pokok  pengertiannya secara mendasar dan menyeluruh.

4.Jelaskan pengertian pembahasan filsafat Pancasila secara:

4.1  Deduktif

Pembahasan filsafat dapat dilakukan secara Deduktif yakni dengan mencari hakikat Pancasila serta menganalisis dan menyusunnya secara sistematis menjadi keutuhan pandangan yang komprehensif.

4.2  Induktif

Pembahasan filsafat dapat dilakukan secara Induktif yakni dengan mengamati gejala –gejala social budaya masyarakat,merefleksikannya, danmenarik arti dan makna yang hakiki dari gejala – gejala itu. Dengan demikian menyajikan sebagai bahan – bahan yang sangat penting bagi penjabaran idiologi Pancasila.

5.Jelaskan pengertian Ideologi Pancasila?

Ideologi Pancsila adalah keseluruhan prinsip normative yang berlaku bagi negara Republik Indonesia dan bangsa Indonesia secara keseluruhan, namun filsafat Pancasila akan mengungkapkan konsep – konsep kebenaran yang bukan saja ditujukan pada bangsa Indonesia, melainkan bagi manusia pada umumnya.

6.Sebutkan bidang – bidang yang termasuk wawasan filosofi?

Wawasan Filsafat meliputi bidang – bidang penyelidikan ontologi, epistemology, dan aksiologi. Ketiga bidang ini dapat dianggap mencangkup kesemestaan.

7.Aspek Ontologi, Jelaskan definisi menurut :

7.1  Runes

Menurut Runes Ontologi adalah teori tentang ada keberadaan atau eksistensi.

7.2   Aristoteles

Menurut Aristoteles sebagai filsafat pertama, Ontologi adalah ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu dan disamakan artinyadengan metafisika.

7.3  Secara umum

Ontologi adalah bidang yang menyelidiki makna yang ada (eksistensi dan keberadaan), sumber ada, jenisada dan hakikat ada, termasuk ada alam manusia, metafisika, dan kesemestaan atau kosmologi.

8. Aspek Ontologi, Jelaskan definisinya :

8.1  Menurut Runes

Ontologi menurut Runes ialah teori tentang ada keberadaan atau eksistensi dan  Menurut Aristoteles, sebagai filsafat pertama, ontologi adalah ilmu yang menyelidiki hakikat scsuatu dan disamakan artinya dengan metafisika.

8.1  Secara umum

ontologi adalah bidang yang; menyelidiki makna yang ada (eksistensi dan keberadaan), sumber ada, jenis ada dan hakikat ada, termasuk ada alam, manusia, metafisika, dan kesemestaan atau kosmologi

9.   Apa sumber penelitian Epistemologi?

Epitemologi meneliti sumber pengetahuan proses dan syarat terjadinya pengetahuan, batas validitas ilmu pengetahuan. Jadi, epistemologi dapat disebut ilmu tentang ilmu atau teori terjadi ilmu atau science of science wissenschaftslehre.

10. Aspek Aksiologi, jelaskan definisi:

10.1 Menurut Runes

Aksiologi menurut Runes berasal dariistilah Yunani, axios yang berarti nilai, manfaat, pikiranatau ilmu/teori. Dalam pengertian yang modern disamakan dengan teori nilai, yakni sesuatu yang diinginkan, disukai atau yang baik, bidang yang menyelidiki hakikat nialai, kriteria, dan kedudukan metafisika suatu nilai.

10.2 Menurut Prof. Brameld

Menurut Prof. Brameld, aksiologi dapat disimpulkan sebagai suatu cabang filsafat yang menyelidiki :

  • Tingkah laku moral, yang bewujud etika,
  • Ekspresi etika,yangberwujud estetika atau seni dan keindahan, dan
  • Sosio politik,yangberwujud ideologi.
  1. 11. Apakah bidang penyelidikan dari Aksiologi?

Bidang aksiologi adalah cabang filsafat yang menyelidiki makna nilai, sumber nilai, jenis dan tingkatan nilai dan hakikat nilai.

12.  Jelaskan mengenai pandangan Integralistik?

Dalam uraian pandangan Integralistik ketatanegaraan Indonesia,kita bertolak daripidato Prof. Mr. Dr. R. Soepomo dalam rapat Badan Penyelidikan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPPKI) pada tanggal 31 Mei 1945.Dalam pidato tersebut dikemukakan 3 aliran pikiran atau teori tentang pengertian Negara (staatsidee) yang penting dalam mempertimbangkan dan menetapkan dasar negara. Ketiga aliran pikiran atau teori itu adalah :

  1. Teori perseorangan atau teori individualistik,
  2. Teori golongan atau teori kelas (class theory), dan
  3. Teori persatuan atau teori Integralistik

C. NILAI – NILAI PANCASILA

1.   Sebutkan dan jelaskan tentang hubungan manusia dan masyarakat?

Ada beberapa pokok mengenai hubungan manusia dalam masyarakat, ada yang memberi arti yang sangat kuat kepada manusia sebagai pribadi. Pandangan ini memberi bobot yang berlebihan. Dalam kehidupanmanusiaterjadi persaingan bebas yang tidak jarang terjadi penindasan terhadap kaum yang lemah akhrnya membawakecendrungan hanya yang kuat sajalah

2. Sebutkan dan Jelaskan secara singkat beberapa hubungan manusia yang terkandung dalam nilai – nilai Pancasila?

Hubungan manusia yang terkandung dalam nilai – nilai Pancasila adalah sebagai berikut :

  • Hubungan Vertikal

Yaitu hubungan manusia dengan TuhanYang Maha Kuasa, sebagai penjelmaan dari nilai – nilai Ketuhanan Yang Maha Esa.

  • Hubungan Horizontal

Yaitu hubungan manusia dengan sesamanya baik dalam funsinya sebagai warga masyarakat, warga bangsa, warga negara.

  • Hubungan Alamiah

Yaitu hubungan manusia dengan alamsekitar yang meliputi hewan, tumbuh – tumbuhan, dan alam dengan segala kekayaannya.

3.   Sebutkan alasan – alasan prinsipil Pancasila sebagai Pandangan hidup, memiliki fungsi mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, antar manusia, manusia dengan masyarakat atau bangsanya, dan manusia dengan lingkungannya?

Alasan yang prinsipil Pancasila sebagai Pandangan hidup fungsinya adalah sebagai berikut:

  1. Mengakui adanya kekuatan gaib yang ada di luar diri manusia menjadi pencipta serta mengatur serta penguasa alam semesta.
  2. Keseimbangan dalam hubungan, keserasian – keserasian dan untuk menciptakannya perlu pengendalian diri..
  3. Dalam mengatur hubungan, peranan dan kedudukan bangsa sangat penting. Persatuan kesatuan sebagai bangsa merupakan nilai sentral.
  4. Kekeluargaan, gotong royong, kebersamaan, serta musyawarah untuk mufakat dijadikan sendi kehidupan bersama.
  5. Kesejahteraan bersama menjadi tujuan hidup bersama.
  1. 4. Sebutkan masalah pokok filosofi Pancasila bersumber kepada masalah keadilan?

Masalah – masalah asasi filsafati tentang Negara yang terpusat pada 5 masalah keadilan, yaitu :

  1. Masalah pertama : Apa Negara itu? Masalah ini dijawab dengan prinsip kebangsaan Indonesia.
  2. Masalah kedua : Bagaimana hubungan antar bangsa, antar Negara? Masalah ini dijawab dengan prinsip perikemanusiaan.
  3. Masalh ketiga : Siapakah sumber dan pemegang kekuasaan Negara? Masalah ini dijawab dengan prinsip demokrasi.
  4. Masalah keempat : Apa tujuan Negara? Masalah ini dijawab dengan prinsip Negara kesejahteraan.
  5. Masalah kelima : Bagaimana hubungan antar agama dan Negara? Masalah ini dijawab dengan prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa.

IV. PANCASILA SEBAGAI ETIKA POLITIK

A. Bidang Etika Politik

1. Pengertian etika politik

1.1   Jelaskan pengertian etika politik?

Yaitu etika yang mempertanyakan tanggung jawab dan kewajiban manusia sebagai manusia dan bukan hanya sebagai warga Negara terhadap Negara, hukum yang berlaku dan lain sebagainya

1.2 Apakah fungsi etika?

Fungsi etika politik dalam masyarakat terbatas pada penyediaan alat-alat teoretis untuk mempertanyakan serta menjelaskan legitimasi politik secara bertanggung jawab. Jadi, tidak berdasarkan emosi, prasargka dan apriori, melainkan secara rasional, obyektif, dan argumentatif. Etika politik tidak langsung mencampuri politik praktis. Tugas etika politik membantu agar pembahasan masalah-masalah ideologis dapat dijalankun secara obyektif. Etika politik dapat memberikan patokan orientasi dan pegangan normatif bagi mereka yang memang mau menilai kualitas tatanan dan kehidupan politik dengan tolak ukur martabat manusia atau mempertanyakan legitimasi moral sebagai keputusan politik. Suatu keputusan bersifat politic apabila diambil dengan memperhatikan kepentingan masyarakat secara keseluruhan.

1.3   Sebutkan yang termasuk bidang etika khusus?

Ada berbagai bidang etika khusus, seperti etika individu, etika sosial, etika keluarga, etika profesi, dan etika pendidikan.

1.4   Apakah fungsi norma moral?

Etika berkaitan dengan norma moral,yaitu norma untuk mengukur betul – salahnya tindakan manusia sebagai manusia.

1.5   Apakah fungsi etika politik?

Fungsi etika politik dalam masyarakat terbatas pada penyedian alat – alat teoritis untuk mempertanyakan serta menjelaskan legitimasi politik secara bertanggung jawab. Jadi, tidak berdasarkan emosi,prasangka dan apriori, melainkan secara rasional, obyektif, dan argumentatif. Etikapolitik tidak langsung mencampuri politik praktis.

1.6   Apakah yang menjadi pembahasan utama Etika Politik?

Yang menjadi pembahasan utama Etika Politik adalah hukum dan kekuasaan Negara.

1.7   Apakah Fungsi Hukum dan kekuasaan?

Hukum sebagai lembaga penata masyarakat yang normatif, kekuasaan Negara sebagai lembaga penata masyarakat yang efektif  sesuai dengan struktur ganda kemampuan manusia (makhluk individu dan sosial). Jadi etika politik membahas hukum dan kekuasaan.

1.8   Jelaskan hubungan antara hukum dan kekuasaan?

Sebetulnya keduanya tidak terpisah, hukum tanpa kekuasaan Negara tidak dapat berbuat apa – apa, sifatnya normatif belaka, hukum tidak mempunyai kemampuan untuk bertindak. Sedangkan Negara tanpa hukum adalah buta. Negara yang memakai kekuasaannya di luar hukum sama dengan berbuat tanpa pengertian. Negara semacam itu menjadi Negara penindas dan sangat mengerikan.

1.9    Apakah Prinsip – prinsip Etika Politik yang menjadi titik acuan orientasi moral bagi suatu Negara?

Prinsip – prinsip Etika Politik yang menjadi titik acuan orientasi moral bagi suatu Negara adalah adanya cita – cita the rule of law, partisipasi demokratis masyarakat, jaminan hak – hak asasi manusia menurut kekhasan paham kemanusian dan struktur sosial budaya masyarakat masing – masing dan keadilan sosial.

2. Legitimasi Kekuasaan

2.1 Apakah pokok permasalahan Etika Politik?

Pokok permasalahan Etika Politik adalah legitimasi etis kekeuasaan, yang dapat dirumuskan dengan suatu pertanyaan, yaitu dengan moral apa seseorang atau sekelompok orang memegang dan menggunakan kekuasaan yang mereka miliki? Betapa besarnya kekuasaan yang dimiliki seseorang, dia harus berhadapan dengan tuntutan untuk menuntut pertanggungjawaban.

2.2 Apakah Legitimasi etis kekuasaan?

Yaitu pembenaran atau pengabsahan wewenang Negara (kekuasaan Negara) berdasarkan prinsip – prinsip moral.

2.3 Apakah kewibawaan penguasa yang paling meyakinkan?

Kewibawaan penguasa yang paling meyakinkan adalah keselarasan sosial,yaitu tidak terjadi keresahan dalam masyarakat.

2.4 Jelaskan indiktor – indiktor adanya keselarasan?

Segala bentuk kritik, ketidakpuasan, tantangan, perlawanan, dan kekacauan merupakan tanda bahwa masyarakat resah.

2.5 Jelaskan indiktor – indiktor tidak adanya keselarasan?

Sebaliknya, keselarasan akan nampak apabila masyarakat merasa tenang, tentram, dan sejahtera.

2.6 Sebutkan 2 (dua) hal yang termasuk legitimasi kekuasaan?

  • Legitimasi etis,yaitu pembenaran atau pengabsahan wewenang Negara (kekuasaan Negara) berdasarkan prinsip-prinsipmoral.
  • Legitimasi lagalitas,yaitu keabsahan kekuasaan itu berkaitan dengan fungsi-fungsi kekuasaan Negara dan menuntut agar fungsi-fungsi itu diperoleh dan dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku.

3. Legitimasi Moral dalam Kekuasaan

3.1 Apakah yang dipersoalkan legitimasi etis?

Legitimasi etis mempersoalkan keabsahan kekuasaan politik dari segi norma-norma moral.

3.2 Legitimasi muncul dalam kontek apa?

Legitimasi ini muncul dalam konteks bahwa setiap tindakan Negara baik dari legislatif maupun eksekutif dapat dipertanyakan dari segi norma-norma moral. Tujuannya adalah agar kekuasaan itu mengarahkan kekuasaan ke pemakain kebijakan dan cara –cara yang semakin sesuai dengan tuntutan – tuntutan kemanusiaan yang adil dan beradap.

3.3 Apakah yang menentukan moralitas masyarakat?

Moralitas kekuasaan lebih banyak ditentukan oleh nilai-nilai yang diyakini kebenarannya oleh masyarakat. Apabila masyarakatnya adalah masyarakat relegius, maka ukuran apakah penguasa iti memiliki etika politik tidak lapas dari moral agama yang di anut oleh masyarakat.

3.4 Apakah hakekat hati nurani dari kekuasaan?

Pada hakekatnya kekuasan memiliki hati nurani, yaitu keadilan dan kemakmuran rakyat.

3.5 Jelaskan jika kekuasaan :

a. Tidak memiliki hati nurani?

Maka kekuasaan yang terlihat adalah perebutan kekuasaan semata-mata yang dilumuri oleh intrik,fitnah,dengki,cacimaki,dan iri hati. Sehingga kekuasaan akan merusak tatanan kerukunan hidup masyarakat.

b. Memiliki hati nurani?

Maka kekuasaan adalah amanat rakyat sehingga akan melahirkan martabat,harga diri dan rezeki.

B. PENGERTIAN NILAI, NORMA, DAN MORAL

1. NILAI

1.1    Jelaskan secara singkat peranan nilai,moral dan norma dalam kehidupan manusia dan masyarakat?

Untuk memberi motivasi dan arah seluruh anggota masyarakat untuk berbuat, bertingkah, dan bersikap

1.2   Jelaskan definisi nilai jelaskan etimologinya?

Nilai adalah suatu yang berharga, berguna, indah, memperkaya batin, dan menyadarkan manusia akan harkat dan martabatnya.

1.3   Apa sumber dan fungsi daripada nilai?

Nilai bersumber dari pada budi yang berfungsi mendorong dan mengarahkan sikap dan perilaku manusia.

1.4   Berilah beberapa contoh wujud kebudayaan sebagai suatu system nilai?

Cita – cita, gagasan, konsep, ide tentang segala hal atau sesuatu. Lalu nilai, sebagai system ( system nilai) merupakan satu wujud kebudayaan, disamping system sosial.

1.5   Sebutkan identifikasi nilai dalam kehidupan masyarakat ALPORT?

Alport mengidentifikasi nilai – nilai yang terdapat dalam kehidupan masyarakat ada enam macam, yaitu nilai teori, nilai ekonomi, nilai estetika, nilai sosial, nilai, politik, dan niali religi.

1.6   Sebutkan 3 kategori pembagian nilai menurut Prof. Notonegoro?

Menurut Prof. Notonegoro membagian nilai dalam 3 kategori, yaitu sebagai berikut :

  1. Nilai Material
  2. Nilai Vital
  3. Nilai Kerohanian, terbagi menjadi 4 yaitu :

-     Nilai Kebenaran

-     Nilai Keindahan Moral

-     Nilai Moral

-     Nilai Religi

1.7        Apa dasar pemikiran nilai bagi manusia?

Nilai berperan sebagai dasar pedoman yang menentukan kehidupan setiap manusia

1.8        Dalam pelaksanaannya, nilai dijabarkan dalam bentuk apa?

Dalam pelaksanaannya nilai – nilai dijabarkan dalam wujud norma, ukuran, dan criteria sehingga merupakan suatu keharusan anjuran atau larangan, tidak dikehendaki, atau tercela.

1.9        Apakah peran daripada nilai?

Nilai berperan sebagai dasar pedoman yang menentukan kehidupan setiap manusia.

1.10    Dimana keberadaan nilai?

Nilai berada dalam hati nurani, kata hati, dan pikiran sebagai suatu keyakinan, dan kepercayaanyang bersumber dari berbagai sistem nilai.

1.11    Sebutkan 5 unsur yang ada pada manusia?

Unsur – unsur yang ada pada manusia sebagai subjek peniali, yaitu:

  • Unsur – unsur jasmani,
  • Unsur – unsur akal,
  • Unsur – unsur rasa,
  • Unsur – unsur karsa (kehendak),
  • Unsur – unsur  kepercayaan.

2.MORAL

2.1           Jelaskan etimologi dan arti moral?

Nilai berasal dari kata mos (mores)=kesuislaan, tabiat, kelakuan. Moral adalah ajaran tentang hal yang baik dan buruk, yang menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia.

2.2     Jelaskan wujud pribadi yang bermoral dan tidak bermoral?

Wujud pribadi yang bermoral seorang pribadi yang taat kepada aturan –aturan, kidah – kaidah dan norma yang berlaku dalam masyarakatnya, dianggap sesuai dan bertindak benar secara moral. Sedangkan pribadi yang dianggap tidak bermoral adalah sebaliknya.

2.3     Sebutkan perwujudan dari moral?

Moral dalam perwujudannya dapat berupa peraturan, prinsip – prinsip yang benar, baik, terpuji dan mulia. Moral dapat berupa kesetiaan, kepatuhan terhadap nilai dan normayang mengikat kehidupan masyarakat, Negara, dan bangsa.

2.4     Sebutkan macam – macam dari moral?

  • Moral Ketuhanan atau Agama,
  • Moral Filsafat,
  • Moral etika,
  • Moral Hukum, dan
  • Moral Ilmu.

2.5     Nilai, moral dan norma, bersama – sama mengatur apa?

Nilai, moral dan norma, bersama mengatur kehidupan masyarakat dalam berbagai aspeknya.

Dan jelaskan perbedaan dari Norma dan Moral?

Kalau Norma yaitu suatu kesadaran dan sikap luhur yang dikehendakai oleh tata nilai untuk dipatuhi. Sedangkan moral ajarannya untuk mewujudkan kesadaran dan sikap luhur yang sesuai dengan tata nilai untuk dipatuhi, yang menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia.

3.NORMA

3.1     Jelaskan etimologi dan arti dari norma?

Norma adalah petunjuk tingkah laku yang harus dijalankan dalam kehidupan sehari – hari berdasarkan motivasi tertentu.

3.2     Sebutkan beberapa contoh perwujudan dari norma?

Norma sesungguhnya perwujudan martabat manusia sebagai makhluk budaya, sosial, moral, dan religi. Norma merupakan suatu kesadaran dan sikap luhur yang dikehendakai oleh tata nilai untuk dipatuhi. Oleh sebab itu, norma dalam perwujudannya dapat berupa norma agama,norma filsafat, norma kesusilaan, norma hukum,dan norma sosial.

3.3     Sebutkan dan jelaskan macam – macam norma yang terdapat dalam masyarakat?

  • Norma Agama

Yaitu suatu norma yang mengatur dalam segala hal yang berhubungan dengan keagamaan.

  • Norma Kesusilaan

Yaitu suatu norma yang mengatur tentang menjaga diri harkat dan martabat seseorang, baik warga Negara ataupun Negara ini sendiri.

  • Norma Kesopanan

Norma yang mengatur tentang sikap atau perbuatan kita dalam keadaan apapun, dan berbicara sekalipun.

  • Norma Hukum

Norma yang berbentuk aturan – atuaran atau larangan dan juga memberikan sanksi yang memberi tindak tegas apabila ada yang melanggarnya..

  • Norma Adat

Yaitu suatu norma yang sudahmenjadi kebiasaan atau disebut tradisi bangsa atau Negara itu sendiri yang tidak bias dirubah oleh siapa pun.

3.4     Apakah yang menjadi kekuatan dari pada norma?

Norma memiliki kekuatan untuk dipatuhi yang dikenal dengan sanksi.

3.5       Jelaskan pengertian sanksi?

Sanksi adalah suatu tindakan yang diberikan kepada manusia, baik secara perorangan atau kelompok/organisasi, karena terbukti melakukan pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.

3.6     Apa isi daripada sanksi?

a. Norma agama sanksinya dari tuhan

b. Norma Kesusilaan dengan sanksinya rasa malu dan menyesal terhadap diri sendiri

c. Norma kesopanan sanksinya berupa mengucilkan dalam pergaulan masyarakat

d. Norma hukum sanksinya berupa penjara atau kurungan atau denda yang dipaksakan oleh alat Negara.

3.7     Pada umumnya norma hukum lebih ditakuti dari pada norma – norma linnya, jelaskan?

Terdapat berbagai macam norma, dan dari berbagai macam norma tersebut norma hukumlah yang paling kuat keberlakunya, karena dapat dipaksakan oleh suatu kekuasaan eksternal misalnya penguasa atau penegak hukum.

3.8     Jelaskan perbedaan dari norma moral, norma sopan santun, dan norma hukum?

ü      Norma moral berasal dari suara hati

ü      Norma sopan santun berasal dari kehidupan sehari-hari ,

ü      Norma hukum berasal dari hukum dan perundang-undangan,

3.9     Jelaskan isi dari

a. Perintah

Keharusan bagi seseorang untuk berbuat sesuatu oleh sebab akibat-akibatnya di pandang baik.

b. Larangan

Keharusan bagi seseorang untuk tidak berbuat sesuatu oleh karena akibat-akibat di pandang tidak baik.

3.10    Berilah beberapa contoh dari pada :

  1. Norma Agama

Melakukan sembahyang kepada Tuhan, tidak berbohong, tidak boleh mencuri, dan Berzina.

  1. Norma Kesusilaan

Orang yang mempertontonkan dan berhubungan intim di tempat umum akan dicap tidak susila,melecehkan wanita atau laki-laki di depan orang.

  1. Norma Kesopanan

Tidak meludah di sembarang tempat, memberi atau menerima sesuatu dengan tangan kanan, tidak kencing di sembarang tempat., orang muda harus menghormati yang tua.

  1. Norma Hukum

Apabila Dengan Sengaja Menghilangkan Jiwa/ nyawa orang lain di ancam hukuman setinggi-tingginya 15 tahun

C. NILAI DASAR , NILAI INSTRUMENTAL,DAN NILAI PRAKSIS

Penjabaran dari nilai di kelompokan menjadi 3 macam yaitu Nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praksis.

1. NILAI DASAR

1.1 Jelaskan pengertian nilai dasar?

Nilai yang berupa hakikat, esensi, entisari dan makna yang dalam dari nilai-nilai tersebut karena setiap nilai memiliki nilai dasar.

1.2 Bagaimana dengan sifat dari nilai dasar berilah contoh?

Nilai dasar bersifat universal karena menyangkut kenyataan obyektif dari segala sesuatu contohnya hakikat Tuhan manusia atau makhluk lainnya.

1.3 Mengapa jika nilai dasar tersebut berkaitan dengan tuhan di sebut bersifat mutlak?

Tuhan adalah kuasa Prima (penyebab pertama) karena segala sesuatu yang diciptakan berasal dari kehendak Tuhan.

1.4 Apakah wujud dari nilai dasar yang bersumber pada hakikat manusia ?

HAM (Hak Asasi Manusia)

1.5 Apakah nilai dasar yang menjadi sumber etika bangsa Indonesia?

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

2. NILAI INSTRUMENTAL

2.1 Jelaskan pengertian nilai instrumental?

Nilai yang menjadi pedoman pelaksanaan nilai dasar.

2.2. Jelaskan bahwa nilai instrumental merupakan eksplitas dari Nilai Dasar ‘?

Karena nilai dasar belum dapat bermakna sepenuhnya apabila nilai dasar tersebut belum formulasi serta parameter atau ukuran yang jelas dan konkret.

2.3 Jelaskan berbentuk apakah Nilai Instrumental tersebut jika berkaitan dengan

a. Tingkah laku manusia

Apabila nilai instrumental berkaitan dengan Tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari maka nilai tersebut akan menjadi norma moral, tetapi

b. Suatu organisasi atau Negara

Apabila nilai instrumental  berkaitan dengan suatu organisasi atau Negara maka merupakan suatu arahan kebijakan atau strategi yang bersumber nilai dasar.

2.4 Dalam kehidupan kenegaraan RI, Nilai Instrumental itu diwujudkan dalam bentuk apa?

Pasal-pasal Undang-undang Dasar 1945.

2.5 Jelaskan bahwa tanpa ketentuan pasall-pasal dalam UUD 1945, Pancasila

belum memberikan makna yang kongkret dalam kehidupan kenegaraan RI ?

Karena merupakan penjabaran dari nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila pancasila.

3. NILAI PRAKSIS

3.1 Jelaskan pengertian NilaiPraksis?

Nilai Praksis merupakan penjabaran lebih lanjut dari nilai instrumental dalam kehidupan nyata.

3.2 Jelaskan bahwa Nilai Praksis tidak bertentangan dengan,nilai Dasar dan Nilai Instrumental ?

Karena merupakan pelaksanaan secara nyata dari nilai-nilai dasar dan nilai instrumental sehingga di jiwai oleh nilai-nilai  tersebut.

3 3 Sebutkan beberapa contoh, Nilai Praksis dalam kehidupan kenegaraan

Undang-undang organik, yaitu semua perundang-undangan yang berada di bawah UUD 1945 sampai kepada peraturan Pelaksanaan yang di buat oleh pemerintah.

3.4 Jelaskan, apakah isi dari Tap MPP. No. III/MPR/2000

Sumber Hukum dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan  yang berisi bahwa tata urutan peraturan perundangundangan merupakan pedoman dalam pembuatan aturan hukum di bawahnya. Yaitu sebagai berikut :

a. Undang-undang dasar

b. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat

c.Undang-Undang

d. Peraturan pemerintah penggatnti undang-undang(PERPU)

e. Peraturan Pemerintah

f. Keputusan Presiden

g. Peraturan daerah.

3.5 Jika Nilai – nilai tersebut dikait dengan UUD 1945, maka :

a. Dimanakah dicantumkan Nilai Dasar pada UUD1945

Pembukaan UUD 1945

b. Da1am bentuk apakah Nilai Instnunental diwujudkan dalam UUD 1945?

Pasal-pasal UUD 1945 dan Ketetapan MPR.

c. Dimanakah dalam bentuk apakah Nilai Praksis diwujudkan dalam Uraian

Peraturan Perundangan RI ?

Dapat di temukan dalam peraturan perundang-undangan berikutnya, yaitu dalam undang-undang sampai kepada peraturan di bawahnya.

D. PANCASILA SEBAGAI NILAI DASAR FUNDAMENTAL BAGI BANGSA DAN NEGARA RI

1. Mengapa Pancasila disebut memiliki sifat Universal, jelaskan ?

Karena Pancasila memperlihatkan napas humanisme yang dapat dengan mudah di terima oleh siapa saja.

2. Jelaskan walaupun Pancasila, bersifat Universal tidak begitu saja dapat diterima semua bangsa?

Memiliki perbedaan yangterletak pada fakta sejarah bahwa ilai –nilai secara sadar di rangkai dan di sahkan menjadi satu kesatuan yang berfungsi sebagai basis perilaku politik dan sikap moral bangsa.

3. Jelaskan bahwa pancasila memiliki khas bangsa Indonesia?

Memiliki sifat yang Universal namun tidak begitu saja dapat diterima semua bangsa yang nilai-nilai khususnya termuat dalam Sila-sila Pancasila.

4. Sebutkan dan jelaskan secara singkat, nilai khusus dari Sila-sila Pancasila?

Sila Pertama : Ketuhanan YME yang memuat pengakuan eksplisit akan eksistensi Tuhan sebagai  sumber dan pencipta universum.

Sila kedua : Kemanusiaan yg adil dan beradab yang merupakan refleksi lebih lanjut dari sila pertama memperlihatkan secara mendasar dari negara atas martabat manusia dan sekaligus komitmen untuk melindunginya. Asumsi dasar di batik prihsip kedua ini ialah bahwa manusia, karena kedudukannya yang khusus di antara ciptaan-ciptaan lainnya di dalam universum, mempunyai hak dan kewajiban untuk mengembangkan kesempatan untuk meningkatkan harkat dan martabatnya sebagai manusia. Dengan demikian, manusia secara natural dengan akal dan budinya mempunyai kewajiban untuk mengembangkan dirinya menjadi person yang bernilai.

Sila ketiga: Persatuan Indonesia, secara khusus meminta perhatian setiap warga negara akan hak dan kewajiban dan tanggung jawabnya pada negara, khususnya dalam menjaga eksistensi negara dan bangsa.

Sila keempat: Demokrasi yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan, memperlihatkan pengakuan negara serta perlindungannya terhadap kedaulatan rakyat yang dilaksanakan dalam iklim musyawarah dan mufakat. Dalam iklim keterbukaan untuk saling mendengarkan, mempertimbangkan satu sama lain, dan juga sikap belajar serta saling menerima dan memberi. Hal ini berarti bahwa setiap orang diakui dan dilindungi haknya untuk berpartisipasi dalam kehidupan politik.

Sila kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, secara istimewa menekankan keseimbangan antara hak dan kewajiban. Setiap warga negara harus bisa menikmati keadilan secara nyata, tetapi iklim keadilan yang naerata hanya bisa dicapai apabila struktur sosial masyarakat sendiri secara adil. Keadilan sosial terutama menuntut informasi struktur-struktur sosial, yaitu struktur ekonomi, politik, budaya, dan ideologi ke arah yang lebih akomodatif terhadap kepentingan masyarakat.

5. Sebutkan 4 Pokok Pikiran dari Pembukaan UUD 1945 ?           .

Pokok pikiran pertama, negara Indonesia adalah negara persatuan, yaitu negara yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Negara mengatasi segala paham golongan dan perseorangan. Hal ini merupakan penjabaran dari sila ketiga.

Pokok pikiran kedua, menyatakan bahwa negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam hat ini negara berkewajiban mewujudkan kesejahteraan umum bagi seluruh rakyat Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pokok pikiran ini penjabaran dari sila kelima.

Pokok pikiran ketiga, menyatakan negara berkedaulatan rakyat, berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan. Pokok pikiran ini menunjukkan negara Indonesia demokrasi, yaitu kedaulatan di tangan rakyat, sesuai dengan sila keempat.

Pokok pikiran keempat, menyatakan bahwa negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yanag adil dan be}-adab. Pokok pikiran ini sebagai penjabaran dari sila pertama dan kedua.

6. Pokok-pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945, hakekatnya merupakan nilai-nilai dari apa?

Pokok-pokok kaidah Negara yang fundamental.  ,

7. Mengapa Pancasila dan Pembukaan UUU 1945, disebut sebagai pokok-pokok Kaidah Negara yang Fundamental?

Karena di dalamnya terkandung pula konsep-konsep sebagai berikut:

  1. Dasar-dasar pemnbentukan negara, yaitu tujuan negara, asas politik negara (negara Republik Indonesia dan berkedaulatan rakyat), dan asas kerohanian negara (Pancasila).
  2. Ketentuan diadakannya undang-undang dasar, yaitu ” … maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia dalam suatu undang-undang dasar Negara Indonesia..”. Hal ini menunjukkan adanya sumber hukum.

8. Jelaskan mengapa Pembukaan UUD 1945, tidak dapat diubah secara hukum?

Karena Pembukaan UUD 1945 memuat nilai-nilai dasar yang fundamental yang dalam hukum mempunyai hakikat dan kedudukan yang tetap dan tidak berubah,  Apabila terjadi perubahan berarti pembubaran Negara proklamasi 1945

9. Jelaskan bahwa Pancasila memiliki susunan majemuk tunggal (merupakan satu kesatuan yang bersifat organis).

Pancasila adalah suatu kesatuan yang majemuk tunggal, setiap sila tidak dapat berdiri sendiri terlepas dari sila lainnya, diantara sila satu dan lainnya tidak saling bertentangan.

Inti dan isi Pancasila adalah manusia monopluralis yang memiliki unsur-unsur susunan kodrat (jasmani –rohani), sifat kodrat (individu-makhluk sosial), kedudukan kodrat sebagai pribadi berdiri sendiri, yaitu makhluk TuhanYang Maha Esa.
Unsur-unsur hakekat manusia merupakan suatu kesatuan yang bersifat organis dan harmonis, dan setiap unsur memiliki fungsi masing-masing namun saling berhubungan. Pancasila merupakan penjelmaan hakekat manusia monopluralis sebagai kesatuan organis

10. Jelaskan bahwa lima sila dari Pancasila memiliki susunan Hierarchies -Piramidal dan merupakan suatu Sistema -Falsafah?

Bentuk susunan Pancasila yang hierarkis – piramidal adalah sebagai berikut:

Sila pertama          : meliputi dan menjiwai sila kedua, sila ketiga, sila keempat, dan sila kelima.

Sila kedua                       : diliputi dan dijiwai sila pertama, meliputi dan menjiwai sila ketiga, sila keempat, dan sila kelima.

Sila ketiga                       : diliputi dan dijiwai sila pertama dan sila kedua, meliputi dan menjiwai sila keempat dan sila kelima.

Sila keempat         : diliputi dan dijiwai sila pertama, sila kedua, dan sila ketiga, meliputi dan menjiwai sila kelima.

Sila kelima                      : diliputi dan dijiwai oleh seluruh sila-sila. Konsep Negara Pancasila

11. Jelaskan Negara Pancasila?

Konsep negara Pancasila menurut pembukaan UUD 1945 adalah paham negara persatuan yang meliputi kehidupan masyarakat.

1) Sifat sosialistis – religius.

2) Semangat kekeluargaan dan kebersamaan.

3) Semangat persatuan.

4) Musyawarah.

5) Menghendaki keadilan sosial.

12. Jelaskan Ide Pokok Bangsa dan Kebangsaan Indonesia?

Ide pokok bangsa dan kebangsaan Indonesia dapat dilihat dari sifat keseimbangan Pancasila, yaitu sebagai berikut.

1) Keseimbangan antara golongan agama (Islam) dan golongan nasionalis (negara theis demokrasi)

2) Keseimbangan antara sifat individu dan sifat sosial (aliran monodualisme).

3) Keseimbangan antara ide-ide asli Indonesia (paham dialektis).

13. Jelaskan tentang Paham Integralistik?

Paham integralistik (paham negara persatuan) tercermin dalam nilai-nilai dasar paham kekeluargaan, yaitu sebagai berikut.

1)      Persatuan dan kesatuan serta saling ketergantungan satu sama lain dalam masyarakat.

2)      Bertekad dan berkehendak sama untuk kehidupan kebangsaan yang bebas, merdeka, dan bersatu.

3)      Cinta tanah air dan bangsa serta kebersamaan.

4)      Kedaulatan rakyat dengan sikap demokratis dan toleran.

5)      Kesetiakawanan sosial, nondiskriminatif.

6)      Berkeadilan sosial dan kemakrnuran masyarakat.

7)      Menyadari bahwa bangsa Indonesia berada dalam tata pergaulanan dunia dan universal.

8)      Menghargai harkat dan martabat manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

E. ETIKA POLITIK DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA :

1. Jelaskan pengertian dari Etika Kehidupan Berbangsa?

Sesuai dengan Tap. MPR No.Vl/MPR/2001 dinyatakan pengertian dari etika kehidupan berbangsa adalah rumusan yang bersumber dari ajaran agama yang bersifat universal dan nilai-nilai budaya bangsa yang terjamin dalam Pancasila sebagai acuan dalam berpikir, bersikap, dan bcrtingkah laku dalam kehidupan berbangsa.

2. Dimana dicantumkan tentang Etika Kehidupan Berbangsa?

Tap. MPR No.Vl/MPR/2001

3. Apakah langkah awal/permulaan pembinaan Etika Politik dalam kehidupan Berbangsa?

Langkah permulaan dimulai dengan membangun konstruksi berpikir dalam rangka menata kembali kultur politik bangsa Indonesia.,.

4. Kita sebagai Warganegara memiliki hak-hak Politik:

4.1 Apakah artinya hak-hak politik?

4.2 Berilah contoh 5 macam hak politik ?

4.3 Apa tujuan warganegara diberikan hak-hak politik.?

Kita sebagai warga negara telah memiliki hak-hak politik dalam kehidupan bernegara Agar warga Negara  saling bersosialisasi, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan sesama warga negara dalam berbagai wadah.

4.4 Sebutkan Wadah-wadah pelaksanaan hak-hak politik.?

Wadah infra-struktur dan suprastruktur.

5. Sebutkan wadah Infrastukstur dalam menyalurkan hak-hak politik ?

Wadah infrastruktur, antara lain mimbar bebas, unjuk rasa, bicara secara lisan atau tulisan. Aktivitas organisasi partai politik atau lembaga sosial kemasyarakatan, kampanye pemilihan umum, penghitungan suara dalam memilih wakil di DPR atau pimpinan eksekutif

6. 6.1 Sebutkan wadah Suprastruktur dalarn bidang legislative mulai dari pusat sampai kedaerah ?

Sedangkan wadah suprastruktur antara lain mencakup semua lembaga legislatif di semua tingkat dan jajaran eksekutif (mulai dari Presiden sampai ke RT/RW) dalam semua jajaran lembaga kekuasaan kehakiman (tingkat pusat sampai ke daerah-daerah). Ke semua wadah tersebut telah diatur.dengan perundang-undangan dengan sedemikian rupa agar hak-hak politik terdapat berjalan sebagaimana mestinya.

6.2 Sebutkan wadah Suprastruktur dalam bidang Eksekutif mulai dari Pusat. sampai ke Daerah?

7. Dewan Kehormatan DPR

Dalam kehidupan politik Indonesia banyak suara masyarakat untuk menuntut agar dibentuknya dewan kehormatan dalam berbagai institusi kenegaraan dan kemasyarakatan, termasuk di DPR dengan harapan etika politik dapat terwujud dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara

7.1 Apa dasar dibentuknya Dewan Kehormatan DPR.?

Berdasarkan Tap. MPR No. VI / MPR/ 2002 tentang Rekomendasi Atas Laporan Pelaksanaan Putusan MPR oleh Presiden, DPR, DPA, MA, dan BPK, DPR harus segera membentuk dewan kehormatan

7.2 Apa tugasnya Dewan Kehormatan DPR.

Untuk memeriksa anggota DPR yang kurang disiplin.

7.3 Sebutkan isi Tap MPR No. VI/MPR/2002

Dalam Tap. MPR VI/MPR/2002 ditegaskan: DPR perlu meningkatkan kinerja anggotanya dengan landasan moral, etika, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.

7.4 Sebutkan bunyi Pasal 6 Tata Tertib DPR mengenai tata tertib DPR?

Dalam Pasal 6 tata tertib DPR mengenai kode etik DPR, diungkapkan dalam :

ayat (1)   : anggota DPR harus mengutamakan tugasnya dengan cara menghadiri secara fisik setiap rapat yang menjadi kewajibannya.

Ayat (2) : menegaskan, ketidakhadiran anggota secara fisik sebanyak tiga kali berturut-turut dalam rapat sejenis, tanpa izin dari pimpinan fraksi merupakan suatu pelanggaran kode etik.

8. Sebutkan factor-faktor dari dalam negeri yang menyebabkan terjadi  krisis multidimensional, yang mengancam terhadap persatuan bangsa dan kemunduran dalam pelaksanaan Etika kehidupan bangsa?

Faktor yang berasal dari dalam negeri, antara lain sebagai berikut.

  1. Masih lemahnva pengamalan agama dan munculnya pemahaman ajaran agama yang keliru dan sempit.
  2. Sistem sentralisasi pemerintahan di masa lampau sehingga timbal fanatisme daerah.
  3. Tidak berkembangnya pemahaman kemajemukan dalam kehidupan berbangsa.
  4. Terjadinya ketidakadilan ekonomi dalam kurun waktu yang panjang sehingga munculnya perilaku ekonomi yang bertentang dengan moralitas dan etika.
  5. Kurangnya keteladanan bersikap dan berperilaku sebagai pemimpin bangsa.

9. Sebutkan faktor-faktor dari luar negeri?

Faktor penyebab dari luar negeri adalah sebagai berikut.

  1. Pengaruh globalisasi yang luas dengan persaingan bangsa yang semakin tajam.
  2. Makin tingginya intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional.

10. 10.1 Apakah pokok-pokok dalam kehidupan berbangsa?

Pokok-pokok etika dalam  kehidupan berbangsa mengedepankan kejujuran, amanah, keteladanan, sportifitas, disiplin, etos kerja, kemandirian, sikap toleransi, rasa malu, tanggung jawab, menjaga kehormatan serta martabat diri sebagai warga bangsa.

10.2 Sebutkan isi Tap MPRNo. VI/MPR/2001 mengenai etika kehidupan berbangsa?

Dalam Tap. MPR No. VI/MPR/2001 diuraikan etika kehidupan berbangsa adalah sebagai berikut.

1. Etika sosial dan budaya.

2. Etika politik dan pemerintahan.

3. Etika ekonomi dan bisnis.

4. Etika penegakan hukum yang berkeadilan.

5. Etika keilmuan.

6. Etika lingkungan.

—-SELESAI—-

CORAZON ESPINADO

Bm F#
Esa mujer me esta matando
Me a espinado el corazon
Por mas que trato de olvidarla

Mi alma no da razon
Mi corazon aplastado
Herido y abandonado
Aber aber tu sabes dime mi amor por favor
Que dolor nos quedo

Chorus:
Ah ah ah corazon espinado
Ah ah ah como me duele el amor

Como duele como duele el corazon
Cuando nostiene entregados
Pero no olvides mujer que algun dia diras
Hay ya yay como me duele el amor

Bridge
Em Bm
Como me duele el olvido
Em Bm
Como duele el corazon
D A
Como me duele estar vivo
G F#
Sin tenerte aun lado amor

Bm F#
Corazon espinado

“……..”(bag.2)

img_0001

indonesia
indonesia
indonesia

kalimat2 itu membahana di seluruh stadion sebelum ,setelah dan di sela-sela pertandingan …di iringin suara snare drum
yang di pukul mengikuti irama lagu tanpa kenal lelah…hehehe kegilaan itu muncul lagi
seperti kmrn saat gw menonton tim sepak bola nasional Indonesia berlaga pada pembukaan Piala AFF di stadion utama Bung karno melawan myanmar
ada pemandangan yang menarik selama 2 tahun belakangan ini melihat ragam penonton ketika timnas bertanding yaitu
lebih santunnya para suporter kita saat melihat dan mendukung timnas …
Dan agaknya sekarang juga sudah mulai menjadi tontonan bagi keluarga walaupun masih di level tim nasional..
seperti sudah mulai banyak kaum hawa dan para selebritis datang menonton juga anak2 dengan orang tuanya..tanpa
pernah khawatir akan terjadi kerusuhan…indah sekali rasanya melihat kekompakan mereka apalagi ketika ikut bersama sekitar 50 ribuan orang membentuk gelombang yang mirip
tsunami di seputar tribun stadion atau yang lebih di kenal dengan istilah mexican wave (di perkenalkan pertama kali oleh para
penonton mexico saat world cup 1986)
atau apakah semua sudah maklum dgn kondisi timnas kita..yang angin-anginan alias ngga bisa di tebak.
sehingga apapun hasil yang di peroleh dapat di terima dengan lapang dada meskipun masih ada segelintir oknum suporter yang
melampiaskan dengan cara yang sedikit di luar batas apabila timnas kalah mudah2an…tapi gw tau mereka berbuat seperti itu karena kecintaannya pada timnas.
padahal kalo di pikir-pikir menunjukan rasa cinta itu dapat di lakukan dengan cara yang lebih elegan…(termasuk sama cewe juga
hehehe) sukurlah kemarin timnas unggul telak 3-0 jadi semua pulang dengan wajah yang berseri-seri sembari berkomentar seperti para komentator di tv.
termasuk gw yang ngga merasakan rasa betenya karena harus bersusah payah mengeluarkan motor dari semrawutnya parkiran di lapangan ABC
walaupun begitu para suporter dan pecinta sepak bola tanah air khususnya tidak bosan-bosannya mendukung timnas
ada yang kurang greget tentang penampilan timnas di piala AFF sekarang… where r u boazz.??? itu pertanyaan pertama gw saat melihat para pemain muncul ke lapangan untuk pemanasan padahal dia lagi on fire di liga ..cederakah dia?…knp om ben??….
ahh semoga tanpa boaz timnas tetap semangat.
hanya harapan gw semoga keindahan semangat mendukung timnas tidak hanya di senayan saja tapi dapat di teruskan saat mendukung klubnya masing-masing dimanapun bertanding…
jadilah suporter yang santun..menjunjung sportifitas..
maju tak gentar..jayalah merah putih…raih piala AFF.

Jakarta Sore Ini

hujan turun dengan derasnya

petir terdengar bersautan

mengiringi eric clapton dengan wonderfull to night-nya

membuat indah suasana yang sepi jadi lebih “berasa”
(kalo boleh pinjem istilah seorang temen)

sambil menghirup segelas teh manis dan sepotong martabak telor yang masih hangat..

sedikit jadi penawar rasa dingin

fikiran pun   melayang tanpa batas

di sebuah website di beritakan air sudah mulai rajin datang ke tempat2 langganan banjir jakarta . wah…  alamat jalanan bakal macet neh

ahh di radio…nidji ud teriak2 dengan laskar pelanginya .

di pojok sekelompok temen sedang berdiskusi pepesan kosong
secarik lirik you to me are everything-nya realthing sudah ad di meja
jdeerrrr….bunyi simbal….membuyarkan lamunanku seketika

14112008

Denting Piano Kala Jemari Menari
Nada Merambat Pelan Di Kesunyian Malam
Saat Datang Rintik Hujan Bersama Sebuah Bayang
Yang Pernah Terlupakan

Hati Kecil Berbisik Untuk Kembali Padanya
Seribu Kata Menggoda Seribu Sesal Di Depan Mata
Seperti Menjelma Waktu Aku Tertawa
Kala Memberimu Dosa

O….maafkanlah

Rasa Sesal Di Dasar Hati Diam Tak Mau Pergi
Haruskah Aku Lari Dari Kenyataan Ini
Pernah Ku Mencoba Tuk Sembunyi
Namun Senyum Mu Tetap Mengikuti

(ini lagu yang bikin gw semangat pengen bisa main gitar..hehehe)

Dewa dari Leuwinanggung

Bagaimana Iwan Fals bangkit dari kerusuhan jiwa dan menjadi saksi? fals5

LEUWINANGGUNG adalah sebuah desa yang mirip kebanyakan dusun Pulau Jawa. Di sana ada rumah, sekolah, masjid, klinik, pohon dan bambu, madrasah ibtidaiyah, serta kantor lurah. Tetapi Leuwinanggung tak sama dengan desa-desa lain di Pulau Jawa karena di sana berumahlah seorang dewa …. namanya Iwan Fals.

Dewa ini tinggal di sebuah rumah besar. Tanahnya 6.000 meter persegi. Bagian terbesar dipakai untuk sebuah toko, pendopo, sebuah panggung terbuka, maupun kantor organisasi para penggemar si dewa bernama Oi. Kediaman pribadi dewa ini dilengkapi studio musik, garasi mobil (termasuk bus), rumah tinggal, serta kebun dengan rumput tercukur rapi.

Suatu sore September lalu, Iwan Fals menceritakan perkenalannya dengan Leuwinanggung pada saya. “Tahun 1982 saya cari tanah di sini, maksudnya untuk investasi saja,” katanya. Dia membeli tanah dari rezeki penjualan kaset Sarjana Muda yang diluncurkan 1981 dan terjual 300 ribu buah. Kisah berikutnya, dia sekali-sekali datang dari Jakarta bersama istrinya, mantan model Yos Rosana, menengok tanah mereka serta membawa pulang buah-buahan dari kebun.

Leuwinanggung menarik karena warganya rukun. Kalau ada acara perkawinan, jaipongan, atau kematian, semuanya kumpul. “Bila ada kematian, pengunjung yang datang justru dibayar. Diberi uang. Mereka bahkan sampai ngutang. Dalam hati saya pikir, ‘Gagah amat.’ Saya merasa kecil sekali. Kayak jawara gitu. Ada kegagahan di sini. Kalau mereka datang kenduri, duduk, pandangan ke depan, nggak ditegur ya diam saja. Kalau ada makan ya nggak rakus. Saya kan dulu nggak tahu. Ada makanan ya saya makan,” kata Iwan.

Kalau sedang tak sibuk, Iwan ikut salawatan tiap malam Jumat. “Bahasanya campur Arab, Sunda, Jawa. Ada 20 nomor salawatan lama yang saya kumpulkan.” Salawatan untuk sebuah desa macam Leuwinanggung, yang tanahnya, kapling demi kapling dibeli orang Jakarta, dan anak-anak mudanya mulai kekurangan pekerjaan, bisa jadi kekuatan untuk desa ini. “Kekuatan secara batin, secara spiritual,” kata Iwan.

Leuwinanggung sendiri terletak di daerah Bogor. Penduduk di sana sehari-hari bicara bahasa Sunda kasar. Orang butuh sekitar satu jam naik taksi dari Jakarta ke Leuwinanggung. Daerahnya terpencil. Selewat magrib, jalanan Leuwinanggung sepi dan jarang ada kendaraan. Ketika 16 Agustus lalu saya kemalaman di Leuwinanggung, lewat tengah malam saya jalan kaki empat kilometer untuk mendapatkan tukang ojek.

Ketika itu sekitar 600 penggemar Fals dan penduduk Leuwinanggung merayakan Agustusan bersama. Di sanalah saya menemukan banyak iwan fals. Mereka bergaya ala Fals dengan rambut gondrong, jins belel, memberi salam dan berteriak “Oi.” Suaranya dibuat dalam, agak serak. Di panggung, lagu-lagu Fals dibawakan bergantian, dari yang mirip aransemen aslinya, sehingga mendapat tepuk tangan, sampai yang ditertawakan penonton—dapat tepuk tangan juga.

Yang ditertawakan termasuk seorang pemuda 30-an tahun. Topinya merah, rambutnya gondrong sepundak, kulitnya gelap, giginya putih bersih, dan namanya Fajar Wijaya. Fajar seorang pengamen kelahiran Yogyakarta tapi lebih sering mengamen di Cilegon. “Saya terharu, menjerit, merasa ada panggilan hati. Dapat bimbingan dari lagunya itu,” katanya, mengacu lagu Di Mata Air Tak Ada Air Mata.

“Saya merasa kok ada hikmah tersendiri buat hidup saya. Saya merantau. (Lagu) ini nasihat dalam perjalanan hidup saya. Saya merenungkan jati diri saya,” kata Fajar, tersenyum sembari menarik-narik baju luriknya yang lusuh.

Iwan Fals memang bukan dewa dalam pengertian mitologi Yunani. Mungkin kedewaan Fals lebih dekat dengan fenomena musik 1960-an ketika dinding-dinding kota London dicorat-coret dengan kalimat, “Clapton is god (Clapton seorang dewa).” Mereka yang anonim itu memuja Eric Clapton, gitaris blues Yardbirds yang muncul di Inggris pada 1963. Majalah Rolling Stone menyebut Clapton menonjol karena konsisten menjaga standar mutu karyanya.

Orang yang malam Agustusan itu tak kalah sibuknya dengan Fajar adalah Slamet Setyabudi, koordinator keamanan Oi, yang sehari-hari bekerja sebagai tentara dengan pangkat sersan dua dari Pasukan Pengawal Presiden. Slamet badannya tegap, orangnya ramah. Dia anggota Grup C, yang bertugas mengawal tamu-tamu negara. Dia pernah mengawal Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan Presiden Timor Lorosa’e Xanana Gusmao. “Habis dinas saya ke sini,” katanya.

Slamet sesekali membawa rekan-rekannya ke Leuwinanggung untuk bantu keamanan. “Tentara yang penggemar Mas Iwan ini sebenarnya banyak,” katanya. Saya sempat berpikir nakal. Negara Indonesia membayari ratusan tentara untuk mengawal presiden dan wakil presiden. Mereka menerima gaji, sering pergi ke luar negeri, menerima pelatihan, mendapat seragam keren. Tentara yang sama mengawal Iwan Fals dengan gratis!

Malam itu lebih dari selusin pengurus Oi bercerita tentang Fals pada saya. Mereka cerita para penggemar yang terperangah ketika pertama kali menemui Fals. Banyak yang “gila” dengan memeluk, mencium tangan, dan menangisi Fals. Ada yang datang dari Flores, Riau, Jambi, dan sebagainya.

Malam itu saya berharap melihat ritual tersebut. Ratusan penggemar berharap sang dewa muncul. Namun Iwan tetap tinggal di rumah. Dia “meriang, kecapekan” dan dicurigai kena tipus. Dewa ini ternyata manusia biasa yang bisa sakit.

MALAM itu juga ada Muhamad Ma’mun. Seorang lelaki yang menarik. Penampilannya kalem, rambutnya panjang, dan terkadang dipanggil “Romo.” Ma’mun dulu pernah kerja di perusahaan properti tapi sekarang wiraswasta, memborong pekerjaan bangunan rumah. Ma’mun termasuk kenalan dekat Iwan Fals. Dia mengenal keluarga Fals sejak 1985 ketika mulai mondok di sebuah rumah di Jalan Barkah, daerah Manggarai di pusat Jakarta. Rumah itu milik Lies Suudiyah, seorang pekerja sosial dan ibunda Iwan.

Fals waktu itu sudah berkeluarga dan tinggal di Condet. “Panggilan rumahnya Tanto,” kata Ma’mun. Nama lengkapnya Virgiawan Listanto. “Galang masih kecil, belum sekolah, mungkin empat atau lima tahun. Cikal baru bisa jalan,” kata Ma’mun, mengacu pada anak Iwan: Galang Rambu Anarki dan Anisa Cikal Rambu Basae.

Entah kenapa keduanya cocok. Ma’mun usianya tiga tahun lebih tua dari Iwan. Ma’mun kelahiran Solo 1958 sedang Iwan Jakarta 1961. Mungkin mereka punya karakter dasar yang sama. Keduanya orang yang tak ragu mempertanyakan apapun. Saya terkesan dengan kerendahan hati mereka. Ketika mondok, Ma’mun bekerja sebagai pegawai PT Pembangunan Jaya sementara Iwan sudah mulai dikenal sebagai penyanyi. Persahabatan mereka berlanjut hingga sekarang. Ma’mun termasuk orang yang diminta Iwan jadi pengurus Yayasan Orang Indonesia—yayasan sosial yang dibentuk dan diketuai Iwan sendiri.

Pengalaman berkesan Ma’mun terjadi ketika mereka lagi membaca harian sore Sinar Harapan yang memuat foto anggota-anggota parlemen ketiduran saat sidang. “Wah, ini perlu disentil To,” kata Ma’mun.

Iwan menyanding gitar dan Ma’mun membawa pena. Mereka bekerja mencari lirik dan musik. Semalaman mereka bekerja. Hasilnya, lagu Surat Untuk Wakil Rakyat yang dimasukkan dalam album Wakil Rakyat (1987). Ma’mun bangga dengan karya bersama ini apalagi ketika mahasiswa menjadikan lagu itu “lagu wajib” demonstrasi. Hingga kini Ma’mun rutin mendapatkan kiriman uang royalti dari Musica—produser dan distributor sebagian besar album Fals.

Ma’mun menilai temannya itu sebagai salah satu penyanyi kritik sosial terkemuka di Indonesia. Iwan menggunakan bahasa Indonesia, untuk bercerita tentang anak maling yang jadi maling, sunatan massal, pelacur, korupsi, nasib guru, dan sebagainya. Majalah Time Mei lalu menyebutnya “pahlawan Asia”—sejajar dengan Jackie Chan, Xanana Gusmao, dan Aung San Suu Kyi.

Kalau artis lain menjaga penampilan mereka lewat make up menyala, potongan rambut aneh, kostum unik, atau operasi plastik untuk memperindah diri, Iwan Fals tampil biasa. Beberapa kali saya menyaksikan Iwan memakai kaos Shanghai, kaos katun tipis dan lembut, yang harganya Rp 10 ribu selembar, saat konser. Orang toh tetap histeris melihatnya. Iwan mungkin punya kharisma.

Amir Husin Daulay, seorang aktivis mahasiswa 1980-an dari Yayasan Pijar, menyebut Fals “nabi buat para pengikutnya.” Pada 1983, Daulay mengundang Fals mengamen ke kampus Akademi Ilmu Statistik. Iwan datang bersama Yos, membawa gitar, menyanyikan empat lagu, dan mendapat honor Rp 400 ribu. Pengalaman mengamen, yang dilakukannya bertahun-tahun, melatih Iwan menghadapi massa, dari pentas ke pentas, sehingga tahu bagaimana mengatur dirinya sendiri, bagaimana mengatur suara, mana yang disukai, mana yang tak disukai.

Persahabatan Ma’mun dan Iwan meningkat seiring karier mereka berdua. Antara Sarjana Muda hingga album Antara Aku, Kau, dan Bekas Pacarmu pada 1989, Iwan menghasilkan 13 album bersama Musica. Artinya, hampir satu album tiap enam bulan. Ini luar biasa.

Pada 1989 Iwan menerbitkan album Mata Dewa bersama Arena Indonesia Production (Airo). Mereka berniat mengadakan tur 100 kota. Konser perdana 26 Februari 1989 di Jakarta berjalan baik tapi buntutnya sebelas kendaraan bermotor dirusak. Mengapa kerusuhan terjadi? Sampai hari ini belum ada penjelasan rinci. Apa polisi kurang profesional? Atau Arena Indonesia Production kurang siap? Atau Fals mengeluarkan kalimat-kalimat yang memprovokasi massa?

Tapi tur jalan terus ke Pulau Sumatra. Sore hari 9 Maret 1989, Ma’mun dan Iwan Fals berada di sebuah hotel di Palembang. Keesokannya, Iwan bakal tampil di konser Mata Dewa. Sehabis makan malam, Ma’mun dan Iwan masuk kamar. Di depan cermin, mereka bicara soal persiapan konser.

“Gayane ngene yo? (Gayanya gini ya?)” tanya Iwan, sambil memegang gitar akustik.

“Ojo ndingkluk. Rodo ndegek (Jangan menunduk. Agak membusung),” kata Ma’mun. Iwan pun mengubah gayanya memegang gitar.

“Nek penyanyi rock ngene lho! (Kalau penyanyi rock begini lho!)” kata Ma’mun, mengambil gitar dan memberi contoh.

Mereka diskusi sebelum tidur. Keesokan harinya, Sofyan Ali, promotor Arena Indonesia Production, memberi kabar buruk. Polisi Palembang memberitahu ada radiogram dari markas polisi Jakarta. Mereka melarang Fals melanjutkan tur guna menghindari kekacauan. Padahal alat-alat sudah siap, panggung sudah siap. Rencana pertunjukan Palembang, Padang, Jambi, Medan, dan Banda Aceh dilarang. Iwan menangis. “Buat Iwan panggung adalah kehidupannya. Dia jadi hidup kalau di panggung,” kata Ma’mun.

Ironisnya, polisi melarang ketika belum ada penelitian tuntas mengapa keributan Jakarta terjadi. Di mana-mana kumpulan massa punya potensi ribut, dari massa sepak bola hingga musik. Ini tak berarti orang dilarang main bola atau nonton musik bukan? Bagaimana kebudayaan manusia akan maju kalau khawatir ribut? Bukankah polisi dibayar, bahkan negara diadakan, agar kebudayaan bisa maju, agar demokrasi bisa berkembang?

Lebih susah lagi. Di Indonesia, banyak orang malas berpikir, banyak wartawan malas melakukan reportase, dan lebih banyak lagi orang yang suka mengembangkan teori “pihak ketiga.” Di mana-mana ada teori ini. Buruh dilarang demonstrasi karena ditunggangi “pihak ketiga.” Mahasiswa bikin rusuh karena “pihak ketiga.” Saya mempelajari laporan berbagai suratkabar Indonesia dan melihat ada tiga teori “pihak ketiga” di balik pembredelan Mata Dewa.

“Pihak ketiga” pertama adalah “mafia Glodok” yang meminjam tangan polisi untuk mematahkan gaya distribusi kaset ala Sofyan Ali. “Mafia Glodok” adalah sebutan untuk industri rekaman yang berpusat di Glodok, Jakarta. Mereka kebanyakan dikelola pengusaha Indonesia etnik Tionghoa dan dianggap kurang menghargai seni, kurang menghargai musisi, tapi menguasai distribusi kaset. Spekulasi ini datang karena Iwan Fals pindah dari Musica ke tempat Sofyan Ali.

“Pihak ketiga” kedua adalah “industri rokok tertentu” yang meminjam tangan polisi guna menjegal pemasaran rokok Djarum—sponsor utama Mata Dewa. “Pihak ketiga” ketiga adalah pejabat-pejabat “tertentu” yang tak senang dengan kritik sosial Fals.

Tak ada bukti kuat untuk mendukung ketiga teori itu. Tapi cukup banyak alasan mengatakan ketiganya spekulatif. Iwan tak sepenuhnya pindah dari Musica karena ia juga mengerjakan lagu Kemesraan bersama artis Musica. “Saya merasa bersyukur punya partner Musica,” kata Iwan pada saya. Bisnis musik juga kecil sekali dibanding bisnis rokok. Raksasa industri rokok Djarum (Kudus), Sampoerna (Surabaya), Gudang Garam (Kediri), dan BAT (Jakarta) memang bersaing tapi juga bergabung dalam suatu kartel. Promosi lewat Fals memang penting tapi hanya sebagian kecil dari promosi Djarum. Keuntungan Djarum tahun lalu saja sebesar Rp 2,08 triliun atau hampir dua kali lipat omzet semua industri rekaman Indonesia. Siapa pejabat yang tak suka Fals? Setiawan Djody, rekanan bisnis Sofyan Ali dan salah satu pemegang saham PT Airo Swadaya Stupa, juga dekat dengan kalangan pejabat. Mengapa tak ada yang bicara dengan Djody?

Di Palembang tak ada verifikasi dan tawar-menawar. Kekuatan negara Orde Baru sangat kuat. Jangankan Iwan Fals. Protes dari hampir semua organisasi nirlaba di Indonesia, terhadap penggenangan desa-desa calon waduk Kedung Ombo bulan sebelumnya, juga diabaikan rezim Soeharto. Bank Dunia, yang mendanai Kedung Ombo, tak berbuat banyak melihat puluhan ribu petani mengungsi menyelamatkan harta dan nyawa. Iwan melawan. Dia jalan sendirian ke Padang, Jambi, dan lainnya, untuk memberitahu publik dia tak bisa memenuhi janji karena dilarang polisi. Ma’mun pulang ke Jakarta membawa pulang peralatan dengan delapan truk. “Pakaian saya bawa, kopernya saya bawa pulang. Dia cuma bawa pakaian satu.”

Di Jakarta, pelarangan itu juga memprihatinkan musisi lain. Sawung Jabo, musikus dari komunitas Sirkus Barock, menelepon Iwan untuk menyatakan simpati. Iwan pernah ikut pementasan Sirkus Barock pada 1986.

“Saya lupa persisnya. Suatu malam Iwan datang ke rumah saya di Pasar Minggu, yang notabene rumah tempat kami sering ngumpul. Iwan menawarkan untuk membuat album,” kata Jabo.

“Pada awalnya Iwan, kalau tidak salah mengusulkan nama Septiktank, tapi saya dan beberapa kawan menolaknya. Lalu kita mengusulkan nama yang kami pilih lewat lotere. Setelah diundi terpilihlah nama Swami, yang kebetulan nama itu usulan saya.” Ini plesetan dari kata “suami” karena mereka semua sudah beristeri.

Rata-rata awak Swami pernah terlibat Sirkus Barock. Baik pemain flute Naniel, pemain gitar bass Nanoe, pemain piano Tatas, apalagi drummer Inisisri yang banyak memberi warna musik Sirkus Barock. Hanya Jockie Suryoprayogo dan Totok Tewel agak baru di Sirkus Barock.

Mereka pun bekerja. Lagu paling spektakular berjudul Bento. Iwan sempat mengajak Ma’mun pergi ke studio tempat mixing dan minta komentar tentang Bento. Ma’mun berkomentar, “Wah, ini kayak virus. Ini cepet nyebarnya.”

“Iki piye Mas? (Ini bagaimana Mas?)” tanya Iwan.

“Apik. Virus kabeh (Bagus. Virus semua).”

Iwan dan kawan-kawan senang. Mereka makan nasi bungkus sembari mengobrol hingga pagi.

Bento diciptakan Iwan dan Naniel. Liriknya tentang seorang pengusaha serakah dan korup. Bisnisnya “menjagal apa saja” asal dia senang dan persetan orang susah. “Bento” sendiri artinya “goblok” dalam dialek Jawa Timuran. Ketika mengarang Bento, Iwan sempat memperhatikan seorang pengusaha, yang kaya dan kejam, punya rumah real estate. Karakter Bento dibuatnya dari pengusaha ini. “Tapi saya nggak perlu sebut (namanya). Saya nggak kenal pribadi, kenal jarak jauh,” katanya pada saya.

namaku Bento, rumah real estate
mobilku banyak, harta melimpah
orang memanggilku bos eksekutif
tokoh papan atas, atas segalanya, asyik

Sawung Jabo membantu aransemen lagu tersebut, “Saya memasukkan unsur tema lead accoustic,” katanya. Ketika beredar ke pasar, Swami memang ibarat virus. Lagu Bongkar juga jadi salah satu hit. Mula-mula media sempat bertanya-tanya apakah TVRI bersedia menyiarkan Swami. TVRI waktu itu satu-satunya stasiun televisi di Indonesia. TVRI sepenuhnya dikuasai rezim Soeharto. Ternyata tanpa ada keistimewaan, Bongkar muncul pada 13 Maret 1990. Ini mengejutkan banyak wartawan musik. Sekali lagi teori “pihak ketiga” tidak laku.

PADA Maret 1990 rombongan Swami datang ke Salatiga: Sawung Jabo, Iwan Fals, Naniel, Nanoe, Inisisri, penyair W.S. Rendra, pengusaha Setiawan Djody, dan sebagainya. Salatiga sebuah kota kecil di tengah Pulau Jawa yang pada 1980-an secara politik cukup dinamis.

Media banyak memperhatikan kedatangan mereka. Bagaimana tidak? Djody miliuner kapal tanker yang dekat dengan keluarga Soeharto. Rendra seorang penyair, mungkin yang terbaik di Indonesia, yang beberapa kali masuk tahanan Orde Baru. Jabo pemusik yang sering bikin eksperimen bermutu. Iwan sendiri dianggap makin memberontak sejak Palembang. Sebuah kolaborasi unik.

Orang yang berperan mendatangkan Swami ke Salatiga adalah Endi Agus Riyono A.S. atau biasa disingkat Endi Aras—seorang mantan aktivis mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana di Salatiga dan wartawan majalah Film di Jakarta. Endi orangnya ramah, rambut bergelombang sebahu, murah senyum, pandai bergaul, suka musik, dan suka ikut kepanduan. Juli lalu ketika saya mewawancarai Endi, penampilannya tak banyak berubah, walau perutnya agak buncit, sudah berkeluarga, serta memiliki perusahaan sendiri Matamata Communications yang bergerak di bidang public relation dan event organizer.

Endi bertemu Iwan pada 1985 ketika ia diutus rekan-rekannya menghubungi Iwan agar menyanyi dan ceramah di kampus Satya Wacana. “Aku disuruh cari ke Jakarta,” kata Endi. Mulanya Endi cari di Musica tapi tak ada dan ketemunya di Condet. Iwan keberatan datang ke Salatiga, “Aku nggak bisa ngomong,” kata Iwan.

Iwan merekomendasikan penyanyi balada lain. Endi penasaran. Endi pengagum Fals dan punya koleksi lengkap album Fals. Endi pun menulis surat kepada Iwan dan dibalas pakai tulisan tangan. “Apa yang diomongin sama yang dipikir, lebih cepat yang dipikirin,” kata Endi, menerangkan keengganan Iwan tampil pada fora akademik.

Kejadian itu membuka perkawanan Endi dan Iwan. Pada 1989 Endi bekerja di majalah Film. Sebagai wartawan ia menulis soal Iwan. Ini praktik biasa di kalangan wartawan musik Indonesia—menjalin pertemanan dengan sumber-sumber mereka. Endi dan Iwan sering telepon-teleponan. “Ndi kamu ke sini,” ujar Iwan. Bila Endi dolan ke tempat Iwan, mereka bisa mengobrol dari siang sampai malam. Mereka juga sering naik mobil, mengobrol, mengelilingi jalan tol. “Iwan itu senang kalau ada teman ngobrol,” kata Endi.

Endi membawakan buku-buku untuk Iwan. Misalnya Catatan Harian Seorang Demonstran tentang Soe Hok Gie, aktivis mahasiswa 1960-an yang ikut mengatur demonstrasi anti-Presiden Soekarno, yang meninggal keracunan gas di Gunung Semeru pada 1969.

Endi juga memberikan selebaran-selebaran gelap. Iwan tertarik karena ia simpati pada orang tertindas. Pada 1980-an ketidakpuasan warga Indonesia terhadap rezim Soeharto makin tinggi. Anak-anak Soeharto beranjak dewasa dan terlibat dalam bisnis, dari monopoli cengkeh hingga jalan tol. Militer juga makin kuat mengontrol kehidupan warga walau di sana-sini ada gesekan internal antara militer hijau (muslim) dan militer merah putih (nasionalis).

Di Salatiga Endi sering menginap di kantor Yayasan Geni—sebuah organisasi nirlaba yang banyak terlibat gerakan protes. Satya Wacana 1980-an juga kampus yang memberikan tempat untuk pemikiran kritis, antara lain karena pengaruh dosen-dosen liberal macam Arief Budiman, seorang doktor lulusan Universitas Harvard, kakak kandung Soe Hok Gie, yang getol bicara Marxisme, negara, masyarakat, demokrasi, dan acapkali diwawancarai media. “Iwan ngefans sama Arief Budiman,” kata Endi.

Budiman dekat dengan mahasiswa, antara lain dengan Stanley, panggilan seorang aktivis mahasiwa yang nama lengkapnya Yosep Adi Prasetyo. Stanley kawan dekat Endi. Budiman sering mengajak Stanley, Endi, dan mahasiswa lain ikut diskusi. Dari Stanley pula Endi menerima selebaran gelap dan buku. Endi menyampaikannya pada Fals.

Ketika Swami mengeluarkan album, Endi menawari Swami pergi ke Salatiga. Pucuk dicinta ulam tiba. “Biaya dari Djody semua, panitia hanya ngurus tempat. Kita agendakan ngobrol-ngobrol di rumah Arief Budiman,” kata Endi.

Mereka datang lebih awal dan mengadakan dua diskusi. Diskusi agak besaran diadakan di sebuah guest house milik Satya Wacana, sebuah rumah kolonial peninggalan Belanda, yang luas dan megah. Rumah itu dipakai Djody dan peragawati Regina Sandi Harun, istri muda Djody. Diskusi agak kecil diadakan di rumah Budiman sembari makan malam. Rumah ini terletak dekat sungai, dibangun dengan konsep terbuka, menggunakan bambu, dan dijaga beberapa ekor angsa. Budiman mengundang cendekiawan setempat, antara lain pendeta Broto Semedi, Stanley, dan beberapa mahasiswa lain untuk diskusi dengan rombongan Jakarta. Saya kebetulan ikut diundang.

Kami bicara santai, bersila, duduk dengan tikar. Arief Budiman memancing Iwan Fals untuk masuk ke dunia aktivis. “Seniman harus tahu politik,” katanya. Budiman cerita soal Victor Jara dari Chile, pendukung Presiden Salvador Allende, yang terbunuh ketika Jenderal Augusto Pinochet mengudeta pemerintahan sosialis Allende pada 1973. Budiman mengerti Chile dengan baik karena tesisnya di Universitas Harvard tentang kegagalan Allende memakai sosialisme. Victor Jara seorang pemusik popular mirip Fals. Lagu-lagu Jara penuh kritik sosial. Jara juga main gitar akustik. Jara mati bersama dengan Allende.

Saya punya kesan Iwan enggan atau malu menanggapi Budiman. Iwan lebih banyak diam. W.S. Rendra, teman lama Budiman, lebih banyak bicara dengan gayanya yang teatrikal. Rendra khusus memperkenalkan kami kepada Djody yang disebutnya sebagai seorang pengusaha-cum-seniman. Rendra mendominasi pembicaraan malam itu dengan sekali-sekali ditanggapi Djody, dan Sawung Jabo. Leila Ch. Budiman, istri Arief, jatuh hati pada Iwan yang disebutnya “anak manis.”

Salah satu isu sampingan yang mereka diskusikan adalah kejengkelan Rendra dan kawan-kawan terhadap industri rokok. Mereka jengkel pada industri ini—yang sering jadi sponsor utama konser-konser musik—karena seenaknya menempelkan pesan sponsor di panggung. Logo rokok dipasang di pusat panggung. Mereka memaki-maki industri rokok karena mengganggu estetika. Mereka mengatakan sulit untuk tak menerima sponsor rokok karena kontribusi mereka besar tapi jangan begitu caranya.

Ironisnya, mereka kurang tertarik mendiskusikan dampak rokok pada anak-anak muda penggemar mereka. Mungkin karena mereka sendiri perokok berat. Iwan juga perokok. Suratkabar-suratkabar setempat memberitakan protes ini. Diam-diam beberapa mahasiswa melihat para tamu Jakarta ini, bukan saja mengisap rokok, tapi juga ganja.

Saya tak mau menghakimi. Beberapa teman saya juga menggunakan ganja dan biasa-biasa saja. Saya kira isu ganja bukan soal benar atau salah. Ganja mirip dengan rokok. Ia tak mematikan. Ganja berbeda dengan obat-obatan kimiawi macam narkotik, esctasy, atau putauw yang bisa berakibat fatal kalau kelebihan.

Iwan mengakui memakai ganja sejak Palembang. “Habis gimana? Murah, bisa beli di mana-mana, enak?” Jabo tak mau berkomentar soal ganja. Dalam lingkungan Swami, mengisap ganja mendapat semacam legitimasi karena dianggap biasa. Djody dan Rendra juga saya lihat mencoba daun ganja yang dilinting kecil.

“Tadinya mau kayak (penyanyi reggae) Bob Marley, punya kebun ganja sendiri. Nyanyi, ganja, nyanyi, ganja. Tapi kan dilarang hukum, (dilarang) agama. Dalam hidup ini, orang yang nggak mabuk lebih banyak dari yang mabuk,” kata Iwan.

Kresnowati, seorang mahasiswa Satya Wacana dan kenalan Endi, ikut jadi panitia. Wati tak melihat ganja tapi terkejut menyaksikan awak Swami, termasuk Iwan, menggoda dan menjahili mahasiswi. “Ya … kok gini?” pikirnya.

Wati menghibur diri dengan berpendapat Iwan laki-laki biasa. “Manusia biasa yang punya talenta luar biasa.”

Menurut kawan-kawannya, periode ini cukup liar untuk Iwan Fals. Yos Rosana memutuskan pakai jilbab. “Dia bilang panggilan sebagai seorang muslim. Dia ingin memberikan contoh pada Iwan dan anak-anak untuk lebih ingat agama,” kata Fidiana, istri pemain kibor Iwang Noorsaid, pasangan yang berteman dengan keluarga Iwan. Yos juga agak khawatir pada pengaruh W.S. Rendra, orang yang dianggap guru oleh Iwan, tapi punya reputasi agak longgar dalam urusan perempuan. Rendra menikah tiga kali. Djody juga baru menikahi Sandi Harun. “Iwan kan good looking!” kata Wati.

Malam yang dinanti-nantikan pun datang. Swami main di Lapangan Pancasila Salatiga. Malam itu saya ikut menonton dan ikut bernyanyi, “Bento, bento, bento.” Saya merasakan adanya semangat perlawanan di sana dan bersyukur Indonesia punya musisi macam mereka. Endi mungkin warga Salatiga yang paling bahagia malam itu.

SAMBUTAN hangat membuat Swami plus Setiawan Djody tertarik maju lagi. Mereka mendirikan kelompok baru dengan nama Kantata Takwa. Perbedaan personalia Swami dan Kantata Takwa terletak pada W.S. Rendra dan Djody.

Djody jadi bos sekaligus pemain. Rendra memakai syair-syairnya, termasuk puisi “Kesaksian” yang terkenal itu, untuk dilagukan Kantata Takwa. “Rendra tidak sekadar membuat lirik, tapi lebih dari itu. Kadang dia sebagai alat kontrol pada proses kreatif kami. Rendra pulalah yang memberikan judul ‘Kantata Takwa.’ Rendra ikut memberi warna dan bentuk yang jelas pada Kantata Takwa. Terutama pada saat pementasannya,” kata Sawung Jabo.

Djody mengeluarkan uang tapi agak tersinggung kalau dianggap keberadaannya semata-mata karena duit. Pada 1990, Djody pernah mempersilakan saya datang ke rumahnya di daerah Kebagusan, Jakarta Timur, melihat latihan Kantata Takwa. Djody cerita masa lalunya di Solo ketika jadi gitaris sebuah kelompok musik rock. Orangnya flamboyan, rambutnya tersisir rapi, kulitnya bersih, pakaiannya bagus. Rumahnya besar sekali. Besar sekali. Ruang keluarga, yang menghadap kolam renang, diubah jadi tempat latihan band. Di sana ada lukisan Djody besar sekali. Saya menduga karya maestro Basuki Abdullah.

Djody cerita bisnisnya dengan Sigit Harjojudanto, putra sulung Soeharto, maupun Eka Widjaja dari kelompok Sinar Mas. Dia juga cerita pergaulannya dengan Jenderal Benny Moerdani, mungkin orang terkuat kedua di Indonesia sesudah Presiden Soeharto waktu itu. Moerdani dinilainya pintar dan tahu seni. Tak ada rasa takut dalam cerita Djody. Dia cerita isu yang agak pribadi tentang Moerdani. Bisnis adalah bisnis. Seni adalah seni. Djody mencintai keduanya.

Namun tak semua orang suka dengan kolaborasi ini. Beberapa penggemar Fals dan wartawan musik menilai periode ini keiwanfalsan Iwan menurun. Ada yang menilai Iwan lebih vulgar. Teori “pihak ketiga” lagi-lagi dipakai. Ada yang menyalahkan Sawung Jabo. Dulu lirik Iwan lebih puitis. “Setelah gabung dengan Jabo lebih keras, Jabo kan suka main hantam?” kata fotografer Idon Haryana, menirukan analisis wartawan tabloid Detak A.S. Laksana. Banyak juga yang curiga pada W.S. Rendra. Lebih banyak lagi yang curiga pada Djody.

Muhamad Ma’mun mengatakan, “Secara eksplisit saya sampaikan, ‘Saya nggak suka sama Mas Djody.’ Saya sampaikan pada Iwan. Sampai beberapa tahun, saya masih ngomong nggak suka. Saya nggak pernah sekali pun ketemu Djody. Diajak ketemu Djody tapi nggak mau.”

Menurut Sawung Jabo, kalau Djody diragukan integritasnya, Iwan pun tak mau membela atau menjelaskan, karena dia sendiri “tidak tahu.” “Intinya kami bersama telah berbuat sesuatu, silahkan masyarakat menilainya sendiri. Apakah yang kita kerjakan bersama itu ada gunanya atau tidak?”

Ma’mun menganggap musik Kantata Takwa, yang memakai koor, synthesizer, dan kecanggihan lain, tak cocok untuk Iwan. “Ini bukan kemajuan. Yang dikenal orang di gang-gang, di pasar-pasar, ya lagu-lagu yang dulu. Karya besar nggak harus yang susah dibawakannya.”

Ma’mun mengacu pada lagu-lagu Koes Plus dan The Beatles. Dia menyebut lagu Imagine karya John Lennon. Aransemennya sederhana tapi nilainya tinggi. Ma’mun berpendapat karya-karya abadi aransemennya sederhana dan mudah dimainkan orang.

Rekaman album Kantata Takwa jalan lancar. Menurut Jabo, Rendra terlibat mulai dari gagasan awal. “Saya baru terlibat masuk di pertengahan proses pembuatan materi lagu, sebelum dimulainya proses rekaman di Gin Studio.” Lagu andalan mereka berjudul Kantata Takwa yang dibuka dengan dzikir. Albumnya diedarkan awal 1990. Sampulnya bergambar Djody, Rendra, Iwan, Jabo, dan Jockie Suryoprayogo. Ada satu kalimat berbunyi, “Setiawan Djody mempersembahkan Kantata Takwa.” Ini menimbulkan kesan album ini “hanya” persembahan Djody—bukan Rendra, bukan Iwan, bukan Jabo, bukan Suryoprayogo. Saya kira pilihan ini kurang bijak.

Pertunjukan Kantata Takwa di stadiun Senayan pada 23 Juni 1990 termasuk salah satu konser musik terbesar yang pernah diadakan di Jakarta. Media memberi perkiraan yang berbeda-beda. Ada yang memperkirakan penontonnya 100 ribu orang tapi ada juga yang 150 ribu. Sulit untuk tahu mana yang lebih akurat karena metode perhitungannya tak jelas. Kapasitas stadiun Senayan sendiri sekitar 90 ribu.

Tapi berapa pun jumlahnya, penontonnya memang banyak sekali. Mereka memakai lampu laser, bom asap, sound system raksasa, panggung spektakular. Atmakusumah Astraatmadja, mantan redaktur pelaksana harian Indonesia Raya dan kini ketua Dewan Pers, termasuk salah satu penonton. Putra sulungnya seorang pemanjat tebing, yang ikut dalam tim yang bertugas menyelamatkan pemain Kantata Takwa bila terjadi kerusuhan. Mereka memasang tali-temali dan bisa meluncur ke tengah panggung bila ada keributan.

Astraatmadja gelisah melihat massa sebanyak itu. Lelaki tua, yang mendampingi empat remaja ini, masuk ke Senayan dengan bantuan polisi. “Itu sebuah perlawanan kultural, bukan saja oleh Iwan dan kawan-kawan, tapi juga para penonton,” kata Astraatmadja. Dia menilai perlu keberanian luar biasa untuk menyanyikan Bento.

Setiawan Djody, si pengusaha kapal tanker, tampil main gitar listrik, seraya memekik-mekik. “Saya heran kok berani-beraninya Setiawan Djody itu,” kata Astraatmadja.

Endi Aras mengatakan Djody membiayai semuanya Rp 1 miliar lebih. Ma’mun menanggapinya dengan lebih hati-hati. Iwan dianggap bergaul dengan orang-orang yang terlalu liberal untuk ukuran keluarganya. Selesai Kantata Takwa, Iwan melanjutkan Swami II yang beredar 1991. Album ini kurang sukses. Sambutan jauh lebih kecil dari Swami. “Saya sudah bilang pada Iwan, ‘Jangan kamu ulangi lagi,’” kata Ma’mun.

Endi Aras mulai masuk lingkaran kecil Iwan Fals pada 1994 ketika ia diminta jadi manajer Iwan. Tanggung jawab Endi serabutan dan dasarnya pertemanan. Kalau ada permintaan konser, Endi yang berhubungan dengan panitia, mengurus pembayaran, menyewa alat, dan sebagainya. Honor Iwan sekali pertunjukan Rp 6 juta. Endi tak menerima bayaran rutin. Kalau ada pekerjaan dia diberi “uang transport.”

Endi juga jadi manajer produksi album Hijau. Di sini Iwan memakai dua pemain kibor: Iwang Noorsaid dan Bagoes A.A. Mereka banyak diskusi agar album ini secara artistik bagus. Lagu-lagu tak diberi judul. Hanya Lagu 1, Lagu 2, Lagu 3, Lagu 4. Endi dan pemusik lain kurang setuju tapi semuanya kalah argumentasi dengan Iwan. “Biar agak lain saja,” kata Iwan.

Endi tambah stres karena produser Handoko dari Harpa Record dan Adi Nugroho dari Prosound bersaing membeli master album Hijau. Mereka tawar-menawar. Endi lapor ke Iwan soal tawar-menawar ini. Iwan malah tersinggung albumnya ditawar-tawar. “Wah Ndi, masternya dibakar saja,” kata Iwan. Gantian Endi yang jengkel karena merasa kurang dihargai. Endi dua hari sekali menemui Iwan, yang sudah pindah ke Cipanas, dua jam naik mobil dari Jakarta. Mereka akhirnya menerima harga Prosound Rp 365 juta termasuk sampul dan video clip. Endi mendapat Rp 10 juta dari anggaran Rp 65 juta untuk biaya produksi.

Sampul kaset dibikin disainer Dick Doang dominan hijau dengan menggunakan foto beberapa anak kecil bermain lompat-lompatan. Iwan tak mau namanya ditonjolkan. Dia tak mau sampul ada fotonya. Menurut Endi, Iwan berpendapat status mereka sama, delapan orang pemusik. Iwan mau nama Iwang Noorsaid, Bagoes A.A., Cok Rampal, Jalu, Ari Ayunir, Heiri Buchaeri, Jerry Soedianto, dan Iwan Fals dicetak semuanya pada sampul. Dick Doang, juga seorang penggemar Iwan, setuju usul itu. Konsekuensinya, nama-nama musisi dicetak dengan font kecil. Endi kurang setuju dan khawatir kasetnya kurang laku.

Saya tanya pada Endi, kalau Iwan mau setara, bagaimana pembagian honornya? Endi tersenyum dan bilang Iwan “curang” karena honor musisi Rp 300 juta dibagi dua: 40 persen Iwan dan 60 persen tujuh musisi sisanya. Artinya, Iwan dapat Rp 120 juta sedang lainnya rata-rata dapat Rp 25 juta.

Selama mengerjakan Hijau, Iwan berhenti mengganja, berhenti merokok, dan mulai salat. Hari-hari di Cipanas dipakai untuk “rehabilitasi.” Iwan tahu membuatnya tak bisa “panjang nyanyiannya.” Tubuhnya bentol-bentol, emosinya labil. Endi mengatakan ini periode “komunitas bersih” karena beberapa pemain, termasuk Noorsaid dan Heiri Buchaeri, rajin salat dan hidupnya sederhana. Kresnowati mengatakan ada juga musisi Hijau yang “pemakai berat ganja.”

Perubahan Iwan juga mengubah Karno, asistennya yang setia, yang biasa membantu Iwan untuk urusan pribadi, mulai mengatur instrumen musik hingga menyiapkan lintingan ganja. “Karno lebih seniman dari Iwan. Dia nggak menikah, mungkin karena nggak dapat-dapat, dan penggemar Iwan,” kata Wati.

Hijau diluncurkan 1992. Tak terlalu meledak di pasar. Endi kecewa, merasa kurang dihargai. Endi mundur dari pekerjaannya. “Endi punya kekaguman yang sangat pada Iwan. Tapi juga kekecewaan. Ngatur dia itu ruwet,” kata Kresnowati.

KETIKA Galang lahir pada 1 Januari 1982 si bapak, yang perasaannya campur-aduk karena pertama kali merasakan diri jadi ayah—merasa harus bertanggung jawab, merasa mencintai, heran, bahagia, bangga punya keturunan dan sebagainya—menciptakan lagu berjudul Galang Rambu Anarki. Lagunya cukup terkenal dan masuk album Opini (1982).

Galang tumbuh jadi anak cerdas. Endi Aras sering main tembak-tembakan dengan Galang. Muhamad Ma’mun punya karakter rekaan yang sering diceritakannya pada Galang. Namanya “Gringgrong”—seorang jagoan “kayak Tarzan” yang bisa mengalahkan harimau, naik kuda, dan mengalahkan musuh. Tiap kali Ma’mun datang menginap, cerita Gringgong ditagih Galang. Di Condet hanya ada dua kamar, “Kalau saya nginep, Galang tidur sama bapaknya,” kata Ma’mun.

Ketika beranjak remaja, Ma’mun melihat Galang badannya bagus, berbentuk. Galang bukan tipe anak hura-hura. Kalau minta uang paling buat bayar taksi pergi ke sekolah. “Untuk beli-beli dia nggak punya uang,” kata Iwan. Galang juga besar tekadnya. Suatu saat Galang, yang belum bisa menyetir mobil dan tak punya surat izin mengemudi, ingin bisa mengendarai mobil. Solusinya? Galang mengendarai mobil sekaligus dari Jakarta ke Pulau Bali!

Tapi kekerasan Galang suatu hari membuat Iwan angkat tangan. Dia datang ke Ma’mun, “Mas gimana nih, Galang nggak mau sekolah lagi?”

“Terus maunya apa?”

“Embuh, main musik atau buka bengkel.”

Galang memutuskan keluar dari SMP Pembangunan Jaya di Bintaro, yang terletak dekat rumah dan termasuk salah satu sekolah mahal di Jakarta. Iwan sering pindah rumah dan waktu itu tinggal di Bintaro. Hingga Leuwinanggung ia sudah pindah rumah 12 kali. Usia Galang 14 tahun dan sedang memproduksi rekamannya yang pertama bersama kelompok Bunga. Iwan tak bisa berbuat banyak dan membiarkan Galang putus sekolah.

Galang pernah juga kabur meninggalkan rumah. Dalam pelarian, menurut Iwan, Galang melihat poster dan foto papanya di mana-mana. “Dia merasa diawasi,” kata Iwan. Galang merasa tak bisa lari dan kembali ke rumah.

Suatu saat Iwan curiga. Iwan bertanya, “Lang, lu pakai ya?”

“Mau apa tahu Pa?” kata Galang, ditirukan Iwan.

Iwan menganggap dirinya sudah insyaf. Kok Galang yang memakai? Iwan merasa Galang meniru papanya. Mula-mula rokok lalu obat. Endi Aras mengatakan Iwan agak teledor kalau menyimpan ganja atau merokok.

Galang menerangkan dia hanya mencoba. Rasanya pusing serta teler. “Ya udah, kalau sudah tahu ya udah,” kata Iwan.

Kebetulan Galang punya pacar, seorang cewek gaul bernama Inne Febrianti, yang juga keberatan Galang memakai obat-obatan. Inne mendorong Galang tak memakai obat-obatan.

“Dia bukan pemakai. Dia sangat cinta pada keluarganya. Kontrol diri sangat kuat,” kata Iwan.

Kamis malam 24 April 1997 sekitar pukul 11:00 malam Galang pulang ke rumah, setelah latihan main band. Dia makan lalu pamit pada papanya mau tidur. Mamanya lagi tak enak badan. Iwan masih mendengar Galang telepon-teleponan.

Subuh sekitar 4:30 Kelly Bayu Saputra, sepupu Galang yang tinggal di sana, mau mengambil sisir di kamar Galang. Kelly memanggil Galang tapi tak bangun. Kelly mendekati Galang dan menggoyang-goyangkan badannya. Lemas. Kelly kaget. Dia mengetuk kamar Yos. Yos bangun dan menemukan Galang badannya dingin. “Saya turun ke bawah, panggil Iwan,” kata Yos.

Keluarga heboh. Iwan terpukul sekali. Pagi itu saudara-saudaranya datang. Mereka menghubungi semua kerabat dan teman. Leo Listianto, adik Iwan, menelepon Ma’mun di Karawaci. “Saya masih tidur, antara percaya, tidak percaya,” kata Ma’mun.

Sepuluh menit kemudian, Ma’mun ditelepon Dyah Retno Wulan, adiknya Leo, biasa dipanggil Lala, juga memberitahu Galang meninggal. “Saya bengong,” kata Ma’mun. Dia segera menuju Bintaro.

Fidiana menerima telepon dari Ari Ayunir. Fidiana membangunkan Iwang Noorsaid, suaminya, “Wang, ini ada berita duka … Galang meninggal.” Mereka agak tak percaya karena beberapa hari sebelumnya pasangan ini bertamu ke Bintaro dan melihat Galang mondar-mandir. Mereka mencoba telepon ke Bintaro tapi nada sibuk. Mereka menelepon Herri Buchaeri, Endi Aras, dan beberapa rekan lain sebelum naik mobil ke Bintaro.

Endi Aras mengatakan, “Pagi-pagi aku dapat kabar. Iwang Noorsaid yang telepon.” Endi sampai di Bintaro sekitar pukul 5:30. “Aku ikut memandikan (jasad Galang),” kata Endi.

Ketika Iwan memandikan jasad anaknya, dia berujar berkali-kali, “Galang, kamu sudah selesai, Papa yang belum … Lang, kamu sudah selesai, Papa yang belum ..…” Kalimat itu diucapkan Iwan berkali-kali.

Ma’mun dirangkul Iwan. “Jagain Mas, jagain anak-anak Mas,” kata Iwan, seakan-akan hendak mengatakan ia sendiri kurang menjaga anaknya dengan baik.

“Yos histeris, menangis ketika saya peluk. ‘Aduh, anak saya sudah meninggal mendahului saya,’” kata Fidiana. Iwan tak banyak bicara, menunduk, menangis, dan hanya bilang “terima kasih” kepada tamu-tamu. “Kepada kita dia nggak ngomong sama sekali,” kata Fidiana.

Galang dimakamkan di mana? Ada usul pemakaman Tanah Kusir dekat Bintaro. Iwan emosional, ingin memakamkan Galang di rumahnya. Bagaimana aturannya? Iwan pun memutuskan menelepon kyai Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dari Nahdlatul Ulama. Saat itu Gus Dur belum jadi presiden Indonesia. Iwan menganggap Gus Dur “guru mengaji” yang terbuka, tempat orang bertanya. Gus Dur mengerti hukum Islam maupun hukum pemerintahan.

Gus Dur dalam telepon menjelaskan dalam aturan Islam diperbolehkan memakamkan jenazah di rumah. Pemakaman bergantung wasiat almarhum atau keinginan keluarga. Tapi di Jakarta tak bisa memakamkan orang di rumah sendiri karena keterbatasan lahan. “Di Jakarta nggak boleh … kalau Bogor boleh.”

Kata “Bogor” itu mengingatkan Iwan pada Leuwinanggung. Keluarga pun memutuskan Galang dimakamkan di Leuwinanggung.

Menurut Harun Zakaria, seorang tetangga Iwan di Leuwinanggung, yang juga menjaga kebun Iwan, dia dihubungi Lies Suudiyah, ibunda Iwan. “Bu Lies datang ke sini. Dia bilang, ‘Cucunda meninggal. Tolong di sini kuburannya,” kata Harun.

Jenazah disemayamkan dulu di masjid Bintaro. Sekitar 2.000 jamaah salat Jumat di masjid itu ikut menyembahyangkan Galang. Banyak seniman, tetangga, kenalan Iwan, dan Yos datang menyampaikan duka. Setiawan Djody, W.S. Rendra, Ayu Ayunir, Jalu, Totok Tewel, Jockie Suryoprayogo, juga tampak di sana. Spekulasi wartawan maupun pengunjung memunculkan gosip bahwa dada Galang kelihatan biru. Galang digosipkan overdosis. Ini merambat ke mana-mana karena tubuh Galang kurus ceking.

Orang sebenarnya tak tahu persis penyebab kematian Galang karena tak ada otopsi terhadap jenazahnya. Kawan-kawan Iwan memilih diam. Mereka merasa tak nyaman mengecek spekulasi overdosis kepada orangtua yang berduka. Kresnowati pernah diberitahu Yos bahwa penyebab kematian Galang penyakit asma. Fidiana mengatakan beberapa hari sebelum kematian, Yos mengatakan Galang lagi sakit-sakitan. Iwan mengatakan pada saya, fisik Galang “agak lemah” dan “Galang lemah di pencernaan.”

Namun Iwan dan Ma’mun menyangkal spekulasi overdosis. Galang memang mencoba obat-obatan tapi tak serius. Iwan mengatakan dua bulan sebelum meninggal, Galang “sudah bersih.” Iwan percaya anaknya punya kontrol diri.

Menurut teman-temannya, Yos menilai petualangan Galang merupakan protes terhadap Iwan. Galang butuh perhatian papanya tapi Iwan terlalu sibuk. Yos di mata mereka lebih tabah menghadapi kematian Galang. Iwan lebih terpukul dan menyesal. “Setelah Galang meninggal, dia sudah nggak nggelek-nggelek. Salatnya sudah rajin,” kata Endi Aras.

September lalu di keheningan Leuwinanggung, saya tanyakan pada Iwan bagaimana perasaannya sekarang, lima tahun setelah kematian Galang.

Dia menggeser posisi duduknya dan mengatakan, “Sampai sekarang masih ngimpi, terutama zaman manis-manisnya ketika Galang masih kecil.”

Iwan mengatakan kalau bercermin pada masa-masa ketika Galang masih ada, dia melihat kekurangan-kekurangannya sebagai suami maupun ayah. “(Kematian Galang) membuat saya menghargai fungsi bapak, fungsi suami. Kalau saya dulu bisa lebih bersahabat, jadi gurunya, jadi lawannya, mungkin akan lain ceritanya.”

“Tapi ini semua nggak bisa dibalik.”

Diambil hikmahnya, Iwan bercerita bahwa kematian Galang jadi “api” buat dirinya dalam bermusik.

“Dia pilih musik, bahkan dia keluar sekolah. Dia mau menikah waktu itu. Dia percaya musik bisa menghidupi istrinya. Masakan saya nggak berani … rasanya di sini senep (sesak) … hoooaah … dari sini senep … apalagi kalau kenangan-kenangan itu datang,” kata Iwan. Dia tiba-tiba berteriak, “Hoooooooaaaaah ….”

Saya mengalihkan pandangan mata saya dari mata Iwan. Dia menelungkupkan kedua tangannya di dada. Kami diam sejenak. Saya minta maaf karena mengingatkannya pada kematian Galang. Iwan bilang tak apa-apa. “Kadang-kadang kalau lagi sedih … senep. Tapi kalau lagi senang ya lupa lagi.”

ROLLY Muarif termasuk satu dari sekian orang yang sering menemani Iwan Fals pasca-kematian Galang. Rolly adalah seorang musikus kelahiran Gorontalo, pernah menghibur penumpang kapal Kambuna jurusan Manado-Jakarta. Kalau menganggur, Rolly menjaga toko spare part di Kranggan, dekat Leuwinanggung.

Iwan sering mengundang Rolly ke Leuwinanggung. Iwan suka melukis dan mengobrol dekat makam Galang. “Sering curhat sama saya soal Galang karena cuma ada saya doang,” kata Rolly. Dia juga menemani Iwan main catur dan mengobrol hingga subuh. Suatu saat Iwan bilang, “Kalau untuk anak (kehilangan) ke orang tua, bisa dimaklumi, tapi kalau orang tua ke anak, itu berat.”

“Saya memahami saja,” kata Rolly pada saya.

Iwan banyak melukis, kadang-kadang di rumah Leuwinanggung, lukisannya dipajang, dilihat dari jauh. Rekaman album baru ditunda sejak kematian Galang. “Saya disuruh memandang, kadang dibalik,” kata Harun Zakaria, tetangga Iwan, yang juga sering mengobrol pasca-kematian Galang. Iwan juga memenuhi undangan dari masyarakat Leuwinanggung, acara jaipongan, kematian, pengajian, kenduri, perkawinan, salawatan. “Ke mana-mana ajak saya,” kata Harun.

Iwan juga bermain sepak bola dan membayar seorang pelatih untuk melatih anak-anak Leuwinanggung. Harun cerita Iwan menyumbang renovasi mushola dekat rumah mereka, “Karpetnya disumbang Kak Iwan.” Iwan juga melatih karate. Dia membuka dojo dan pesertanya sampai 200 orang. “Saya latih sendiri,” katanya.

Ketika krisis moneter menghantam ekonomi Indonesia, Iwan Fals sempat mencoba bikin lagu untuk menggugah semangat orang berusaha. Karya ini terhenti ketika demonstrasi-demonstrasi anti-Soeharto makin keras. Pada Mei 1998, Soeharto mundur dari kekuasaannya dan Indonesia memasuki era demokratisasi. Perubahan besar-besaran di ambang pintu. Iwan pun melihat saatnya ia mengambil langkah baru.

Iwan Fals melihat banyak penggemarnya kurang punya dasar ekonomi yang kuat. Iwan ingin “memberdayakan” mereka. Iwan pun mendirikan Yayasan Orang Indonesia dan minta Ma’mun jadi wakil ketua, Endi sekretaris, Yos bendahara, dan dia sendiri ketua.

Ini ternyata tak cukup. Iwan ingin melibatkan para penggemarnya langsung. Ide ini dibicarakan dengan Ma’mun, Yos, dan Endi. Hasilnya, mereka sepakat mengundang para penggemar Fals, lewat ke Leuwinanggung selama tiga hari pada pertengahan Agustus 1999.

Kresnowati diminta mengorganisasikan pertemuan itu. Lapangan belakang rumah Iwan ditutup pasir, dibangun tenda besar 600 meter persegi untuk tidur, dibelikan nasi bungkus, dan dicarikan sponsor perusahaan air mineral. Iwan minta tukang membangun 20 kamar mandi.

Ternyata sambutannya besar. Penggemar Iwan dari banyak golongan datang. Ada pencuri, ada bandar narkotik, karyawan biasa, bapak yang sepuh, perempuan tomboy, juga wanita berjilbab. Ada juga yang penampilannya “punk rock abis” dan bikin Wati deg-degan. “Di luar pagar juga banyak yang menunggu mau masuk. Maunya ketemu Iwan, berfoto bersama,” kata Wati.

Ketika diskusi, kualitas mereka kelihatan beragam. Ada yang berapi-api tapi banyak yang asal omong. Antusiasme ini mengejutkan karena Iwan lama tak muncul ke publik. Album terakhirnya keluar 1993.

Wati juga geli melihat tato pada penggemar Fals. Banyak yang punggungnya digambari Iwan. Ada pula tato jidat, daerah antara alis mata, ditato kata “Fals.” Dari Bandung sekelompok penggemar menato kata “Fals” di antara jempol dan jari telunjuk. “Kalau Fals pasti Iwan Fals. Kalau Iwan kan banyak,” kata Ainun Rofiq, manajer restoran cepat saji McDonald yang jadi bendahara Oi.

Semalam sebelum pertemuan, Iwan, Yos, Ma’mun, Endi, dan Wati diskusi. Intinya, mereka mau serahkan kepengurusan Oi kepada orang-orang baru itu atau mereka pegang sendiri? Mereka sepakat dipegang sendiri dulu. Kalau sudah jalan diserahkan pada orang banyak.

“Saya nggak mau kalau ketua. Konsekuensinya berat. Endi juga nggak mau. Sampai pulang nggak jelas. Ma’mun nggak mau juga. Ma’mun ingin Iwan jadi ketua. Endi nggak mau (alasannya) ini khan fans club. Endi keukeuh (harus) Wati,” kata Kresnowati.

Keesokan hari Kresnowati terpilih sebagai ketua Oi. Menurut Digo Zulkifli, penggemar asal Bandung, pada pertemuan tiga hari itu mereka diskusi: mau jadi fans club atau organisasi massa. “Kalau jadi fans club, idolanya sendiri, si bosnya (Iwan Fals) nggak enak.” Mereka memutuskan jadi organisasi massa.

Wati pada tahun pertama lebih meletakkan dasar administrasi. Mereka bikin kartu anggota, membuka cabang, dan membuat arsip. “Nggak mudah mengatur 10.000-an orang di seluruh Indonesia.” Kini Oi diketuai Heri Yunarsa, seorang pegawai negeri dari Serang.

Hambatan banyak. Wati melihat orientasi penggemar Fals masih kabur antara organisasi massa dan klub. Banyak yang masuk Oi untuk “cium tangan” Iwan. “Kayak ketemu raja … apalagi daerah lho … kita jadi bingung ngeliatnya,” kata Wati. Masalah dana juga hambatan. Iwan mungkin orang kaya tapi mendanai organisasi butuh uang besar sekali.

Entah apa yang akan terjadi kalau Iwan suatu saat jadi kurang populer atau makin mengendurkan musiknya? Bagaimana bila Iwan meninggal? Sejauh mana Oi bisa bertahan kalau didasarkan ikatan emosional pada lagu-lagu lama Iwan Fals? Bagaimana mengubah loyalitas individu jadi loyalitas organisasi? Bagaimana Oi bisa “memberdayakan” anggotanya?

Saya ingat Elvis Presley, bintang musik pop Amerika 1960-an, yang mengatakan, “Music is like religion: when you experience them both, it should move you.” Menurut Sun Record, album Presley terjual lebih dari satu milyar selama masa hidupnya (Love Me Tender, It’s Now Or Never atau Are You Lonesome Tonight).

Musik Fals juga menggerakkan banyak orang di Indonesia. Fals dianggap mampu merekam semangat perlawanan orang-orang yang dipinggirkan pada masa Orde Baru. Ketika Presley meninggal, lagu-lagunya malah jadi abadi. Makam dan rumahnya ramai dikunjungi orang. Lagu-lagunya terus direkam ulang dan jadi tambang emas untuk ahli warisnya. Akankah Fals mengikuti jejak Presley? Apakah musik Fals sudah mirip pengalaman beragama?

Iwan sudah pernah memikirkan ini. “Ada saya atau tak ada saya, saya hadir di Oi,” kata Digo Zulkifli menirukan Fals.

Oi kini punya perwakilan di berbagai kota Indonesia. Ini organisasi unik tanpa preseden. Kantor-kantor perwakilannya juga unik. Di Cilegon ia nongkrong di kantor pemerintahan kabupaten. Di Tangerang berkantor di tukang jagal. Banyak juga yang berada di gang-gang sempit. Agus Suprapto dari Oi Yogyakarta mengatakan mereka mendapat bantuan dari Sultan Hamengku Buwono X.

Gema Fals juga tembus hingga Timor Lorosa’e. Hugo Fernandes, redaktur majalah Talitakum, memberitahu saya bahwa panitia kemerdekaan Timor Lorosa’e mengundang Iwan Fals ke Dili ketika negara itu hendak menyatakan merdeka 20 Mei lalu. “Semua orang Dili tunggu Iwan Fals mau datang. Orang kecewa karena Iwan tidak datang. Di Dili, dia itu kayak dewa.”

Tampaknya negara kecil yang punya luka tersendiri karena pendudukan Indonesia ini—sering dikatakan sepertiga penduduknya mati karena terbunuh atau kelaparan akibat 22 tahun pendudukan tentara Indonesia—punya banyak orang yang justru merasa ketertindasan mereka diwakili dan disuarakan Iwan Fals.

SESUDAH lama tak berkarya, Iwan Fals mengalami hambatan bikin album baru. Effendy Widjaja, salah seorang direktur Musica, membantu Fals mengatasinya. “A Pen yang mendobrak. Saya harus bikin lagu katanya. ‘Jangan loyo dong!’ Dia mrepet (mengomel),” kata Iwan.

“Akhirnya saya bangkit, minjam duit. Dia pilih dari 300 lagu, dia tandai. Dia pandai, pilihannya saya lihat masih dalam bingkai saya.”

A Pen, nama panggilan Effendy, berunding dengan kakaknya, Sendjaja Widjaja atau A Ciu, presiden direktur Musica, dan Iwan pun diberi pinjaman uang. Mereka tak menyebut berapa pinjamannya. Musica hanya bersedia menjawab pertanyaan saya secara tertulis.

Saya memperkirakan pinjaman ini diperlukan Iwan dan Yos, selaku pemimpin Manajemen Iwan Fals, untuk membiayai “jadwal-jadwal” pemakaian studio untuk latihan, rekaman, dan sebagainya. Kalau biaya sewa studio dihitung Rp 500 ribu sekali pakai, Iwan mengatakan pada saya, ia memakai 720 kali jadwal untuk membuat album yang dinamai Suara Hati. Artinya, Iwan membutuhkan sekitar Rp 360 juta untuk membiayai jadwal rekamannya. Manajemen Iwan Fals memakai pinjaman Musica itu untuk membangun sebuah studio. Iwan lantas menyewa studio itu kepada Manajemen Iwan Fals. Agak rumit memang. Iwan berhitung bisnis dengan istrinya sendiri.

Bagaimana membayar Musica? Iwan menerangkan bahwa royalti sebuah kaset Rp 2.000. Kalau Suara Hati laku, katakanlah 150 ribu, berarti ia mendapat Rp 300 juta. Royalti ini dipakai membayar piutang Musica. “Dari segi ekonomi saya rugi. Saya nggak dapat apa-apa dari Musica. Saya hanya mengharapkan dari royalti … kaset itu seumur hidup ya,” katanya.

Iwan memanfaatkan teman-teman lama—Inisisri, Nanoe, Iwang Noorsaid, dan Maman Piul (pemain biola)—untuk mengerjakan Suara Hati. Kesulitan terbesar muncul dari komputer. Iwan menggunakan komputer mutakhir Apple Macintosh G4 dalam studio barunya. “Saya nggak pakai operator karena nggak bisa bayar,” kata Iwan. “Saya juga mau belajar komputer.” Iwan tak memahami kerja Macintosh dengan rapi. Dampaknya, ada rekaman-rekaman yang hilang.

Khusus memilih pemain gitar prosesnya berbeda. Suatu hari Endi Aras mengajak Digo Zulkifli, gitaris asal Bandung yang juga penggemar Fals, berkunjung ke Leuwinanggung. Digo membantu Endi di Matamata Communications sesudah kenal saat pembentukan Oi. Hari itu Digo menemui Iwan di studio. Kebetulan Iwan lagi butuh orang mengisi gitar listrik. Di studio, menurut Digo, ia ditanya Iwan, “Digo kamu main elektrik?”

“Ya”

“Coba deh ini di album baru.”

“Saya minta waktu dan ruangnya saja,” kata Digo.

Iwan mempersilakan tapi mengingatkan Digo bahwa proposal Digo belum tentu diterima. Digo bersedia. Digo menduga Manajemen Iwan Fals masih mempertimbangkan gitaris kawakan Ian Antono, I Gede Dewa Bujana, dan Totok Tewel untuk mengisi gitar. Ketiga gitaris itu kenal Iwan. Ian Antono juga menata musik album Mata Dewa. Pilihan ternyata jatuh pada Digo Zulkifli.

Digo pun ikut rekaman bersama Inisisri, Nanoe, Noorsaid, dan Iwan. Ketika rekaman rusak, Iwan merasa sungkan minta kembali Nanoe, Noorsaid, dan Inisisri. “Nggak enak,” katanya. Digo dengan mudah dimintanya ikut rekaman ulang. Iwan pun membentuk band baru untuk mengisi sebagian rekaman yang hilang. Iwan mengajak Edi Edot (bass), Ayub Suparman (kibor), dan Danny Kurniawan (drum).

Belakangan ternyata ada rekaman lama yang ditemukan lagi. Dalam album Suara Hati, lagu Hadapi Saja muncul dua kali. Dua lagu, dua band, satu penyanyi, satu album. Kontribusi Noorsaid ada pada lima dari 12 lagu di sana.

Endi Aras melihat adanya dua band ini dengan kritis. “Iwan gampang meninggalkan kawan-kawannya. Grup yang sekarang ini dari penggemar dia semua. Itu dari Oi semua,” kata Endi, seakan-akan hendak mengatakan Fals sekarang dikelilingi orang yang relatif kurang setara kemampuannya dengan Iwan. Tak ada lagi Sawung Jabo, Inisisri, Ian Antono atau Jalu, Cok Rampal, Ari Ayunir, Heiri Buchaeri, Iwang Noorsaid. Nanoe bahkan meninggal ketika Suara Hati belum sempat diluncurkan.

Padahal tantangan Iwan makin besar. Naik ke puncak tangga sangat sulit tapi mempertahankannya lebih sulit lagi. Umur juga bertambah. Iwan juga harus mengikuti selera penggemar yang lebih muda. “Kalau Iwan mau panjang, orang-orangnya harus profesional. Posisi manajer di situ bisa lemah karena istri sendiri. Iwan nggak bisa di-manage karena egonya sangat besar. Yos bingung juga,” kata Endi.

Suara Hati diluncurkan awal tahun ini. Tempo menyebut album ini lagu-lagunya bagus tapi aransemennya lemah. Hai memuji setinggi langit. Sambutan publik cukup baik. Keberadaan Oi tampaknya membantu pemasaran kaset Fals. Anggota-anggota Oi adalah penggemar fanatik Iwan. Manajemen Iwan Fals menyambung peluncuran album itu dengan konser Satu Hati Satu Rasa sekitar 40 kota, antara Maret hingga Agustus lalu.

Suasana Indonesia berbeda sekali antara konser Satu Hati Satu Rasa dan Mata Dewa. Pada 1989 hambatan Mata Dewa terletak pada polisi. Konsernya dilarang di Palembang. Kini demokratisasi mulai terasa di berbagai institusi negara, termasuk polisi, sehingga tur Satu Hati Satu Rasa tahun ini berjalan lancar. Tak ada larangan walau Manajemen Iwan Fals sempat memundurkan beberapa jadwal konser karena ada sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat Agustus lalu. Alasannya, tenaga polisi dikerahkan mengatasi massa politik.

Iwan Fals bukan saja tampil di kota besar macam Jakarta dan Surabaya, tapi juga kota menengah macam Cilegon, Sukabumi, Kuningan, Bandar Lampung, Magelang, Mataram, dan sebagainya. Dari laporan suratkabar, jumlah penonton berkisar 5.000 hingga 15.000 orang. Tak sebesar konser Kantata Takwa dengan 100 ribu penonton tapi harus diingat bahwa konser kali ini jumlah kotanya benar-benar banyak.

Menurut Sendjaja Widjaja, hingga 25 Agustus lalu kaset Suara Hati sudah terjual 160 ribu. Ini lumayan untuk ukuran Musica walau belum selaris band remaja Sheila on 7 dari PT Sony Music Indonesia yang penjualan album tunggalnya bisa tembus satu juta keping.

Menurut Sendjaja, penjualan album Fals paling laris adalah Tembang Cinta (1993) sebanyak 535 ribu dan Best of the Best Iwan Fals sebanyak 466 ribu. Keduanya album kompilasi atau campuran. Best of the Best diedarkan tahun 2000 dan sampai sekarang masih termasuk album-album terlaris Musica.

Endi Aras mengatakan lagu Hadapi Saja disukai Iwan. Album ini mengingatkan pendengar pada kematian Galang Rambu Anarki. Ini juga mengingatkan saya pada penghormatan Eric Clapton kepada anaknya, Conor, dengan lagu Tears in Heaven. Conor masih berumur 4,5 tahun ketika jatuh dari lantai 56 apartemen Clapton di New York pada 1991. Clapton juga tertekan karena kematian Conor.

Aransemen Hadapi Saja meyayat hati. Permainan biolanya mengalun. Liriknya juga kuat. Saya kira kematian anak-anak mereka jadi dorongan besar bagi Clapton dan Fals untuk menciptakan karya yang ekspresif.

relakan yang terjadi dia takkan kembali
ia sudah jadi milik-Nya bukan milik kita lagi
tak perlu menangis
tak perlu bersedih
tak perlu sedu sedan itu
hadapi saja
hilang memang hilang
wajahnya terus terbayang
jumpa di mimpi
kau ajak aku untuk menari, bernyanyi
bersama bidadari, malaikat, dan penghuni surga

Endi Aras juga cerita proses pembuatan lagu 15 Juli 1996. Pada 15 Juli 1996 Endi menemani Iwan Fals pergi ke tempat Megawati Soekarnoputri, ketua Partai Demokrasi Indonesia, yang kedudukannya sedang digoyang tukang pukul dan centeng Soeharto. Iwan tak bertemu Megawati, hanya lihat dari jauh, tapi simpatinya muncul. Dua minggu setelah kedatangan Iwan, para tukang pukul itu menyerbu markas Megawati, menggusur para pendukung Megawati dengan kekerasan, dan memicu pergolakan Jakarta yang dikenang sebagai Peristiwa 27 Juli 1996.

Tapi kritik dari masalah rokok masih muncul. Kritik ini kali ini bukan datang dari Rendra, namun dari Santi W.E. Soekanto, wartawan The Jakarta Post, yang menulis bahwa sponsor utama Iwan Fals adalah rokok A Mild dari Sampoerna. “Inilah hal yang sama sekali tak dibutuhkan Indonesia: pahlawan yang memperkenalkan ‘pintu masuk’ pemakaian narkotika dan obat-obatan keras.”

Soekanto mengutip data World Health Organization yang mengatakan ada 1,1 miliar perokok di dunia. Jumlah ini akan meningkat hingga 1,6 miliar pada 2025. Di negara-negara kaya, jumlah perokok menurun, tapi jumlahnya meningkat di negara-negara miskin. Indonesia negara miskin bukan?

Departemen Kesehatan melaporkan 6,5 juta orang Indonesia tiap tahun terkena penyakit akibat kebiasaan merokok dan 57 ribu di antaranya meninggal dunia (kebanyakan laki-laki). Kebiasaan merokok membuat pemerintah kehilangan banyak sumber daya karena membiayai kerusakan-kerusakan akibat rokok.

Di negara-negara kaya kampanye antirokok berjalan kencang. Federation of Football Association (FIFA) November lalu menandatangani perjanjian dengan WHO melarang sponsor rokok di lapangan sepak bola. FIFA sengaja menyamakan pembukaan Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang 31 Mei lalu dengan hari antirokok sedunia. MTV mendukung kampanye antirokok dengan memasang iklan para penyanyi yang menganjurkan remaja tak merokok. Di Amerika Serikat para penyanyi besar mendukung kampanye antirokok.

Industri rokok melawan kampanye ini lewat iklan dan promosi besar-besaran, terutama di negara-negara berkembang, baik lewat sponsor olahraga maupun musik. Iklan mereka menipu para remaja dengan kesan palsu bahwa rokok membuat mereka terlihat gagah dan dewasa. Rokok diidentikkan dengan olahragawan dan musisi ternama.

Ini dilawan. WHO di Indonesia memilih juara tenis Angelique Widjaja, binaragawan Ade Rai, dan peragawati Tracy Trinita untuk mendukung kampanye antirokok. “Sayangnya, tak terlalu banyak anak muda yang melihat Angie, Ade, atau Tracy. Para aktivis antirokok memerlukan senjata yang lebih besar. Seseorang dengan kaliber Iwan Fals,” kata Santi Soekanto.

Kolom ini mengingatkan saya pada diskusi Salatiga 12 tahun lalu. Dalam 12 tahun ini Iwan melihat Galang ikut-ikutan papanya merokok lantas mencoba obat-obatan hingga meninggal. Kehidupan pribadi Iwan memang berubah banyak. Titin Fatimah, sekretaris Manajemen Iwan Fals, mengatakan pada saya ketika ia mulai bekerja tiga tahun lalu, Iwan Fals sudah tak merokok.

“Suatu kenyataan hanya rokok yang bisa mengeluarkan dana cukup besar untuk pertunjukan musik. Dulu kalau pertunjukan indoor, banyak penonton yang tak bisa nonton. Kami memutuskan outdoor dan biaya produksinya besar. Hanya rokok yang bisa membiayainya,” kata Yos Rosana.

Fals sempat bilang dia mungkin bisa merokok lagi dengan tur sponsor rokok. Yos mengatakan lebih baik tidak tur bila Iwan Fals kembali merokok. “Mendingan nggak usah main,” kata Yos. “Saya juga nggak suka rokok itu. Saya tahu itu ndak baik. Ini buah simalakama,” kata Yos.

Henny Susanto dari Sampoerna, menerangkan kepada saya bahwa A Mild menghormati kontrak itu. Mereka mensponsori Iwan Fals karena penggemar Fals “sangat sesuai” dengan pangsa pasar A Mild.

Penjelasan Titin, Yos, dan Henny Susanto senada dengan materi diskusi Salatiga. Rokok dianggap menganggu estetika tapi bukan kesehatan. Saya sulit menyalahkan Iwan kalau ia belum berani menolak sponsor rokok karena kontribusinya sangat besar. Tanpa rokok mungkin tak ada konser.

Apa yang didapat Sampoerna? Henny Susanto menjawab, “Kesempatan untuk berkomunikasi dengan target market, baik yang datang ke pertunjukan maupun yang sekedar melihat publikasi yang kita lakukan.”

Kalau saya boleh menterjemahkan kata-kata Henny Susanto, A Mild merasa gembira dengan kerja sama ini. Para penggemar Iwan Fals, katakanlah orang semacam Fajar Wijaya, si pengamen bertopi merah itu, adalah pangsa pasar A Mild. Sedih juga mengetahui Iwan Fals ikut mendorong anak-anak muda merokok.

Kehidupan bukan sesuatu yang sederhana. Kehidupan sering penuh kompromi. Senja September itu, ketika saya meninggalkan Leuwinanggung, pikiran saya penuh dengan gejolak tentang Iwan Fals. Dia dipuja, disukai, dan dianggap manusia super, tapi ia juga mungkin kesulitan memenuhi harapan orang banyak yang menganggapnya bisa mewakili dan menolong mereka.

source : http://andreasharsono.blogspot.com/

les blues

hari demi hari kita lalui bersama

tanpa terasa 4 proklamasi gw kenal loe

banyak tempat dan peristiwa pernah kita rasain bersama

di saat panas dan hujan loe ngga pernah ngeluh

tanpa lelah menemani di saat susah dan senang

ngga ad keraguan sedikit pun dg loe

sedikit saja gw mengabaikan loe

alamat kumat penyakit loe

seperti kemarin

loe bikin gw kesal

tanpa sebab yang jelas

walaupun seperti biasa loe selalu pengertian

ngga pernah bikin gw susah

gw tau loe lagi cari perhatian

memang akhir2 ini gw agak2 cuek sm loe

tapi itu karena waktu dan kondisi yang ada

tapi tetep gw ngaku salah..

apa kita udah bersenyawa

seperti kata temen  gw

ngga tau deh ..

pokokny gw akan selalu ad buat loe

N.Y.L.A

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.